Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERBURUAN terhadap penculik Nancy Guthrie, 84, ibu dari jangkar berita Today Savannah Guthrie, memasuki babak baru. FBI baru saja merilis foto dan rekaman video yang menunjukkan sosok bermasker dan bersenjata di luar rumah korban di Tucson, Arizona, pada dini hari saat kejadian 1 Februari lalu.
Rekaman krusial ini berhasil dipulihkan berkat bantuan teknis dari Google setelah sebelumnya sulit diakses. Meski identitas pelaku masih tersembunyi di balik masker, para ahli penegak hukum menemukan sejumlah kejanggalan yang memberikan gambaran mengenai profil sang tersangka.
Salah satu poin paling mencolok adalah senjata api yang dibawa pelaku. Mantan Wakil Direktur FBI, Andrew McCabe, menyoroti letak sarung pistol (holster) pelaku yang berada di area selangkangan. Menurutnya, ini menunjukkan kurangnya pelatihan militer maupun kepolisian.
"Menurut pendapat saya, ini bukan seseorang yang pernah dilatih untuk membawa senjata. Tidak ada orang dengan pelatihan penegak hukum atau militer yang akan membawa senjata api dengan holster hampir di tengah tubuh seperti itu," ujar McCabe.
Pakar lain, Steve Moore, menambahkan jenis pistol semi-otomatis kecil yang dibawa pelaku tidak cocok dengan sarung pistol besar yang digunakan. Ia menyebut kombinasi tersebut "konyol" dan tidak profesional.
Meskipun pelaku menutupi seluruh tubuhnya dengan masker, sarung tangan, dan jaket untuk meminimalisir bukti DNA, cara berjalannya justru menunjukkan ketenangan yang aneh. Beberapa ahli menyebut pelaku tampak "berjalan santai" seolah-olah sedang berada di rumah sendiri, tanpa ada rasa takut akan tertangkap.
Namun, upaya pelaku untuk merusak kamera pengawas justru menunjukkan kurangnya perencanaan yang matang. Dalam video, pelaku awalnya mencoba menutupi lensa dengan tangan, lalu mundur untuk mencari sesuatu di tanah, dan akhirnya menggunakan potongan semak dari halaman rumah untuk menutupi kamera.
"Ini menimbulkan pertanyaan tentang tingkat kecanggihan dan perencanaan awalnya. Jika dia benar-benar telah melakukan pengintaian dan melihat kamera, dia seharusnya sudah membawa alat untuk menghalanginya," kata Josh Campbell, mantan agen FBI.
Pihak berwenang berharap rilis video ini dapat memicu ingatan publik. Meski wajah pelaku tertutup, cara berjalan (gait) dan jenis pakaian yang dikenakan sering kali menjadi kunci bagi orang terdekat untuk mengenali sosok tersebut.
Keluarga Guthrie dan pihak kepolisian terus mengimbau siapa pun yang memiliki informasi sekecil apa pun untuk segera melapor. Penyelidikan kini berfokus pada pelacakan merek pakaian dan peralatan yang digunakan pelaku guna mempersempit ruang gerak tersangka. (CNN/Z-2)
Kabar duka menyelimuti pembawa acara TODAY, Savannah Guthrie. Sang ibu, Nancy Guthrie, 84, hilang dari rumahnya di Arizona dengan kondisi TKP yang mencurigakan.
Kasus hilangnya Nancy Guthrie, 84, di Arizona semakin pelik. Penyelidik temukan jejak darah dan pesan tebusan di tengah kondisi kesehatan korban yang kritis.
FBI merilis bukti baru berupa rekaman CCTV orang bersenjata di rumah Nancy Guthrie. Savannah Guthrie yakin ibunya masih hidup dan meminta bantuan publik.
Kabar duka menyelimuti pembawa acara TODAY, Savannah Guthrie. Sang ibu, Nancy Guthrie, 84, hilang dari rumahnya di Arizona dengan kondisi TKP yang mencurigakan.
Kasus hilangnya Nancy Guthrie, 84, di Arizona semakin pelik. Penyelidik temukan jejak darah dan pesan tebusan di tengah kondisi kesehatan korban yang kritis.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde disebut terus melakukan pemantauan dan melaporkan perkembangan secara berkala.
Alvaro dinyatakan hilang sejak Kamis, 6 Maret 2025. Kakek korban Tugimin, 71, menduga Alvaro diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved