Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Amerika Serikat mengonfirmasi kapal tanker minyak Venezuela yang disita pasukan AS di lepas pantai negara itu akan dibawa ke salah satu pelabuhan di Amerika. Langkah ini menambah kekhawatiran akan kemungkinan pecahnya konflik terbuka antara Washington dan Caracas.
Kapal tersebut diambil alih dalam operasi dramatis ketika pasukan AS turun dari helikopter menggunakan tali sebelum memasuki kapal. Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem, menyebut tindakan itu sebagai upaya menekan “rezim” Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Pemerintahan Presiden Donald Trump telah meningkatkan tekanan terhadap Venezuela dalam beberapa bulan terakhir melalui pengerahan armada laut besar-besaran dan serangan terhadap kapal yang dituduh terkait penyelundupan narkotika, yang menurut laporan telah menewaskan hampir 90 orang.
Dalam pernyataan kepada media, Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan kapal itu akan dibawa ke pelabuhan AS. Washington berniat menyita minyak tersebut. Ia menegaskan AS tidak akan membiarkan kapal yang terkena sanksi “berlayar membawa minyak pasar gelap yang hasilnya digunakan untuk mendanai narco-terorisme oleh rezim nakal dan tidak sah di seluruh dunia”.
Video operasi penyitaan yang dirilis Jaksa Agung AS Pam Bondi menunjukkan pasukan Amerika memasuki ruang kendali kapal dengan senjata terangkat. Bondi mengatakan kapal itu merupakan bagian dari jaringan pengiriman minyak ilegal yang melanggar sanksi.
Sementara itu, pemerintah Venezuela melalui kementerian luar negerinya mengecam keras langkah Washington. Mereka menyebutnya sebagai “pencurian terang-terangan dan tindakan pembajakan internasional”.
PBB turut menyatakan keprihatinan. Sekretaris Jenderal António Guterres, melalui juru bicaranya, menyerukan semua pihak menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk ketegangan serta mengganggu stabilitas kawasan.
Di dalam negeri AS, langkah ini juga memicu perdebatan. Senator Dick Durbin mempertanyakan legalitas penyitaan tersebut dan memperingatkan bahwa “setiap presiden yang mengambil tindakan perang harus mendapatkan otorisasi dari rakyat Amerika melalui Kongres”. Ia menilai Trump sedang mempersiapkan invasi ke Venezuela.
Washington menuduh Maduro memimpin “Kartel Matahari”, yang dikategorikan sebagai organisasi narco-teroris, serta menawarkan hadiah US$50 juta bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapannya. Departemen Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi baru terhadap tiga kerabat Maduro dan enam perusahaan yang terlibat dalam pengiriman minyak.
Trump sebelumnya mengatakan bahwa “hari-hari Maduro sudah terhitung” dan tidak menutup kemungkinan operasi darat di Venezuela. Di sisi lain, Maduro menegaskan AS berupaya menggulingkannya dan mengincar cadangan minyak negaranya. (AFP/Z-2)
Venezuela dan AS sepakat bekerja sama mengembangkan sektor pertambangan. Reformasi hukum disiapkan untuk menarik perusahaan raksasa tambang global.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi yang dilakukan AS terhadap Venezuela dapat menjadi contoh dalam menghadapi dinamika kekuasaan di Iran.
Menteri Luar Negeri Venezuela menuntut pembebasan segera Nicolas Maduro yang ditangkap pasukan AS. Simak perkembangan terbaru pasca-kudeta Januari 2026.
Gelombang pembebasan tahanan politik di Venezuela dimulai. Sebanyak 1.557 orang ajukan amnesti, termasuk pengosongan penjara El Helicoide yang kontroversial.
Menteri Energi AS Chris Wright sebut hubungan AS-Venezuela akan berubah drastis pasca penangkapan Nicolas Maduro. Fokus pada reformasi minyak dan kerja sama energi.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth selidiki serangan udara di Sekolah Shajareh Tayyebeh, Iran yang tewaskan 168 siswi. Iran tuduh AS-Israel sebagai pelaku.
Ratusan tentara AS protes setelah komandan sebut perang Iran adalah nubuat Armagedon dan Donald Trump diurapi Yesus. Simak laporan lengkap MRFF di sini.
Amerika Serikat dilaporkan kehilangan peralatan militer senilai hampir US$2 miliar atau sekitar Rp33 triliun selama operasi militer terhadap Iran sejak Sabtu (28/2).
Iran ancam serang situs nuklir Dimona Israel jika AS-Israel upayakan gulingkan rezim. Korban tewas capai 1.045 jiwa di tengah pantauan IAEA pada situs Isfahan.
87 jenazah awak kapal perang Iran ditemukan mengapung di perairan internasional usai ditenggelamkan pasukan AS. Cek detail evakuasi Angkatan Laut Sri Lanka
Iran menunda upacara perpisahan Ayatollah Ali Khamenei akibat kendala logistik dan ancaman keamanan. Israel ancam bunuh siapapun calon penerus Khamenei.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved