Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa serangan terhadap Iran akan terus berlanjut hingga program nuklir dan rudal balistik Teheran benar-benar dihancurkan.
Israel mengeklaim telah melumpuhkan sistem pertahanan udara Iran dan kini memiliki keleluasaan untuk menyerang target di seluruh wilayah negara tersebut.
Dalam beberapa hari terakhir, serangan udara Israel telah diarahkan ke berbagai fasilitas program nuklir Iran.
Namun, target utama seperti fasilitas pengayaan uranium Fordo, yang terletak jauh di bawah permukaan tanah, masih belum berhasil dihancurkan.
Untuk menghancurkan situs Fordo, diperlukan GBU-57 Massive Ordnance Penetrator, bom penghancur bunker berbobot 30.000 pon yang dirancang untuk menembus struktur bawah tanah sebelum meledak.
Persenjataan jenis ini saat ini hanya dapat diluncurkan menggunakan pesawat pengebom siluman B-2 milik Amerika Serikat, yang tidak dimiliki oleh Israel.
Seorang pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa Presiden Donald Trump dan Netanyahu telah melakukan percakapan via telepon pada Selasa (17/6) untuk membahas situasi yang terus berkembang.
Di sisi lain, pertahanan udara Israel mulai menunjukkan tanda-tanda kewalahan menghadapi serangan balasan dari Iran.
Beberapa rudal Teheran dilaporkan berhasil menembus sistem pertahanan dan menyebabkan kerusakan serta korban jiwa di sejumlah wilayah termasuk Tel Aviv dan Haifa.
Namun, Netanyahu menegaskan bahwa serangan Iran tidak akan menghentikan langkah militer Israel.
Dia bersikeras bahwa operasi akan terus berjalan sampai Iran menghentikan pengembangan teknologi nuklirnya dan melemahkan kekuasaan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang disebutnya sebagai penghalang utama upaya diplomatik Israel di kawasan Timur Tengah.
"Kita akan melihat Timur Tengah yang berbeda, realitas yang belum pernah kita lihat," kata Netanyahu seperti dilanair CNBC News, Rabu (18/6).
Dia menyatakan bahwa konflik ini justru membuka peluang lebih besar bagi Israel untuk mempererat hubungan dengan negara-negara Arab.
Netanyahu menambahkan bahwa perang melawan Iran dapat mendorong perluasan Perjanjian Abraham, yakni normalisasi hubungan diplomatik antara Israel dan beberapa negara Arab.
"Dunia Arab telah terbuka terhadap kita," katanya optimis. "Dan ancaman yang kita hadapi sekarang adalah Iran. Pilihannya hanya kita atau mereka," pungkasnya. (I-2)
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Angkatan Bersenjata Iran yang telah melancarkan serangan militer terhadap Israel
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menyerah kepada siapapun, terutama Amerika Serikat, terkait konflik dengan Israel.
Kemenlu RI menyatakan bahwa instalasi nuklir di Iran tidak dapat diserang dalam keadaan apa pun karena dapat membahayakan keselamatan manusia dan merusak lingkungan hidup.
IRAN menanggapi pernyataan seorang pejabat Uni Eropa (UE) yang menyerukan agar perang Iran-Israel dihentikan tetapi tidak mengecam Israel yang memulai konflik tersebut.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengeluarkan pernyataan keras di platform X. "Demi Haidar yang mulia, pertempuran dimulai."
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengakui ribuan orang tewas dalam aksi protes anti-pemerintah. Ia menuding campur tangan AS dan Donald Trump sebagai pemicu kekerasan.
Presiden Iran Pezeshkian mengeklaim AS & Israel adalah dalang kerusuhan.
Otoritas Iran mengeklaim telah menahan 3.000 orang. Di sisi lain, David Barnea (Mossad) bertemu utusan Donald Trump bahas serangan militer.
Situasi di berbagai kota besar Iran dilaporkan sunyi senyap menyusul tindakan keras mematikan dari otoritas keamanan setempat yang berhasil meredam gelombang protes besar.
Gelombang protes yang mengguncang Iran sejak akhir Desember mencatatkan rekor kelam sebagai kerusuhan paling mematikan dalam sejarah pemerintahan negara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved