Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGADILAN di Ukraina menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada prajurit Rusia, Dmitry Kurashov, 27, setelah terbukti bersalah membunuh seorang tawanan perang Ukraina, Vitalii Hodniuk, 41, yang telah menyerah pada Januari 2024.
Menurut Kepolisian Nasional Ukraina, penyelidikan yang mencakup laporan ahli, kesaksian saksi, dan rekaman video menunjukkan Kurashov dengan sengaja menembak mati Hodniuk atas perintah komandannya. Komandan yang sebelumnya memerintahkan agar tidak ada tentara Ukraina yang ditawan hidup-hidup.
Dalam sidang yang berlangsung selama beberapa bulan, jaksa menjelaskan insiden terjadi ketika unit Kurashov menyerbu posisi Ukraina di wilayah Zaporizhzhia pada pagi hari, 6 Januari 2024. Hodniuk, yang muncul tanpa senjata dari tempat persembunyian dan menyerah, langsung ditembak Kurashov dari jarak dekat menggunakan senapan serbu AK-47, tindakan yang melanggar hukum perang internasional.
Setelah peristiwa itu, Kurashov dan unitnya ditangkap pasukan Ukraina dan dijadikan tawanan perang. Awalnya, ia mengaku bersalah namun kemudian menarik pengakuannya, dengan alasan ia hanya ingin mempercepat proses persidangan agar bisa dipertukarkan dalam pertukaran tawanan. Ia menuduh seorang petugas medis Rusia, yang kemudian tewas, sebagai pelaku penembakan.
Klaim tersebut dibantah rekan-rekan unitnya yang juga telah ditangkap Ukraina. Mereka bersaksi Hodniuk keluar tanpa senjata dengan tangan terangkat, setelah Kurashov memerintahkan pasukan Ukraina untuk menyerah. Ketiganya mengaku tidak melihat langsung penembakan karena ledakan di sekitar lokasi, namun yakin hanya Kurashov yang berada di dekat korban saat tembakan terdengar.
Kurashov tidak pernah bersaksi di persidangan. Pengacaranya, Anna Karpenko, mengatakan kliennya “tulus menyesal” dan menganggap tindakannya sebagai bentuk ketaatan terhadap perintah atasan.
Jaksa Nikita Manevsky menuntut hukuman maksimal dengan alasan Kurashov menunjukkan “tidak ada penyesalan” dan “hanya sikap acuh tak acuh” selama proses sidang.
Dalam wawancara dengan BBC awal tahun ini, Kurashov mengaku bergabung dengan unit Storm V, pasukan khusus berisi narapidana, setelah ditawari pembebasan dini dari penjara di Rusia tempat ia menjalani hukuman karena pencurian.
Unit Storm V dikenal terdiri dari mantan napi dengan pelatihan minim, yang sering diterjunkan dalam serangan garis depan berisiko tinggi atau disebut “meat grinder assaults”.
Menurut Direktorat Intelijen Ukraina (HUR), sejak invasi besar-besaran Rusia pada 2022, tercatat lebih dari 150 kasus eksekusi tawanan perang oleh pasukan Rusia.
Sementara pasukan Ukraina juga pernah dituduh melakukan hal serupa, jumlah kasus yang diklaim jauh lebih kecil. (BBC/Z-2)
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
HAMAS menyerahkan satu jenazah tawanan yang ditemukan di wilayah Gaza yang hancur akibat perang. Kelompok tersebut meminta mediator dan komunitas internasional untuk menekan Israel
Rusia dan Ukraina telah banyak melakukan pertukaran tahanan sejak perang antar negara dimulai 24 Februari 2022.
Rusia dan Ukraina berhasil menukar 103 tawanan perang masing-masing, dalam kesepakatan terbaru yang dimediasi oleh Uni Emirat Arab.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved