Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Alasan Trump Menyebut Wilayah Udara Venezuela Ditutup

Wisnu Arto Subari
01/12/2025 10:47
Alasan Trump Menyebut Wilayah Udara Venezuela Ditutup
Nicolas Maduro.(Al Jazeera)

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela pernyataannya yang menyebut wilayah udara Venezuela ditutup. Katanya, negara itu mengirim penjahat ke AS. Akan tetapi, ia meminta wartawan untuk tidak berpikir apa pun ketika ditanya apakah peringatan itu mengisyaratkan serangan yang akan segera terjadi.

Saat berbicara kepada wartawan di pesawat Air Force One pada Minggu (30/11), Trump mengatakan Venezuela bukan negara yang sangat ramah. Ia mengeklaim Venezuela telah mengirim penjahat, anggota geng, dan pengedar narkoba ke AS.

Pada Sabtu, Trump meminta maskapai penerbangan, pilot, pengedar narkoba, dan pedagang manusia, "mempertimbangkan WILAYAH UDARA DI ATAS DAN DI SEKITAR VENEZUELA UNTUK DITUTUP SELURUHNYA."

Ketika ditanya pada Minggu apakah peringatan itu berarti serangan udara akan segera terjadi, Trump berkata, "Jangan berpikir apa pun."

Trump juga mengonfirmasi laporan dari New York Times bahwa ia berbicara melalui telepon dengan Presiden Nicolas Maduro, meskipun ia tidak memberikan detail tentang percakapan tersebut.

"Saya tidak akan mengatakan semua berjalan baik atau buruk," katanya. "Itu hanya panggilan telepon."

Komentar presiden tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Venezuela atas kegagalan Venezuela menghentikan pengiriman narkotika oleh para pengedar narkoba ke AS.

Sejak September, pemerintahan Trump melakukan lebih dari 20 serangan terhadap kapal-kapal yang diduga sebagai pengedar narkoba di perairan Amerika Latin dan meningkatkan kehadiran militernya di Karibia sebagai bagian dari upaya Trump untuk menindak aliran narkoba ke AS.

Serangan-serangan tersebut membuat jumlah total tersangka teroris narkotika yang dibasmi menjadi lebih dari 82 orang dengan tiga orang yang selamat.

Namun, seiring AS terus memperkuat pasukan di perairan lepas Venezuela, Maduro menyerukan perdamaian tetapi juga tetap menentang hal yang disebutnya agresi imperialis.

Maduro menyampaikan pidato di Caracas pekan lalu sambil mengacungkan pedang dan memperingatkan para pendukungnya untuk bersiap menghadapi konfrontasi. Katanya, AS akan segera mulai menghentikan para tersangka pengedar narkoba Venezuela di darat.

Ia muncul dalam demonstrasi besar di ibu kota sambil memegang pedang Simón Bolívar, pemimpin kemerdekaan abad ke-19 yang dianggap sebagai pembebas sebagian besar Amerika Selatan. Maduro mengatakan kepada para pendukungnya bahwa negara sedang menghadapi momen yang menentukan. (Fox/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya