Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK perlawanan Palestina, Hamas mengumumkan bahwa lima anggotanya tewas akibat serangan Israel di ibu kota Qatar, Doha. Meski demikian, delegasi negosiasi Hamas dipastikan selamat dari insiden tersebut.
Dalam pernyataannya, Hamas menyebut serangan Israel sebagai kejahatan keji dan agresi terang-terangan, dengan menegaskan bahwa serangan itu menargetkan tim negosiasi mereka.
"Kami menegaskan bahwa musuh telah gagal dalam upaya untuk membunuh saudara-saudara kami di delegasi negosiasi," kata Hamas seperti dikutip Anadolu, Rabu (10/9).
Kelompok itu mengungkap identitas lima anggotanya yang tewas, yakni Hammam al-Hayya (putra pemimpin Hamas Khalil al-Hayya), direktur kantor Jihad Lubad, serta tiga ajudan yakni Abdullah Abdel Wahid, Moamen Hassouna dan Ahmed al-Mamlouk.
Hamas juga menyampaikan duka cita atas tewasnya seorang personel keamanan Qatar yang menjadi korban serangan tersebut.
Dalam pernyataannya, Hamas menuding Israel dan Amerika Serikat bertanggung jawab atas serangan ini.
"Kami menyatakan bahwa pendudukan Israel dan pemerintah Amerika Serikat bertanggung jawab atas kejahatan ini karena dukungan terus-menerus Washington terhadap agresi dan kejahatan pendudukan terhadap rakyat kami," tegas Hamas.
Kelompok itu menilai tindakan Israel merupakan agresi terhadap kedaulatan Negara Qatar yang bersaudara, yang bersama dengan Mesir memainkan peran penting dan bertanggung jawab dalam memediasi upaya untuk menghentikan serangan serta mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan.
Hamas menekankan bahwa serangan terhadap timnya dilakukan saat mereka sedang membahas proposal terbaru dari Presiden AS Donald Trump. Hamas menuding Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak menginginkan tercapainya kesepakatan.
"Sekali lagi membuktikan bahwa pendudukan Zionis merupakan ancaman serius bagi kawasan dan dunia," sebut Hamas, dengan menuduh Netanyahu menjalankan skema kriminal berupa genosida, pembersihan etnis, kelaparan dan pemindahan paksa.
Meski kehilangan anggotanya, Hamas menegaskan bahwa upaya pembunuhan itu tidak akan melemahkan sikap mereka.
"Kejahatan teroris ini tidak akan mematahkan tekad gerakan dan kepemimpinan kami, ataupun mengalihkan kami dari perjuangan mempertahankan hak-hak nasional kami dan terus melanjutkan jalur perlawanan hingga pendudukan berakhir dan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya terwujud," katanya.
Kelompok itu kembali menuntut penghentian agresi di Gaza, penarikan penuh pasukan Israel, pertukaran tahanan, distribusi bantuan kemanusiaan, serta rekonstruksi wilayah yang hancur.
Militer Israel mengonfirmasi bahwa pihaknya melancarkan serangan tepat sasaran terhadap pimpinan senior Hamas, namun tidak secara langsung menyebutkan Doha sebagai lokasi serangan. (I-3)
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menuduh AS dan Israel melakukan serangan yang menargetkan sebuah sekolah dasar di Lapangan Niloufar, Teheran.
Rakyat Libanon dapat mengandalkan dukungan penuh dan bantuan kemanusiaan kami untuk ribuan pengungsi.
HARGA minyak dunia melonjak setelah Qatar memperingatkan seluruh produksi minyak dan gas di kawasan Teluk berpotensi terhenti dalam beberapa hari jika konflik Timur Tengah terus berlanjut.
PEMERINTAH Qatar mengevakuasi sementara warga yang tinggal di sekitar Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) sebagai langkah pencegahan keamanan.
Kementerian Pertahanan Turki, yang baru-baru ini menyatakan bahwa pertahanan NATO telah mencegat rudal balistik yang diluncurkan dari Iran.
PEMERINTAHÂ Qatar menegaskan bahwa negaranya tidak terlibat dalam perang melawan Iran, melainkan menjalankan hak sah untuk mempertahankan kedaulatan nasional.
Eskalasi perang meluas ke pusat diplomatik Riyadh dan Doha. Israel klaim hancurkan markas penyiaran IRIB di Teheran sementara Qatar cegat rudal balistik.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan Iran menolak negosiasi dengan AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved