Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
INVESTIGASI atas tragedi penembakan maut di Brown University dan pembunuhan seorang profesor MIT mulai menemui titik terang. Pihak berwenang baru-baru ini merilis transkrip video pengakuan dari pelaku, Claudio Manuel Neves Valente, 48, yang mengungkapkan serangan tersebut telah direncanakan secara matang selama berbulan-bulan.
Dalam rangkaian video bergaya pengakuan yang ditemukan oleh penyelidik, imigran asal Portugal tersebut menyatakan bahwa ia menghabiskan waktu hingga "enam semester" untuk merencanakan serangan di Providence, Rhode Island, yang terjadi pada 13 Desember tersebut.
Tragedi di ruang kelas itu merenggut nyawa dua mahasiswa, Ella Cook, 19, dan Mukhammad Aziz Umurzokov, 18, serta melukai sembilan orang lainnya. Meski tindakannya sangat brutal, Valente sama sekali tidak menunjukkan rasa penyesalan dalam rekaman yang menggunakan bahasa ibunya, Portugis.
"Meskipun Neves Valente menyatakan bahwa Brown University adalah target yang ia tuju, berdasarkan tinjauan awal terhadap bukti yang dikumpulkan, ia tidak memberikan motif atas penargetan mahasiswa di Brown University atau profesor di MIT," ungkap kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Massachusetts dalam rilis resminya.
Pihak jaksa menambahkan alih-alih menyesal, Valente justru menyalahkan para korban. "Sebaliknya, ia menunjukkan sifat aslinya ketika ia menyalahkan anak-anak yang tidak bersalah dan tidak bersenjata atas kematian mereka di tangannya sendiri, serta mengeluh tentang cedera yang ia alami saat menembak profesor MIT dari jarak dekat," tambah pihak Kejaksaan.
Dua hari setelah serangan di kampus Brown, Valente melanjutkan aksinya dengan menembak mati profesor MIT, Nuno Loureiro, di kediamannya dekat Boston. Penyelidik menemukan fakta keduanya pernah mengenyam pendidikan di universitas yang sama di Portugal dan diduga saling mengenal.
Setelah perburuan besar-besaran yang melibatkan tiga negara bagian, jasad Valente ditemukan pada 18 Desember di sebuah unit gudang di New Hampshire. Ia diketahui mengakhiri hidupnya sendiri.
Dalam video tersebut, Valente yang merupakan mantan mahasiswa Brown University membantah memiliki penyakit mental. Ia juga menegaskan bahwa tindakannya tidak didasari kebencian terhadap Amerika Serikat.
"Saya tidak memiliki kebencian terhadap Amerika," katanya, meski ia sempat menyebut keputusannya datang ke AS sebagai sebuah "kesalahan".
Ia bahkan sempat menyindir lambatnya respons pihak kepolisian dalam mengidentifikasinya setelah konfrontasi dengan saksi di lokasi kejadian. "Sejujurnya saya tidak pernah menyangka mereka akan membutuhkan waktu selama ini untuk menemukan saya," ujarnya dalam transkrip tersebut.
Pihak berwenang memastikan bahwa meski investigasi masih berlanjut untuk mencari motif pasti, saat ini sudah tidak ada ancaman aktif bagi publik. (BBC/Z-2)
Tragedi berdarah terjadi di Tumbler Ridge, Kanada. Sembilan orang tewas dalam penembakan di sekolah dan sebuah rumah. Pelaku diduga mengakhiri hidupnya sendiri.
Parlemen Australia meloloskan UU pengetatan senjata api dan program buyback nasional menyusul penembakan maut di Bondi Beach yang menewaskan 15 orang.
Claudio Manuel Neves Valente, tersangka penembakan massal di Brown University dan pembunuhan profesor MIT, ditemukan tewas bunuh diri.
Pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, Australia, resmi didakwa atas 59 pelanggaran berat, termasuk pembunuhan dan tindak terorisme.
Penembakan massal paling mematikan di Australia dalam hampir tiga dekade terjadi di Pantai Bondi, Sydney, lokasi ikonik yang selama ini identik dengan wisata dan rekreasi.
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved