Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
JURNALIS peraih Hadiah Pulitzer, Seymour M. Hersh, yang dikenal karena membongkar berbagai pelanggaran militer Amerika Serikat di Vietnam dan Irak, menyampaikan pandangan suram mengenai masa depan Jalur Gaza, Palestina. Dia menilai tidak akan ada akhir yang nyata bagi konflik maupun penderitaan rakyat di wilayah tersebut setelah dua tahun pengeboman Israel.
"Saya rasa mereka tidak akan selamat," kata Seymour Hersh dalam penampilan publiknya di Doc Stories SFFilm, yang digelar di Vogue Theatre, San Francisco.
"Ini mungkin menjadi salah satu kekacauan terburuk yang pernah kita saksikan, karena Israel bersikeras melanjutkan apa yang mereka lakukan, dan hal itu begitu menghancurkan serta mengerikan," tambahnya.
Hersh berbicara pada malam pembukaan festival pada Kamis (6/11) dalam sesi diskusi usai pemutaran film dokumenter Cover-Up karya Laura Poitras dan Mark Obenhaus yang menyoroti perjalanan panjang kariernya di usia 88 tahun.
Film tersebut menampilkan berbagai laporan investigatif Hersh, termasuk pembantaian My Lai dan upaya penutupannya selama Perang Vietnam, pengeboman rahasia di Kamboja, pengungkapan program mata-mata CIA di era 1960-1970-an, serta penyiksaan tahanan di Abu Ghraib pada perang Irak.
Isu perang Gaza juga menjadi tema besar di Doc Stories tahun ini. Festival tersebut ditutup pada Minggu dengan dua film bertema Gaza, yakni film panjang Put Your Soul on Your Hand and Walk karya sutradara asal Paris, Sepideh Farsi, dan film pendek Free Fish karya jurnalis Palestina Bisan Owda yang menyoroti kehidupan nelayan di pesisir Gaza.
Farsi menyatakan kepada San Francisco Chronicle bahwa ia memahami pandangan pesimistis Hersh, merujuk pada laporan yang memperkirakan butuh 14 tahun untuk membersihkan puing-puing akibat serangan dua tahun terakhir.
"Saya kesulitan membayangkan apa yang akan terjadi. Saya rasa memang sangat sulit melupakan ini," ujarnya.
"Namun saya ingin tetap berharap. Saya tidak bisa tidur sambil berkata. Oke, Palestina sudah berakhir. Mereka menghancurkannya," sebutnya.
Konflik yang telah berlangsung lebih dari satu abad ini kembali memanas sejak Hamas melancarkan serangan ke Israel pada 7 Oktober 2023, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 orang.
Sebagai balasan, serangan militer Israel yang diperintahkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menewaskan lebih dari 67.900 warga Palestina dan melukai 170.000 orang, demikian menurut laporan UNRWA pada 20 Oktober. Para analis meyakini jumlah sebenarnya jauh lebih tinggi.
Dalam diskusi di panggung Vogue Theatre, sutradara Laura Poitras menolak pesimisme Hersh.
"Saya tidak percaya kita bisa berhenti berharap bahwa sesuatu dapat dilakukan untuk menghentikan genosida yang terjadi di depan mata kita," kata Poitras, pemenang Oscar 2014 lewat dokumenter Citizenfour tentang Edward Snowden.
"Kita tidak boleh menyerah," tambahnya.
Hersh lalu menimpali dengan skeptis, "Apakah menurutmu semua akan baik-baik saja? Apakah mereka akan membangun rumah baru di Gaza dan menyuruh semua orang bekerja di sana?"
Poitras menegaskan, "Saya pikir pendudukan atau apartheid, keduanya tidak berkelanjutan."
Namun Hersh tetap berpendapat sebaliknya. "Ini kekacauan besar yang akan makin memburuk,” katanya. "Ada satu generasi anak-anak usia nol hingga lima tahun yang otaknya rusak akibat kekurangan gizi," lanjutnya.
Sepideh Farsi, yang lahir di Iran dan pernah dipenjara selama delapan bulan karena menentang perang Iran-Irak, menekankan bahwa keadilan harus menjadi prioritas setelah perang berakhir.
"Yang paling kita butuhkan, selain rekonstruksi, adalah keadilan," ujarnya. "Siapa pun pelakunya, semua harus bertanggung jawab atas kejahatan yang telah dilakukan," pungkasnya. (I-2)
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mendukung langkah pemerintah masuk dan mengambil peran dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Jalur Gaza.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
Smotrich ungkap ultimatum BoP untuk Hamas. Indonesia evaluasi peran di BoP demi tetap bebas aktif dan kawal kemerdekaan Palestina di tengah skeptisisme global.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap kritis, aktif, dan terukur di Board of Peace (BoP), agar tetap sejalan dengan kemerdekaan palestina
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved