Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR mengenai kesepakatan damai antara Israel dan Hamas memunculkan gelombang haru di kalangan keluarga para sandera. Di media sosial, banyak keluarga korban menuliskan ungkapan syukur dan harapan setelah mendengar para sandera akan segera dibebaskan dalam waktu dekat.
Eli Sharabi, yang kehilangan istri dan anak-anaknya dalam konflik, serta masih menunggu jenazah saudaranya, Yossi, yang ditahan Hamas, menulis pesan penuh emosi di media sosial: “Kebahagiaan yang luar biasa. Tak sabar menunggu semuanya pulang.”
Sementara itu, ibu dari sandera Matan Zangauker menuliskan pesan menyentuh di platform X (sebelumnya Twitter): “Matan pulang kepadaku... kepada kalian, kepada negeri ini. Untuk air mata ini, aku telah berdoa.”
Pesan serupa juga datang dari ibu sandera Nimrod Cohen, yang menulis dengan haru, “Anakku, kau akan segera pulang.”
Momen penuh kelegaan juga dirasakan oleh Emily Damari, mantan sandera berkewarganegaraan ganda Inggris-Israel, yang merayakan kabar tersebut bersama mantan sandera lainnya, Romi Gonen. Keduanya melantunkan doa syukur sebelum bersulang dengan ucapan “L’chaim” - yang berarti “Untuk kehidupan.”
Damari, yang selama ini aktif mengkampanyekan pembebasan teman-temannya, si kembar Gali dan Ziv Berman, tak bisa menutupi kebahagiaannya ketika mengetahui keduanya akan segera pulang. Sang kakak, Liran Berman, juga membagikan pesan emosional: “Gali dan Ziv-ku, aku sangat mencintaimu. Kalian akan segera pulang.”
Pemerintah Israel dijadwalkan mengadakan rapat kabinet, Jumat (10/10), untuk memberikan persetujuan akhir terhadap kesepakatan damai tersebut. Jika disetujui, pasukan Israel akan ditarik ke garis yang telah disepakati dalam waktu kurang dari 24 jam, menurut pejabat senior Gedung Putih yang dikutip CBS News.
Setelah penarikan pasukan selesai, proses pembebasan para sandera akan dimulai dalam kurun waktu 72 jam. “Perkiraan kami, pembebasan pertama akan dimulai pada hari Senin,” ujar pejabat tersebut. Namun, ia juga menambahkan bahwa “Hamas berupaya agar prosesnya bisa dimulai lebih cepat jika memungkinkan.”
Kesepakatan ini menjadi titik terang bagi ratusan keluarga yang selama berbulan-bulan hidup dalam ketidakpastian. Harapan kini kembali menyala, mereka yang hilang akhirnya bisa pulang ke rumah. (BBC/Z-2)
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Donald Trump desak Putin akhiri perang setelah Rusia melancarkan serangan besar ke infrastruktur energi Kyiv, melanggar janji jeda serangan di musim dingin.
Hal itu disampaikan Prasetyo menanggapi pertanyaan terkait sikap Presiden Prabowo Subianto atas situasi tersebut, di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Gelombang serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 32 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. Gencatan senjata yang dimediasi AS berada di ambang kolaps.
Israel setuju buka terbatas Gerbang Rafah untuk pejalan kaki sesuai rencana AS, dengan syarat Hamas kembalikan semua sandera dan hasil inspeksi keamanan ketat.
Tiga jurnalis Palestina tewas saat bertugas untuk lembaga bantuan Mesir di Gaza.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Smotrich ungkap ultimatum BoP untuk Hamas. Indonesia evaluasi peran di BoP demi tetap bebas aktif dan kawal kemerdekaan Palestina di tengah skeptisisme global.
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
Presiden AS Donald Trump resmi membentuk 'Board of Peace' sebagai bagian dari rencana perdamaian Gaza.
SEKITAR selusin warga Palestina menerima undangan resmi pada Selasa (13/1) untuk bertugas di komite teknokrat yang akan mengelola urusan sehari-hari Jalur Gaza menggantikan Hamas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved