Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Emmanuel Macron menyatakan Prancis secara resmi mengakui Palestina sebagai sebuah negara.
Pengakuan tersebut disampaikan oleh Macron saat menjadi co-host Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Dua Negara untuk solusi Israel-Palestina di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9) WIB
"Waktunya telah tiba. Inilah sebabnya, sesuai dengan komitmen historis negara saya terhadap Timur Tengah, untuk perdamaian antara Israel dan Palestina, inilah sebabnya saya menyatakan bahwa hari ini Prancis mengakui Negara Palestina," kata Macron.
Macron mengatakan Palestina dan Israel hidup dalam kesendirian ganda. Menurutnya, kesendirian Israel setelah mimpi buruk historis pada 7 Oktober 2023 dan kesendirian Palestina yang terpojok di tengah perang yang tidak berkesudahan.
Menurutnya, kini waktu yang tepat mengakui Palestina sebagai sebuah negara karena jika tidak sekarang, akan terdapat kemungkinan yang lebih buruk seperti pengorbanan lebih banyak warga sipil, pengusiran rakyat Jakur Gaza ke Mesir, aneksasi Tepi Barat, hingga kematian sandera yang ditahan Hamas.
"Waktunya telah tiba karena yang hal terburuk bisa saja terjadi, pengorbanan lebih banyak warga sipil, pengusiran rakyat Jalur Gaza ke Mesir, aneksasi Tepi Barat, kematian sandera yang ditahan oleh Hamas, atau fakta-fakta di lapangan yang bisa mengubah situasi di sana secara tidak terpulihkan," paparnya.
"Inilah sebabnya, inilah alasan yang mendasari mengapa hari ini, di ruangan ini, kita harus membuka jalan bagi perdamaian," tambahnya.
Macron menyatakan bahwa pada KTT ini, sebanyak 142 negara mengusulkan perdamaian dan juga mengulurkan tangan yang siap untuk dijabat.
"Saatnya telah tiba untuk tidak lagi mempertanyakan keberadaan negara Israel. Itu sudah jelas. Saatnya telah tiba untuk menegakkan keadilan bagi rakyat Palestina dan dengan demikian mengakui negara Palestina, sebuah negara saudara, tetangga di Gaza, di Tepi Barat, dan di Yerusalem," tegasnya.
Pengakuan Prancis terhadap Negara Palestina di KTT PBB, sudah terlebih dahulu diutarakan Macron.
"Saya telah berbicara dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas ...Saya menegaskan kembali kepada Presiden Abbas mengenai niat saya mengakui Negara Palestina pada Senin lusa di New York," kata Macron lewat akun X miliknya, Jumat (19/9). (Ant/Z-1)
PRESIDEN Prancis Emmanuel Macron menyerukan kebangkitan Eropa untuk memperkuat perlindungan kedaulatan, menyusul ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
PRESIDEN Iran Masoud Pezeshkian menegaskan hak negara tidak bisa melalui kekerasan dan tekanan militer. Oleh karena itu, Iran siap melawan agresi Israel.
Prancis merupakan salah satu mitra utama Indonesia dalam modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) pertahanan.
Prancis menyatakan membantu menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Namun, langkah konkret baru akan diambil setelah tercapai gencatan senjata.
Presiden Emmanuel Macron bantah klaim Donald Trump. Prancis pastikan tidak kirim kapal perang ke Selat Hormuz di tengah perang Iran-AS-Israel 2026.
Prancis tengah mengupayakan misi gabungan untuk menjamin keamanan kapal tanker di Selat Hormuz pascablokade Iran. Menlu Prancis bawa inisiatif ini ke Uni Eropa.
PRANCIS berada dalam posisi dilematis di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Emmanuel Macron mengkritik serangan militer terhadap Iran
Pemerintah Prancis mengerahkan kapal-kapal angkatan laut, termasuk kelompok serang kapal induknya ke Mediterania,
Secara keseluruhan, Prancis akan mengerahkan delapan kapal perang, kelompok kapal induk, dan dua kapal induk helikopter ke wilayah tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved