Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Serikat Mahasiswa Universitas Cambridge: Komunitas Dunia Kecewakan Palestina

Wisnu Arto Subari
30/11/2025 10:43
Serikat Mahasiswa Universitas Cambridge: Komunitas Dunia Kecewakan Palestina
Tentara Israel.(Al Jazeera)

SERIKAT mahasiswa Universitas Cambridge menyetujui mosi dalam debat pada Kamis (27/11) bahwa dewan ini percaya komunitas internasional telah mengecewakan Palestina.

Mosi untuk debat tersebut, yang berlangsung antara pembicara pro-Palestina dan pro-Israel, diusulkan oleh jurnalis dan aktivis Palestina, Yara Eid.⁠

Di antara mereka yang menentang mosi tersebut ialah pembicara Israel dan mantan penghubung militer, Hen Mazzig, yang pidatonya kemudian dimuat ulang di Jewish News. Ia menggambarkan penerimaannya sebagai permusuhan.⁠

Dewan dengan suara mayoritas menyetujui mosi tersebut.⁠

Bulan lalu, Serikat Mahasiswa Cambridge mengesahkan mosi untuk memisahkan diri dari Persatuan Mahasiswa Nasional (NUS) atas hal yang mereka sebut sebagai kegagalannya dalam berjuang untuk Palestina dan mendukung para demonstran mahasiswa pro-Palestina.⁠

Keputusan itu muncul setelah lebih banyak kelompok mahasiswa dan pengurus serikat di 55 universitas menandatangani surat terbuka yang menyerukan NUS untuk mengambil sikap terhadap Gaza atau menghadapi disafiliasi massal.⁠

Sebagai tanggapan, NUS menuntut agar pengurus serikat mahasiswa menghapus tanda tangan mereka dari surat tersebut atau dilarang menghadiri acara-acara NUS.⁠

Bulan lalu, Cambridge mengumumkan akan melakukan divestasi dari perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam produksi senjata kontroversial.⁠ 

Keputusan itu muncul setelah protes mahasiswa pro-Palestina selama setahun di Cambridge dan menyusul keputusan salah satu perguruan tinggi terbesar di universitas tersebut, King's College, untuk melakukan divestasi dari industri senjata dan perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam pendudukan Ukraina dan wilayah Palestina.⁠ (MEE/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya