Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan untuk menemukan pemilik baru aplikasi media sosial TikTok di AS telah tercapai. Ia mengklaim kesepakatan itu mendapat restu langsung dari Presiden Tiongkok, Xi Jinping.
Pada Kamis (25/9), Trump menandatangani perintah eksekutif yang menyatakan kesepakatan ini memenuhi syarat undang-undang yang sebelumnya mengancam pelarangan TikTok di AS jika induk perusahaannya, ByteDance asal Tiongkok, tidak melepas kepemilikannya.
Trump bersama Wakil Presiden JD Vance menyebut sekelompok investor akan membeli operasi TikTok di AS untuk membentuk perusahaan baru dengan valuasi sekitar US$14 miliar (Rp 228 triliun). Meski demikian, ByteDance maupun otoritas Tiongkok belum mengonfirmasi kesepakatan tersebut.
Pemerintah AS selama bertahun-tahun menganggap keterkaitan ByteDance dengan Beijing sebagai ancaman keamanan nasional. Kekhawatiran utama adalah potensi pemerintah Tiongkok memaksa ByteDance menyerahkan data pengguna TikTok di AS, yang jumlahnya diperkirakan mencapai 170 juta orang.
Pada April 2024, Kongres AS mengesahkan undang-undang yang memberi ByteDance waktu sembilan bulan untuk mencari pembeli yang disetujui AS atau menghadapi larangan. ByteDance menolak rencana tersebut, menyebutnya inkonstitusional, dan beberapa kali melayangkan gugatan hukum yang gagal.
Sejak menjabat awal 2025, Trump memperpanjang tenggat waktu untuk memberi ruang bagi pencarian investor baru.
Trump menyebut sejumlah investor besar terlibat, termasuk Oracle dengan dukungan pendirinya Larry Ellison, taipan media Rupert Murdoch dari Fox Corporation, dan Michael Dell dari Dell Technologies. Investor asal AS akan mengendalikan algoritma TikTok versi Amerika, teknologi inti yang menentukan konten di feed pengguna.
Dalam perusahaan baru ini, enam dari tujuh kursi dewan direksi akan dipegang orang Amerika, sementara porsi kepemilikan Tiongkok dibatasi di bawah 20%. Algoritma akan dilatih ulang menggunakan data pengguna AS, dengan pengawasan dari “mitra keamanan terpercaya.”
Oracle tetap menjadi penyimpan data pengguna AS di server domestik, melanjutkan peran yang sudah berjalan sebelumnya.
Trump menegaskan pengaturan ini memenuhi syarat hukum yang ditetapkan pada 2024, sehingga TikTok dapat terus beroperasi di AS.
Trump menyebut Xi Jinping sudah memberi lampu hijau melalui percakapan telepon pada 19 September lalu. Namun, pemerintah Tiongkok masih berhati-hati, menyatakan negosiasi harus sesuai aturan pasar dan hukum domestik.
Bagi pengguna, kesepakatan ini berarti TikTok tetap bisa digunakan di AS, meski muncul keraguan apakah versi baru mampu menghadirkan pengalaman yang sama dengan algoritma lamanya.
“Masih harus dilihat apakah TikTok versi AS benar-benar bisa mereplikasi kekuatan algoritma lama,” ujar analis pasar Kelsey Chickering dari Forrester. (BBC/Z-2)
Kalau kamu ingin jadi kreator, fitur seperti Analytics, Playlist, Stitch, dan Auto Caption sangat membantu meningkatkan performa konten.
Céline Dion akhirnya merambah dunia TikTok di awal 2026. Simak video perdananya yang lucu dan pesan menyentuh untuk para penggemar.
Fenomena baru tengah ramai diperbincangkan di TikTok menjelang akhir 2025. Tren tersebut dikenal dengan nama Great Lock In.
Penyanyi Camila Cabello tanggapi meme "Quismois" yang viral sejak penampilannya di Gedung Putih. Intip pengakuannya soal trauma di bulan Desember.
Fitur TikTok dirancang untuk hiburan, kreativitas, interaksi sosial, dan bisnis digital.
TikTok Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan pengguna sepanjang 2025, seiring meningkatnya aktivitas dan tantangan di ruang digital.
ByteDance, perusahaan induk Tiktok asal Tiongkok yang memiliki aplikasi video pendek populer tersebut, dilaporkan tengah mengembangkan aplikasi alternatif khusus untuk pasar AS.
Hingga Kamis (24/4), Edits telah diunduh sebanyak 1,2 juta kali di iOS dan 5,9 juta kali di Android dengan total 7,1 juta kali.
Ketegangan dagang kembali memanas antara dua raksasa ekonomi dunia. Kali ini, nasib TikTok jadi tumbal dalam pusaran tarik-ulur kepentingan politik dan ekonomi.
Pemerintah Amerika Serikat meyakini ByteDance, perusahaan induk TikTok, bakal menyepakati penjualan TikTok kepada AS sebelum batas waktu 5 April 2025.
CEO General Atlantic dan anggota dewan ByteDance, Bill Ford, mengungkapkan kesepakatan menjaga TikTok tetap aktif di Amerika Serikat akan segera tercapai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved