Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKUMEN terbaru yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) mengungkap rincian mengejutkan terkait penyelidikan FBI terhadap pesulap ternama, David Copperfield, tahun 2007. Memo tersebut menyebutkan adanya "koneksi yang jelas" antara sang ilusionis dengan terpidana kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.
Dalam memo FBI tertanggal 12 Desember 2007, agen di Seattle menyatakan perlunya investigasi lebih lanjut untuk menentukan apakah Copperfield dan Epstein "berbagi kegemaran terhadap anak di bawah umur" dan apakah mereka saling "merujuk calon korban satu sama lain."
Penyelidikan terhadap Copperfield bermula setelah seorang perempuan bernama Lacey Carroll menuduh sang pesulap memerkosanya di pulau pribadi Copperfield di Bahama, Musha Cay. Meski investigasi dihentikan pada 2010 tanpa dakwaan, dokumen terbaru mengungkap FBI menemukan bukti yang menghubungkan Copperfield dengan jaringan Epstein.
Agen FBI mengidentifikasi sejumlah saksi potensial di Miami yang diduga bekerja untuk Copperfield. Dua di antaranya ternyata merupakan saksi dalam penyelidikan Epstein, termasuk satu perempuan yang mengaku telah "dididik" (groomed) oleh Epstein.
Nama kedua perempuan tersebut tercatat dalam "daftar bisnis" milik Copperfield, yang oleh agen FBI disebut sebagai "kumpulan perempuan yang ia targetkan untuk penaklukan seksual." Dalam daftar tersebut, terdapat catatan yang menyebut mereka sebagai "tamu Jeff Epstein."
Sebuah memo terpisah tertanggal November 2019 merinci bagaimana Copperfield diduga melatih karyawannya untuk mengidentifikasi perempuan muda di antara penonton pertunjukannya.
"Penyelidikan menunjukkan Copperfield melatih karyawannya untuk mengidentifikasi perempuan muda (remaja hingga awal dua puluhan) di antara penonton acaranya. Para perempuan tersebut dipisahkan dari pacar, keluarga, dan suami mereka, lalu dibawa ke belakang panggung," tulis dokumen tersebut.
Dokumen itu juga menyebutkan adanya buku catatan yang berisi instruksi bagi karyawan untuk menyediakan perempuan bagi Copperfield, lengkap dengan informasi kontak, foto, dan catatan apakah sang pesulap telah berhubungan seks dengan mereka.
Penyelidikan terhadap Copperfield akhirnya ditutup tanpa tuntutan resmi. Seorang agen FBI dalam memo tahun 2019 mengeklaim kantor kejaksaan merasa "terintimidasi oleh sumber daya finansial Copperfield." Namun, pengacara pelapor membantah anggapan tersebut dan menyatakan kendala utama adalah masalah yurisdiksi, mengingat dugaan pemerkosaan terjadi di Bahama, bukan di wilayah AS.
Di sisi lain, pengacara Copperfield secara konsisten membantah semua tuduhan perilaku tidak pantas. Pada tahun 2024, mereka menegaskan Copperfield "bukanlah teman Jeffrey Epstein" dan hubungan mereka hanyalah sebatas kenalan yang bertemu beberapa kali.
Namun, foto-foto yang dirilis pada Desember 2025 menunjukkan momen keakraban di mana Copperfield dan Ghislaine Maxwell (rekan Epstein) tampak berpelukan mengenakan jubah putih di sebuah lokasi yang diduga merupakan pulau pribadi milik Epstein.
Hingga saat ini, pihak Copperfield belum memberikan tanggapan terbaru terkait rincian dalam dokumen DoJ yang baru saja dibuka tersebut. (The Guardian/Z-2)
Dokumen FBI terbaru mengungkap pengakuan mantan Kepala Polisi Palm Beach yang mengklaim Donald Trump meneleponnya pada 2006 untuk membongkar perilaku menyimpang Jeffrey Epstein.
Ghislaine Maxwell menolak menjawab pertanyaan Komite Pengawas DPR AS terkait skandal Jeffrey Epstein. Ia justru gunakan momen ini untuk mengincar pengampunan.
Dokumen terbaru dari berkas Jeffrey Epstein mengungkap email Ghislaine Maxwell yang mengonfirmasi keaslian foto Pangeran Andrew bersama Virginia Giuffre.
Todd Blanche menyatakan penyelidikan kasus Jeffrey Epstein-Ghislaine Maxwell telah berakhir. Namun, politisi Demokrat menuduh Departemen Kehakiman masih menyembunyikan dokumen.
Dokumen terbaru kasus Jeffrey Epstein mengungkap komunikasi intim Ghislaine Maxwell dengan lingkaran dalam Bill Clinton. DPR AS kini bersiap mempidanakan sang mantan presiden.
Komite Eksekutif Olimpiade Los Angeles 2028 (LA28) memastikan Casey Wasserman tetap menduduki posisinya sebagai ketua meski diterpa isu keterkaitan dengan mendiang Jeffrey Epstein.
Sidang Departemen Kehakiman AS terkait berkas Jeffrey Epstein berujung ricuh. Jaksa Agung Pam Bondi bela sensor dokumen di hadapan para korban yang hadir.
Demokrat tuding Jaksa Agung Pam Bondi tutupi berkas Jeffrey Epstein dan jadikan DOJ alat balas dendam Trump.
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap komunikasi Sarah Ferguson dengan Jeffrey Epstein demi menyelamatkan finansialnya dari jeratan utang.
Juliette Bryant, penyintas pelecehan Jeffrey Epstein, meminta Istana Buckingham bersikap proaktif memeriksa email dan dokumen Pangeran Andrew.
Tekanan meningkat bagi Pangeran Andrew untuk bersaksi di AS terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein. Buckingham Palace menyatakan siap mendukung penyelidikan polisi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved