Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Haikal Hassan Apresiasi Konsistensi Prabowo Kawal Kemerdekaan Palestina

Basuki Eka Purnama
28/1/2026 12:06
Haikal Hassan Apresiasi Konsistensi Prabowo Kawal Kemerdekaan Palestina
Presiden Prabowo Subianto usai menandatangani pernyataan bahwa Indonesia menjadi anggota Board of Peace(Instagram @presidenrepublikindonesia)

PARTISIPASI aktif Indonesia dalam proses perdamaian di Jalur Gaza di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mendapat apresiasi luas. Tokoh nasional sekaligus aktivis kemerdekaan Palestina, Ahmad Haikal Hassan, menilai langkah diplomasi Presiden saat ini merupakan bukti konsistensi Indonesia dalam menempatkan isu Palestina sebagai prioritas utama kebijakan luar negeri.

Dukungan tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Babe Haikal itu merespons keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace, sebuah badan internasional yang dirancang khusus untuk mengawal proses transisi, stabilisasi, serta rekonstruksi Jalur Gaza pascakonflik.

Menurutnya, peran Indonesia dalam badan tersebut menunjukkan posisi strategis bangsa di kancah global. Indonesia tidak lagi hanya bertindak sebagai pendukung pasif, melainkan mengambil peran krusial dalam menengahi konflik demi hak-hak rakyat Palestina.

"Lebih baik mana menjadi penonton atau pemain bahkan jadi wasit untuk menjadi penengah bagi perdamaian di Palestina guna melindungi bangsa Palestina mendapatkan haknya sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat," ujar Babe Haikal saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (28/1).

MI/HO--Tokoh nasional sekaligus aktivis kemerdekaan Palestina, Ahmad Haikal Hassan

Babe Haikal menambahkan bahwa kepedulian Prabowo Subianto terhadap bangsa Palestina bukanlah hal baru, melainkan komitmen jangka panjang yang selaras dengan amanat konstitusi. Ia merujuk pada prinsip kemanusiaan yang tertuang dalam dasar negara Indonesia.

"Perhatikan pembukaan UUD 45 alinea pertama, bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, serta Sila pertama dalam Pancasila yakni, Ketuhanan Yang Maha Esa, itu yang terus dilakukan pak Prabowo selama ini," tegasnya.

Rekam jejak diplomasi ini memang terlihat sejak Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan. 

Pada Oktober 2022, saat menerima kunjungan PM Palestina Mohammed Ibrahim Shtayyeh, Prabowo menegaskan komitmen nyata Indonesia dalam bentuk bantuan infrastruktur kesehatan.

"Kami akan terus mendukung perjuangan ini. Pemerintah Indonesia beberapa kali memberikan penekanan akan terus membantu rakyat Palestina dalam bentuk yang nyata. Misalnya dalam bentuk bantuan kemanusiaan dari pemerintah serta masyarakat Indonesia. Kami membangun rumah sakit di Gaza. Kami juga berkomitmen membangun Rumah Sakit di Tepi Barat dan Hebron," ucap Prabowo kala itu.

Langkah tersebut semakin diperkuat pada Januari 2026 melalui penandatanganan piagam Board of Peace di sela-sela pertemuan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. 

Melalui badan ini, Indonesia berkomitmen mendorong terciptanya kedaulatan Palestina yang utuh dan diakui secara internasional.

Keterlibatan aktif ini mempertegas posisi Indonesia dalam menciptakan ketertiban dunia melalui dialog konstruktif dan kerja sama internasional yang berkeadilan. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya