Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

IRGC Ancam Balasan atas Tewasnya Panglima Hizbullah

Ferdian Ananda Majni
25/11/2025 19:53
IRGC Ancam Balasan atas Tewasnya Panglima Hizbullah
IRGC(AFP)

KORPS Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada Senin (24/11) mengecam keras tewasnya panglima militer Hizbullah dalam serangan Israel, dan memperingatkan bahwa akan ada respons yang menghancurkan sebagai balasan.

Haytham Ali Tabtabai meninggal pada Minggu setelah Israel menyerang wilayah pinggiran selatan Beirut. Ia merupakan komandan Hizbullah paling senior yang terbunuh sejak gencatan senjata November 2024 yang dimaksudkan menghentikan lebih dari setahun pertempuran.

Dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah, IRGC menyebut aksi tersebut sebagai kejahatan biadab dan menegaskan bahwa Hizbullah serta seluruh poros perlawanan memiliki hak untuk melakukan pembalasan atas kematian Tabtabai. 

IRGC menambahkan bahwa Israel akan menghadapi respons yang menghancurkan pada waktu yang mereka tentukan.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran juga mengecam serangan itu, menyatakan bahwa tindakan Israel merupakan pelanggaran mencolok terhadap gencatan senjata November 2024 dan pelanggaran brutal terhadap kedaulatan nasional Libanon.

Sejak gencatan senjata berlaku, Israel terus melancarkan sejumlah serangan di Libanon dengan alasan menargetkan anggota Hizbullah dan fasilitas militernya.

Hizbullah, yang mendapat dukungan utama dari Iran, diketahui mengalami pelemahan signifikan akibat konfrontasi terbaru dengan Israel, ditambah jatuhnya Bashar al-Assad di Suriah, sekutu penting Teheran dan Hizbullah.

Tekanan ini juga berimbas pada Iran, termasuk serangan terhadap fasilitas nuklirnya oleh Israel dan Amerika Serikat selama perang 12 hari awal tahun ini. (Al Arabiya/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya