Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan optimisme terbatas terhadap proposal gencatan senjata 20 poin yang diajukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Gaza. Ia menyebut inisiatif tersebut sebagai cahaya di ujung terowongan, namun menegaskan dukungan Rusia bergantung pada sejumlah syarat.
Menyinggung kondisi di Jalur Gaza, Putin menyebut tragedi di wilayah itu sebagai sungguh peristiwa yang mengerikan dalam sejarah modern umat manusia. Ia mengutip pernyataan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres yang menyatakan Gaza kini menjadi salah satu kuburan anak-anak terbesar di dunia.
"Kita sekarang semakin akrab dengan inisiatif Presiden Trump, dan menurut saya mungkin ada secercah cahaya di ujung terowongan," katanya seperti dikutip Anadolu, Sabtu (4/10).
Putin mengkritik pendekatan diplomasi unilateral negara-negara Barat yang menurutnya mengabaikan sejarah, tradisi, identitas dan budaya masyarakat yang tinggal di sana, dan menilai pendekatan semacam itu tidak akan membawa perdamaian.
Putin menegaskan posisi Rusia yang secara historis berpihak pada solusi dua negara, sebagaimana tercantum dalam resolusi PBB tahun 1948 dan 1974. Ia menyatakan rencana Trump dapat dipertimbangkan jika mengarah pada tujuan tersebut.
Meskipun belum mempelajari proposal secara rinci, Putin mencatat bahwa skema tersebut menyertakan pembentukan pemerintahan internasional sementara di Gaza. Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair disebut-sebut akan memimpin badan tersebut, sosok yang menurut Putin berpengalaman dan berpotensi memainkan peran positif.
Namun, ia mempertanyakan sejumlah aspek mendasar dari rencana tersebut, seperti durasi pemerintahan internasional, mekanisme transisi kekuasaan ke otoritas lokal, serta pengelolaan keamanan.
"Menurut pendapat saya, semuanya harus diserahkan kepada Presiden Abbas dan pemerintahan Palestina saat ini," sebut Putin. Ia menambahkan bahwa keamanan transisi mungkin melibatkan milisi lokal sebagai bagian dari pengaturan sementara.
Putin juga menyatakan dukungan terhadap poin-poin dalam proposal Trump yang menyerukan pembebasan semua sandera yang ditahan di Gaza serta pembebasan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.
Ia menilai kejelasan teknis diperlukan, terutama mengenai jumlah tahanan dan waktu pelaksanaan. Putin menekankan bahwa perspektif Palestina, negara-negara kawasan, serta Hamas harus menjadi bagian dari proses kesepakatan.
Ia juga menyebut posisi Israel terhadap proposal masih belum jelas, dan hal ini akan menjadi penentu utama keberhasilan rencana tersebut.
Proposal 20 poin Presiden Trump yang dipaparkan awal pekan ini mencakup antara lain pembebasan seluruh sandera Israel, pembubaran Hamas, penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza, serta penyerahan kendali wilayah kepada pemerintahan sementara yang dipimpin teknokrat Palestina dan pakar internasional. (I-3)
Vladimir Putin tegaskan dukungan deeskalasi cepat di Timur Tengah kepada Masoud Pezeshkian. Bahas dampak serangan AS-Israel dan bantuan kemanusiaan Rusia.
Gedung Putih menyatakan tidak senang jika Rusia benar-benar membagikan intelijen kepada Iran di tengah konflik Timur Tengah, namun belum melontarkan kecaman keras.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin gencar berkomunikasi dengan Iran dan Donald Trump untuk memediasi konflik di Timur Tengah. Apakah ini murni upaya damai atau strategi mengamankan ekonomi Rusia?
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya tengah meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada sejumlah mitra dekat yang dianggap dapat merekaa andalkan di berbagai kawasan dunia.
Intelijen Amerika Serikat menyebut Rusia diduga membagikan informasi kepada Iran yang berpotensi membantu menargetkan aset militer AS di kawasan Teluk.
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Donald Trump menyebut negosiator Iran takut dibunuh rakyatnya sendiri jika mengaku berunding dengan AS. Di sisi lain, Iran sebut negosiasi adalah kekalahan.
Iran bantah klaim Donald Trump soal negosiasi damai. Dugaan manipulasi pasar mencuat setelah adanya lonjakan trading mencurigakan sebelum klaim Trump di media sosial.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkap adanya pesan dari AS melalui perantara. Di sisi lain, PBB peringatkan Lebanon jangan jadi 'Gaza kedua'.
Majelis Umum PBB resmi menetapkan perbudakan transatlantik sebagai kejahatan kemanusiaan terberat. Resolusi ini membuka jalan bagi tuntutan ganti rugi global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved