Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Dokumen FBI Ungkap 'Koneksi Jelas' David Copperfield dan Jeffrey Epstein

Thalatie K Yani
03/2/2026 07:00
Dokumen FBI Ungkap 'Koneksi Jelas' David Copperfield dan Jeffrey Epstein
Ghislaine Maxwell dan David Copperfield(US Department of Justice)

DOKUMEN terbaru yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) mengungkap rincian mengejutkan terkait penyelidikan FBI terhadap pesulap ternama, David Copperfield, tahun 2007. Memo tersebut menyebutkan adanya "koneksi yang jelas" antara sang ilusionis dengan terpidana kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.

Dalam memo FBI tertanggal 12 Desember 2007, agen di Seattle menyatakan perlunya investigasi lebih lanjut untuk menentukan apakah Copperfield dan Epstein "berbagi kegemaran terhadap anak di bawah umur" dan apakah mereka saling "merujuk calon korban satu sama lain."

Investigasi Musha Cay dan 'Daftar Bisnis'

Penyelidikan terhadap Copperfield bermula setelah seorang perempuan bernama Lacey Carroll menuduh sang pesulap memerkosanya di pulau pribadi Copperfield di Bahama, Musha Cay. Meski investigasi dihentikan pada 2010 tanpa dakwaan, dokumen terbaru mengungkap FBI menemukan bukti yang menghubungkan Copperfield dengan jaringan Epstein.

Agen FBI mengidentifikasi sejumlah saksi potensial di Miami yang diduga bekerja untuk Copperfield. Dua di antaranya ternyata merupakan saksi dalam penyelidikan Epstein, termasuk satu perempuan yang mengaku telah "dididik" (groomed) oleh Epstein.

Nama kedua perempuan tersebut tercatat dalam "daftar bisnis" milik Copperfield, yang oleh agen FBI disebut sebagai "kumpulan perempuan yang ia targetkan untuk penaklukan seksual." Dalam daftar tersebut, terdapat catatan yang menyebut mereka sebagai "tamu Jeff Epstein."

Metode Rekrutmen Penonton

Sebuah memo terpisah tertanggal November 2019 merinci bagaimana Copperfield diduga melatih karyawannya untuk mengidentifikasi perempuan muda di antara penonton pertunjukannya.

"Penyelidikan menunjukkan Copperfield melatih karyawannya untuk mengidentifikasi perempuan muda (remaja hingga awal dua puluhan) di antara penonton acaranya. Para perempuan tersebut dipisahkan dari pacar, keluarga, dan suami mereka, lalu dibawa ke belakang panggung," tulis dokumen tersebut.

Dokumen itu juga menyebutkan adanya buku catatan yang berisi instruksi bagi karyawan untuk menyediakan perempuan bagi Copperfield, lengkap dengan informasi kontak, foto, dan catatan apakah sang pesulap telah berhubungan seks dengan mereka.

Kendala Yurisdiksi dan Kekayaan

Penyelidikan terhadap Copperfield akhirnya ditutup tanpa tuntutan resmi. Seorang agen FBI dalam memo tahun 2019 mengeklaim kantor kejaksaan merasa "terintimidasi oleh sumber daya finansial Copperfield." Namun, pengacara pelapor membantah anggapan tersebut dan menyatakan kendala utama adalah masalah yurisdiksi, mengingat dugaan pemerkosaan terjadi di Bahama, bukan di wilayah AS.

Di sisi lain, pengacara Copperfield secara konsisten membantah semua tuduhan perilaku tidak pantas. Pada tahun 2024, mereka menegaskan Copperfield "bukanlah teman Jeffrey Epstein" dan hubungan mereka hanyalah sebatas kenalan yang bertemu beberapa kali.

Namun, foto-foto yang dirilis pada Desember 2025 menunjukkan momen keakraban di mana Copperfield dan Ghislaine Maxwell (rekan Epstein) tampak berpelukan mengenakan jubah putih di sebuah lokasi yang diduga merupakan pulau pribadi milik Epstein.

Hingga saat ini, pihak Copperfield belum memberikan tanggapan terbaru terkait rincian dalam dokumen DoJ yang baru saja dibuka tersebut. (The Guardian/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya