Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengutuk keras serangan Israel terhadap salah satu fasilitas gas utama Iran yang terletak di pesisir Teluk Persia. Dalam pernyataannya pada Minggu, Araghchi menyebut serangan tersebut sebagai langkah strategis yang disengaja untuk memperluas konflik di luar wilayah Iran.
“Menyeret konflik ke kawasan Teluk Persia adalah kesalahan strategis besar, kemungkinan besar dilakukan dengan sengaja untuk memperluas perang melampaui batas teritorial Iran,” ujarnya dalam pertemuan bersama para diplomat asing, dikutip dari AFP. Minggu (15/6).
Fasilitas yang menjadi target adalah bagian dari proyek South Pars, ladang gas alam terbesar di dunia yang terletak di wilayah lepas pantai Provinsi Bushehr, Iran bagian selatan. South Pars menyuplai sekitar 70 persen kebutuhan gas domestik Iran, menjadikannya tulang punggung energi nasional.
Ladang gas raksasa ini berbagi tapak dengan Qatar—yang menyebut sisi mereka sebagai North Dome—dan telah dikembangkan oleh Iran sejak akhir 1990-an.
Pada Sabtu, media lokal melaporkan terjadinya ledakan besar dan kebakaran di salah satu fasilitas di South Pars Fase 14, yang diduga kuat disebabkan oleh serangan drone militer Israel.
Araghchi menggambarkan serangan ini sebagai tindakan yang “sangat berbahaya”, dan memperingatkan bahwa eskalasi militer di wilayah Teluk bisa melibatkan negara-negara lain di kawasan, bahkan berpotensi memicu konflik global.
Serangan terhadap South Pars hanya berselang satu hari setelah Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran. Serangan tersebut menewaskan sejumlah komandan militer senior dan ilmuwan nuklir, serta menghantam berbagai instalasi militer, fasilitas nuklir, hingga kawasan permukiman.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan rentetan serangan rudal mematikan ke wilayah Israel. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 10 warga Israel pada Minggu dini hari dan melukai puluhan lainnya. (Z-10)
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengakui ribuan orang tewas dalam aksi protes anti-pemerintah. Ia menuding campur tangan AS dan Donald Trump sebagai pemicu kekerasan.
Presiden Iran Pezeshkian mengeklaim AS & Israel adalah dalang kerusuhan.
Otoritas Iran mengeklaim telah menahan 3.000 orang. Di sisi lain, David Barnea (Mossad) bertemu utusan Donald Trump bahas serangan militer.
Situasi di berbagai kota besar Iran dilaporkan sunyi senyap menyusul tindakan keras mematikan dari otoritas keamanan setempat yang berhasil meredam gelombang protes besar.
Gelombang protes yang mengguncang Iran sejak akhir Desember mencatatkan rekor kelam sebagai kerusuhan paling mematikan dalam sejarah pemerintahan negara tersebut.
Reza Pahlavi menyatakan keyakinannya bahwa keruntuhan Republik Islam Iran hanyalah masalah waktu.
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (14/1) bahwa ia diberi tahu bahwa pembunuhan para demonstran di Iran telah dihentikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved