Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Warisan Budaya sayap kanan Israel, Amichai Eliyahu, mengeklaim pada Kamis (8/1) bahwa agen-agen Israel beroperasi di lapangan di Iran di tengah protes yang dipicu runtuhnya rial Iran dan krisis ekonomi yang parah.
Berbicara kepada Radio Angkatan Darat Israel, Eliyahu mengatakan Israel menggunakan agen-agen di lapangan selama perang 12 hari dengan Iran pada Juni tahun lalu. Ia menambahkan bahwa agen-agen serupa aktif selama krisis yang sedang dialami negara tersebut.
"Ketika kami menyerang Iran selama 'Rising Lion', kami berada di wilayahnya dan tahu bagaimana mempersiapkan serangan. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa kami memiliki beberapa orang kami yang beroperasi di sana saat ini," katanya.
Menteri tersebut menambahkan bahwa agen-agen tersebut, meskipun tidak bekerja untuk perubahan rezim, melemahkan kemampuan Iran.
"Apakah mereka sekarang bertindak langsung untuk menggulingkan rezim? Tidak. Apakah mereka bertindak untuk memastikan bahwa Iran tidak dapat mengancam kita dari semua aspek lain? Ya," kata Eliyahu.
Penggunaan agen intelijen Israel di Iran selama perang 12 hari juga diakui oleh Teheran yang melakukan beberapa penangkapan sejak saat itu. Iran mengeksekusi setidaknya 10 orang yang dihukum karena memata-matai untuk badan intelijen Mossad Israel sejak Juni.
Pernyataan Eliyahu menambah bahan bakar pada tuduhan campur tangan eksternal di Iran oleh Israel serta Amerika Serikat. Ini narasi yang didorong oleh pejabat Iran dan media pemerintah.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Jumat (9/1) menunjukkan sikap menantang dalam menghadapi protes. Ia mengatakan bahwa tangan Presiden AS Donald Trump berlumuran darah lebih dari seribu warga Iran yang merujuk pada serangan Israel yang didukung AS terhadap Iran tahun lalu.
Khamenei mengatakan pemimpin AS yang arogan itu akan digulingkan seperti dinasti kekaisaran yang memerintah Iran hingga revolusi 1979.
"Semalam di Teheran, sekelompok perusak datang dan menghancurkan bangunan milik mereka untuk menyenangkan presiden AS," katanya dalam pidato kepada para pendukungnya. Para pria dan perempuan di antara hadirin meneriakkan kata, "Matilah Amerika."
"Semua orang tahu bahwa Republik Islam berkuasa dengan darah ratusan ribu orang terhormat. Ia tidak akan mundur menghadapi para perusak."
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyampaikan pernyataan serupa pada Jumat. Ia menuduh AS dan Israel melakukan campur tangan.
"Inilah yang dinyatakan oleh Amerika dan Israel bahwa mereka secara langsung campur tangan dalam protes di Iran," kata Araghchi selama kunjungannya ke Libanon.
"Mereka mencoba mengubah protes damai menjadi protes yang memecah belah dan penuh kekerasan," katanya. "Mengenai kemungkinan intervensi militer terhadap Iran, kami percaya kemungkinannya rendah karena upaya mereka sebelumnya gagal total."
Trump--yang tampaknya semakin bersemangat setelah penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro baru-baru ini--mengancam akan melakukan tindakan militer terhadap Iran untuk melawan setiap tindakan keras pemerintah terhadap protes.
Kepala hak asasi manusia PBB, Volker Turk, mengatakan dalam suatu pernyataan bahwa badan dunia tersebut sangat prihatin dengan laporan kekerasan dan menyerukan penyelidikan. "Mereka yang bertanggung jawab atas pelanggaran apa pun harus dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan norma dan standar internasional," kata Turk. (New Arab/I-2)
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
MENURUT dokumen FBI tahun 2020, Jeffrey Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dan dilatih sebagai mata-mata di bawah arahannya.
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Citra satelit ungkap militer Israel buldoser Pemakaman Perang Gaza. Makam tentara Sekutu PD I & II hancur, memicu kecaman atas penodaan situs bersejarah militer.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat meski kedua negara menyepakati kelanjutan perundingan nuklir. Teheran menegaskan garis merahnya
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan Teheran akan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia jika negara adidaya itu melakukan serangan.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat berlangsung dengan hasil yang menggembirakan. Dialog oleh kedua belah negara dilakukan di Oman
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan pembicaraan dengan Amerika Serikat berlangsung positif dan mencapai kesepakatan untuk melanjutkan proses negosiasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved