Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Konflik Timur Tengah Memanas, Prabowo Bahas Dampaknya ke Ekonomi Indonesia

M Ilham Ramadhan Avisena
12/3/2026 13:07
Konflik Timur Tengah Memanas, Prabowo Bahas Dampaknya ke Ekonomi Indonesia
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto bersama Dewan Ekonomi Nasional dan sejumlah menteri di Jakarta, Rabu (11/3)(Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto membahas potensi dampak konflik global terhadap ekonomi Indonesia dalam pertemuan bersama Dewan Ekonomi Nasional dan sejumlah menteri di Jakarta, Rabu (11/3). Salah satu isu yang disorot adalah eskalasi konflik Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan energi dunia.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pertemuan tersebut secara khusus menyoroti perkembangan ekonomi global serta kemungkinan dampaknya terhadap Indonesia.

"Presiden Prabowo menerima Ketua dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri terkait untuk membahas perkembangan ekonomi global, termasuk potensi dampak eskalasi konflik Timur Tengah terhadap perekonomian dunia dan Indonesia, di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026," ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya, dikutip pada Kamis (12/3). 

Di tengah dinamika global tersebut, pemerintah memastikan kondisi pasokan energi nasional masih relatif aman. Ketersediaan bahan bakar minyak dan gas disebut masih mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa pasokan BBM dan gas nasional dalam kondisi mencukupi. Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga energi global dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar dampaknya terhadap APBN tetap terkendali," ungkap Teddy.

Meski begitu, pemerintah tetap menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Salah satu agenda yang ditekankan Prabowo adalah mempercepat program swasembada energi guna mengurangi ketergantungan pada pasokan energi dari luar negeri.

"Presiden juga menekankan pentingnya mempercepat swasembada energi serta memperkuat digitalisasi pemerintahan, termasuk melalui pilot digitalisasi penyaluran bantuan sosial, untuk meningkatkan efisiensi belanja negara," kata Teddy.

Selain itu, Prabowo juga meminta seluruh jajaran pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan geopolitik dan ekonomi global yang dinilai masih penuh ketidakpastian.

"Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah terus mengantisipasi perkembangan situasi global dan memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga," pungkas Teddy. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya