Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG agen FBI dilaporkan diskors setelah menolak berpartisipasi dalam rencana “perp walk” terhadap mantan Direktur FBI James Comey. Menurut laporan CBS yang dikutip BBC, agen tersebut dianggap melakukan pembangkangan karena menilai rencana tersebut tidak pantas.
Comey, yang pernah memimpin FBI pada masa penuh gejolak, dijadwalkan hadir di pengadilan Alexandria, Virginia, pada 9 Oktober mendatang untuk menghadapi dua dakwaan federal: memberikan keterangan palsu kepada Kongres dan menghalangi proses penyelidikan parlemen.
Dakwaan ini muncul hanya beberapa hari setelah mantan Presiden Donald Trump menyerukan agar aparat penegak hukum “lebih agresif” menyelidiki lawan politiknya, termasuk Comey. Tuduhan terhadap Comey diajukan menjelang batas waktu lima tahun masa kedaluwarsa perkara, bersamaan dengan penunjukan jaksa baru di wilayah tersebut, Lindsey Halligan, yang sebelumnya merupakan pengacara pribadi Trump.
Dalam kasus ini, Comey dituduh berbohong kepada Komite Senat pada tahun 2020 terkait dugaan ia mengizinkan kebocoran informasi rahasia kepada media. Ia membantah semua tuduhan tersebut dan menyatakan “memiliki keyakinan penuh terhadap sistem peradilan federal.” Jika terbukti bersalah, Comey bisa menghadapi hukuman penjara hingga lima tahun.
CBS melaporkan, pimpinan FBI sempat mendiskusikan rencana untuk mengirim sejumlah agen berbadan besar dengan rompi Kevlar guna mengawal Comey ke pengadilan. Langkah yang biasanya dilakukan dalam kasus kriminal besar di AS dan sering kali disaksikan media.
Namun, rencana itu menuai penolakan dari beberapa pihak internal, termasuk agen yang kini diskors. Banyak yang menilai tindakan tersebut berlebihan, mengingat Comey bukan tersangka kekerasan dan telah bekerja sama dengan pihak berwenang. Pengacaranya bahkan dilaporkan akan mendampingi Comey langsung ke sidang tanpa pengawalan publik.
Comey memimpin FBI saat lembaga itu menyelidiki dua isu besar: dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden 2016 yang mendukung Trump, dan penggunaan server email pribadi oleh Hillary Clinton. Trump kemudian memecat Comey pada 2017, ketika penyelidikan Rusia masih berlangsung.
Sejak saat itu, Comey menjadi sasaran kritik Trump. Belakangan, Trump kembali menekan pejabat hukum, termasuk Jaksa Agung Pam Bondi, untuk membuka kembali penyelidikan terhadap Comey serta sejumlah tokoh Demokrat lain seperti Letitia James dan Adam Schiff.
Hingga kini belum jelas apakah FBI akan melanjutkan rencana “perp walk” tersebut. Namun satu hal pasti, kasus ini kembali memperdalam ketegangan politik antara lembaga hukum dan kubu politik yang berseberangan di Amerika Serikat. (BBC/Z-2)
FBI selidiki Joe Kent terkait dugaan kebocoran informasi rahasia. Kent sebut pembunuhan Ali Khamenei oleh AS-Israel adalah kesalahan fatal.
FBI dituduh tidak kooperatif dalam penyelidikan penembakan perawat Alex Pretti. Gubernur Minnesota sebut operasi imigrasi tinggalkan trauma mendalam.
Perkembangan terbaru penculikan Nancy Guthrie. Polisi mengamankan satu orang di Rio Rico untuk dimintai keterangan. FBI sebut ada beberapa 'orang yang berkepentingan'.
FBI merilis rekaman CCTV sosok bersenjata di rumah Nancy Guthrie. Pakar hukum menyebut cara pelaku membawa senjata dan menutupi kamera menunjukkan pola yang aneh.
FBI merilis bukti baru berupa rekaman CCTV orang bersenjata di rumah Nancy Guthrie. Savannah Guthrie yakin ibunya masih hidup dan meminta bantuan publik.
Dokumen FBI terbaru mengungkap pengakuan mantan Kepala Polisi Palm Beach yang mengklaim Donald Trump meneleponnya pada 2006 untuk membongkar perilaku menyimpang Jeffrey Epstein.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran sebenarnya ingin bernegosiasi, meskipun tidak berani mengakuinya secara terbuka
Presiden AS Donald Trump resmi umumkan jadwal kunjungan ke Tiongkok untuk bertemu Xi Jinping. Kunjungan pertama dalam 10 tahun ini sempat tertunda akibat krisis Selat Hormuz.
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Donald Trump menyebut negosiator Iran takut dibunuh rakyatnya sendiri jika mengaku berunding dengan AS. Di sisi lain, Iran sebut negosiasi adalah kekalahan.
Iran bantah klaim Donald Trump soal negosiasi damai. Dugaan manipulasi pasar mencuat setelah adanya lonjakan trading mencurigakan sebelum klaim Trump di media sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved