Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Kaitan Epstein dengan Israel, Trump, Putin, Kushner, Tony Blair

Wisnu Arto Subari
08/2/2026 07:00
Kaitan Epstein dengan Israel, Trump, Putin, Kushner, Tony Blair
Jeffrey Epstein dan Donald Trump.(Al Jazeera)

SUATU dokumen FBI pada 2020 yang termasuk dalam berkas Epstein menuduh bahwa miliarder paedofil Jeffrey Epstein dilatih sebagai mata-mata di bawah mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak.

Dokumen tersebut, yang ditandai oleh badan Amerika sebagai laporan sumber manusia rahasia (CHS) berisi informasi intelijen tentang pengaruh domestik atau asing yang tidak pantas terhadap proses pemilihan di AS, tetapi sumber tersebut memperluas beberapa hal.

Menurut dokumen tersebut, sumber tersebut berbagi rekaman panggilan telepon antara (profesor hukum Harvard Alan) Dershowitz dan Epstein saat dia mencatat.

Detail panggilan telepon tersebut kemudian akan diteruskan ke badan intelijen asing Mossad.

Informan, yang menyampaikan informasi intelijen pada 16 Oktober 2020, menuduh bahwa Barak menganggap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai kriminal dan mendengar banyak percakapan tentang Epstein sebelum mereka yakin bahwa Epstein adalah agen Mossad yang direkrut.

Sumber tersebut juga mengingat Dershowitz mengatakan kepada pengacara AS lain bahwa Epstein tergabung dalam dinas intelijen AS dan sekutu.

Sumber anonim tersebut, yang hanya muncul sekali dalam berkas Epstein di bawah ID sumber yang ditentukan, juga melaporkan klaim lain, termasuk bahwa Dershowitz sendiri telah direkrut oleh Mossad.

Dershowitz, sosok yang sangat kontroversial dan teman serta penasihat lama Netanyahu, terlibat dalam pembelaan beberapa kasus AS yang terkenal, termasuk kasus Epstein, Harvey Weinstein, dan Donald Trump.

Baca juga: Terkait Epstein, Netanyahu Serang Mantan PM Israel Ehud Barak

Sumber tersebut menambahkan bahwa mereka percaya perusahaan modal ventura Day One Ventures berada di Silicon Valley untuk mencuri teknologi.

Day One didirikan oleh mantan humas Epstein, Masha Bucher, yang menurut sumber tersebut ialah kontak utama Vladimir Putin di gerakan Pemuda Rusia.

Baca juga: Epstein Dapat Kiriman Kain Kakbah lewat Orang Emirat Arab

Sumber tersebut selanjutnya menyebutkan hubungan yang sudah lama terjalin antara keluarga Jared Kushner, menantu Trump dan mantan ajudannya, dengan Israel.

Sumber tersebut juga menyebutkan ayah Jared, Charles Kushner, dan ikatan erat keluarga Kushner dengan Israel serta sejarah praktik bisnis korup mereka. Sumber tersebut tidak menjelaskan lebih lanjut tentang dugaan praktik bisnis korup tersebut.

Berkas-berkas lain yang baru-baru ini dirilis mengungkapkan bahwa Epstein dan Barak, yang juga menjabat sebagai menteri pertahanan antara 2007 dan 2013, memiliki hubungan yang sudah lama terjalin.

Dokumen-dokumen menunjukkan bahwa Epstein memberi nasihat kepada Barak tentang perusahaan teknologi Palantir. Ia meminta mantan pemimpin Israel itu untuk memberi mantan menteri Inggris Lord Peter Mandelson pekerjaan di suatu perusahaan energi, dan membahas biaya konsultasi besar-besaran yang akan dibayarkan kepada mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

Pada Jumat (7/2), Netanyahu memposting di X, "Hubungan dekat yang tidak biasa antara Jeffrey Epstein dan Ehud Barak tidak menunjukkan bahwa Epstein bekerja untuk Israel. Justru sebaliknya."

"Barak selama bertahun-tahun secara obsesif berusaha untuk melemahkan demokrasi Israel dengan bekerja sama dengan kelompok kiri radikal anti-Zionis dalam upaya gagal menggulingkan pemerintahan Israel yang terpilih. Obsesi pribadi Barak membuatnya terlibat dalam kegiatan secara terbuka dan di balik layar untuk melemahkan pemerintahan Israel." (MEE/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya