Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Jalur Gaza, Palestina, mengecam keras temuan pil opioid dalam paket bantuan makanan yang didistribusikan oleh pusat bantuan yang disebut-sebut berafiliasi dengan Amerika Serikat dan Israel.
Dalam pernyataan resminya, Jumat (27/6), Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan menerima setidaknya empat kesaksian warga yang menemukan pil jenis oxycodone di dalam kantong tepung terigu yang mereka terima.
"Kami sejauh ini mendokumentasikan empat kesaksian dari warga yang menemukan pil-pil ini di dalam kantong tepung," demikian pernyataan resmi yang dirilis dikutip dari Middle East Eye.
Pihaknya juga memperingatkan ada kemungkinan bahwa sebagian dari zat narkotika ini sengaja digiling atau dilarutkan ke dalam tepung itu sendiri.
Oxycodone diketahui sebagai obat penghilang rasa sakit kategori berat yang umumnya diberikan kepada pasien kanker atau penderita nyeri kronis. Namun, obat ini memiliki tingkat adiksi tinggi dan efek samping yang berbahaya, termasuk gangguan pernapasan hingga halusinasi.
Temuan ini pertama kali ramai diperbincangkan di media sosial, setelah sejumlah warga Gaza mengunggah foto-foto yang menunjukkan keberadaan pil tersebut dalam bantuan makanan.
Seorang apoteker Palestina, Omar Hamad, menyebut insiden ini sebagai bentuk paling keji dari genosida. Sementara itu, Khalil Mazen Abu Nada, seorang dokter di Gaza, dalam unggahan Facebook-nya menyebut peredaran obat tersebut sebagai upaya penghancuran kesadaran sosial masyarakat.
Kantor Media Pemerintah Gaza menuding Israel bertanggung jawab penuh atas apa yang mereka sebut sebagai kejahatan penyebaran kecanduan dan penghancuran tatanan sosial Palestina dari dalam. Mereka juga menuding militer Israel telah memanfaatkan blokade terhadap Gaza untuk menyelundupkan zat-zat berbahaya tersebut dengan kedok bantuan kemanusiaan.
Lembaga kemanusiaan yang menjadi sorotan dalam kasus ini adalah Gaza Humanitarian Foundation (GHF), organisasi kontroversial yang disebut-sebut berbasis di Amerika Serikat dan Israel. GHF sebelumnya mendapat kecaman dari berbagai organisasi hak asasi manusia terkait dugaan kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam operasinya di Gaza.
Baca juga : Pil Narkotik dalam Bantuan Gaza, Pemerintah Bentuk Lain Genosida
Bahkan, pada Rabu lalu, sebanyak 15 organisasi HAM dan lembaga hukum internasional menyerukan agar GHF dihentikan operasinya. Mereka menilai kegiatan GHF merusak peran lembaga kemanusiaan internasional dan diduga berkontribusi terhadap upaya pengusiran paksa warga Palestina, yang dinilai dapat masuk dalam kategori pelanggaran hukum internasional, termasuk kejahatan perang dan genosida.
Dalam sebulan terakhir sejak GHF beroperasi di Gaza, otoritas kesehatan setempat melaporkan sedikitnya 516 warga Palestina tewas akibat tembakan pasukan Israel di sekitar lokasi distribusi bantuan. Media Israel, Haaretz, pada Jumat kemarin juga melaporkan pengakuan sejumlah tentara Israel yang menyebut mereka secara langsung menembak warga Palestina tak bersenjata di titik distribusi bantuan yang dikelola GHF. (I-2)
Donald Trump umumkan Dewan Perdamaian (BoP) siapkan US$5 miliar atau Rp84 triliun dan pasukan stabilisasi untuk rekonstruksi Gaza. Cek detail rencana besarnya.
PALESTINA menyambut baik resolusi Majelis Umum Perserikatan Banga Bangsa (PBB) yang menuntut Israel mengakhiri pembatasan terhadap pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.
SKY News melihat beberapa gudang di ibu kota Yordania, Amman, penuh dengan bantuan penting yang dialokasikan untuk Jalur Gaza, Palestina.
Bantuan kemanusiaan Indonesia untuk warga Gaza kembali digulirkan. Sebanyak 189,7 ton dukungan yang terdiri atas gandum, paket pangan, hingga tenda darurat
Hamas menilai putusan ICJ tentang bantuan Gaza menegaskan Israel melakukan genosida dengan metode kelaparan.
PROPOSAL gencatan senjata Jalur Gaza, Palestina, disetujui Hamas. Para mediator menunggu tanggapan Israel atas rencana gencatan senjata tersebut.
Perang total yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran memasuki hari ketiga dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang kian mengerikan.
AS instruksikan warga dan personel misi berlindung di Irak akibat ancaman milisi pro-Iran. Ketegangan meningkat di Libanon, Israel serang target Hizbullah di Beirut.
Kepala Staf Gabungan Angkatan Udara AS Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bertujuan melindungi diri dan mitra regional, mencegah proyeksi kekuatan Iran.
Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bukan misi semalam dan memperkirakan kerugian tambahan bagi pasukan AS.
ANGGOTA Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi serangan antara Amerika Serikat (AS), Israel dan Iran.
Tentara Israel mengumumkan pembunuhan Hussein Makled, kepala intelijen Hizbullah, di Beirut. Militer AS melaporkan anggota keempat tewas akibat luka-luka dalam operasi melawan Iran
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved