Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat dikabarkan tengah mempertimbangkan permintaan Ukraina untuk memperoleh rudal jelajah jarak jauh Tomahawk. Hal ini diungkapkan Wakil Presiden AS, JD Vance, meski ia menegaskan keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden Donald Trump.
Ukraina sudah lama mendesak negara-negara Barat untuk memberikan persenjataan yang mampu menjangkau kota-kota besar Rusia, termasuk Moskow. Menurut Wakil Menteri Pertahanan Ukraina, Ivan Havryliuk, kemampuan tersebut akan melemahkan industri militer Rusia secara signifikan dan mendorong Moskow ke meja perundingan.
“Jika biaya perang terlalu tinggi bagi Moskow, mereka akan dipaksa untuk bernegosiasi,” ujarnya kepada BBC.
Namun, Kremlin meremehkan wacana itu. Juru bicara Dmitry Peskov menyebut tidak ada “obat mujarab” yang bisa mengubah situasi di medan perang. “Entah itu Tomahawk atau rudal lain, tidak akan mengubah dinamika,” katanya.
Rudal Tomahawk memiliki jangkauan hingga 2.500 km, yang artinya Moskow bisa berada dalam jangkauan Ukraina. Meski Vance bersikap hati-hati, utusan khusus AS untuk Ukraina, Keith Kellogg, mengindikasikan Trump telah mengizinkan serangan ke wilayah Rusia dalam kondisi tertentu.
Sikap ini menandai perubahan nada dari Washington. Setelah sempat skeptis terhadap kemampuan Ukraina, pekan lalu Trump bahkan menyatakan Kyiv bisa “merebut kembali seluruh wilayahnya dalam bentuk semula”. Pernyataan yang mengejutkan Presiden Volodymyr Zelensky.
Trump juga disebut frustrasi dengan sikap Presiden Rusia Vladimir Putin yang terlihat seolah membuka peluang negosiasi. Di saat bersamaan terus menggempur kota-kota Ukraina.
Pada Minggu lalu, Rusia melancarkan serangan udara selama 12 jam menggunakan ratusan drone dan hampir 50 rudal, menewaskan empat orang di Kyiv dan melukai setidaknya 70 lainnya. Menurut Havryliuk, Rusia diperkirakan akan terus meningkatkan intensitas serangannya dengan teknologi drone yang makin canggih, mampu menembus sistem peperangan elektronik Ukraina.
Kyiv kini mendesak mitra Barat untuk memasok setidaknya 10 unit sistem pertahanan udara Patriot. Sistem ini diyakini mampu mendeteksi serta mencegat rudal balistik. Havryliuk menyebut sudah ada “pergerakan” terkait janji Trump soal Patriot, meski enggan menjelaskan rinciannya.
Meski industri pertahanan Ukraina berkembang pesat dalam tiga tahun terakhir, termasuk produksi drone FPV dan amunisi artileri, kapasitasnya belum mencukupi kebutuhan garis depan. Karena itu, Kyiv masih sangat bergantung pada dukungan militer dari AS dan sekutunya.
Bagi Ukraina, kombinasi antara perlindungan udara yang lebih kuat dan kemampuan menyerang jauh ke dalam wilayah Rusia diyakini menjadi kunci untuk memaksa Moskow membuka perundingan damai. “Hanya bersama mitra internasional kita bisa menghentikan teror Rusia di langit,” tegas Havryliuk. (BBC/Z-2)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved