Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin telah menyetujui penjualan anak perusahaan Citibank di Rusia kepada bank investasi lokal, Renaissance Capital.
Persetujuan ini merupakan langkah terakhir dalam proses penarikan diri Citibank dari Rusia yang dimulai setelah invasi Ukraina pada tahun 2022. Perjanjian ini memungkinkan Renaissance Capital untuk membeli seluruh kepemilikan Citibank di Rusia tanpa persetujuan peraturan tambahan, menurut pengumuman.
Putin menandatangani dekrit yang memberikan izin untuk penjualan unit bank Citibank kepada Renaissance Capital, yang didasarkan pada dekret yang diterbitkan pada Rabu (12/11).
Dekrit Kremlin tersebut memungkinkan Renaissance Capital untuk membeli 100% saham Citibank Rusia dari perusahaan induknya, Citigroup Netherlands B.V., tanpa persetujuan regulator tambahan.
Citigroup pertama kali mengumumkan rencana untuk menjual bisnis konsumennya di Rusia pada tahun 2021, tetapi memilih untuk menutup operasi sepenuhnya setelah invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada tahun 2022.
Latar belakang keputusan ini adalah bagian dari langkah-langkah bank-bank Barat yang keluar dari Rusia sebagai respons terhadap invasi Ukraina.
Rincian seperti nilai transaksi atau syarat-syarat lain tidak diungkapkan dalam dokumen yang dipublikasikan.
Kebijakan sebelumnya, Putin mengeluarkan dekret yang mengharuskan persetujuan pemerintah untuk penjualan aset yang melibatkan negara-negara ‘tidak bersahabat’ seperti Amerika Serikat, yang memiliki aturan diskon dan kewajiban kontribusi ke anggaran negara sebagai syarat untuk keluar.
Renaissance Capital adalah bank investasi yang berbasis di Moskow dan salah satu dari sedikit lembaga keuangan Rusia yang saat ini tidak berada di bawah sanksi Barat. Didirikan pada tahun 1990-an dan, hingga tahun 2024, dikendalikan oleh miliarder dan mantan calon presiden Mikhail Prokhorov.
Adapun hengkangnya Citibank hanya menyisakan segelintir bank Barat yang beroperasi di ‘Negeri Beruang Merah’, di antaranya Raiffeisen dari Austria, UniCredit (Italia), dan OTP Bank (Hungaria). (Moscow Times/B-3)
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Kirsty Coventry, salah satu petinggi IOC, menekankan pentingnya mengembalikan olahraga ke khitahnya sebagai ruang netral yang tidak terjamah oleh kepentingan politik praktis.
Rusia kecam pembunuhan Seif al-Islam Khadafi. Kematian putra Muammar Khadafi ini dinilai mengancam rekonsiliasi dan stabilitas politik di Libia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved