Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Gempuran Besar Rusia Hantam Kyiv, Delapan Warga Tewas

Khoerun Nadif Rahmat
15/11/2025 10:29
Gempuran Besar Rusia Hantam Kyiv, Delapan Warga Tewas
Ilustrasi(AFP/Genya SAVILOV)

RUSIA kembali menggempur Ukraina dengan serangan besar menggunakan drone dan rudal pada Jumat dini hari, menewaskan enam orang di Kyiv serta dua lainnya di wilayah selatan. 

Dikutip dari the Star, menurut pejabat Ukraina serangan tersebut menghantam fasilitas energi, gedung apartemen, dan infrastruktur sipil.

Presiden Volodymyr Zelenskiy menyatakan Rusia melancarkan 430 drone dan 18 rudal dalam serangan tersebut, sementara Ukraina merespons dengan serangan jarak jauh.  Ia menegaskan bahwa gempuran ini menjadi salah satu yang terbesar terhadap ibu kota sejauh ini.

Pejabat Ukraina mengatakan sebagian besar drone dan rudal berhasil ditembak jatuh, namun puing dan kobaran api merusak gedung apartemen bertingkat, sekolah, fasilitas medis, serta gedung administrasi di sembilan distrik kota berpenduduk sekitar 3 juta tersebut.

Anastasia, 29, menggambarkan momen ketika gedung tempat tinggalnya terkena serangan. "Pada saat itu kamu tidak tahu harus melakukan apa lebih dulu: menyelamatkan dirimu, anakmu, atau berlari membantu orang lain, karena begitu banyak orang berteriak dan membutuhkan pertolongan," katanya.

Otoritas kota memastikan enam warga tewas di Kyiv yang menjadi pusat serangan. Di kota pesisir Laut Hitam, Chornomorsk, drone Rusia juga menewaskan dua orang, menurut gubernur setempat.

Zelenskiy menegaskan perlunya tekanan internasional terhadap Moskwa. Ia menambahkan bahwa gedung Kedutaan Azerbaijan turut terkena material jatuh dari rudal Iskander.

“Hanya tekanan dengan sanksi dan kekuatan yang dapat memaksa Rusia mengakhiri perang ini, perang yang tidak pernah dibutuhkan oleh siapa pun selain mereka,” katanya. 

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pasukannya menghantam fasilitas energi Ukraina serta kompleks produksi senjata menggunakan senjata presisi tinggi sebagai respons atas serangan Ukraina ke wilayah Rusia.

Api terlihat membubung di sejumlah titik di Kyiv saat beberapa gelombang serangan drone dan rudal menghantam ibu kota. Foto dari lokasi kejadian menunjukkan warga berkumpul di jalanan yang dipenuhi reruntuhan di depan gedung tempat tinggal mereka.

Kepala administrasi militer Kyiv, Timur Tkachenko, mengatakan sedikitnya 34 warga terluka di seluruh kota, termasuk dua anak. Seorang perempuan hamil termasuk dalam sembilan korban yang dirawat di rumah sakit.

Kementerian energi Ukraina mengumumkan pemadaman listrik parsial di wilayah Kyiv, Odesa di selatan, serta Donetsk di timur. 

Gubernur wilayah Kyiv di luar ibu kota menyebut serangan rudal dan drone melukai enam orang, termasuk seorang anak berusia tujuh tahun, dan memicu sejumlah kebakaran. 

Di Chornomorsk, sepuluh orang termasuk seorang anak terluka ketika serangan Rusia menghantam pasar kota, menurut pejabat lokal.

Zelenskiy kembali menegaskan respons Ukraina. “Ukraina merespons serangan ini dengan kekuatan jarak jauh, dan dunia harus menghentikan serangan terhadap kehidupan ini dengan sanksi,” ujarnya.

Ukraina dalam beberapa bulan terakhir meningkatkan serangan drone ke wilayah Rusia dengan target kilang minyak, depo bahan bakar, serta jaringan pipa untuk menekan sumber pendanaan terbesar Moskwa bagi perang.

Dua sumber industri mengatakan bahwa pelabuhan Laut Hitam Rusia di Novorossiysk menghentikan ekspor minyak pada Jumat setelah serangan drone Ukraina. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya