Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PEJABAT militer Israel mengatakan tidak ada pembatasan untuk mengebom rumah-rumah di Jalur Gaza, Palestina. Ini ditegaskan setelah beberapa hari saluran TV sayap kanan terkemuka mengeklaim bahwa penasihat hukum militer negara itu mencegah serangan udara terhadap suatu gedung--tempat empat tentara kemudian tewas--karena risiko membunuh warga sipil Palestina.
Dalam beberapa jam setelah kematian tersebut, Channel 14 Israel, jaringan sayap kanan yang disukai oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, mengeklaim bahwa advokat militer Israel bertanggung jawab atas kematian tersebut.
Saluran tersebut, yang berulang kali menggambarkan warga Palestina di Gaza sebagai 'binatang' yang harus dimusnahkan, melaporkan bahwa militer telah mengirim tentara ke dalam gedung tersebut daripada menargetkannya dengan serangan udara. Ini karena Advokat Militer Yifat Tomer-Yerushalmi telah mengubah protokol tentara untuk melarang serangan terhadap bangunan tersebut.
Dalam laporan yang disiarkan di televisi, Noam Amir dari Channel 14 berbicara dengan seorang perwira senior Israel yang mengeklaim bahwa bangunan tersebut telah ditetapkan sebagai kompleks Hamas. Akan tetapi Tomer-Yerushalmi mencegah angkatan udara negara itu mengebom bangunan tersebut karena risiko kerusakan tambahan (collateral damage).
Tentara Israel cenderung menggunakan istilah kerusakan tambahan saat merujuk pada warga sipil Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel karena berada di tempat yang salah pada waktu yang salah.
Menyusul laporan tersebut, kepala staf tentara Israel, Eyal Zamir, melancarkan serangan pedas terhadap Channel 14. Ia mengatakan bahwa ia menolak "serangan palsu, berulang, dan tidak berdasar mengenai perilaku advokat jenderal militer."
"Tidak ada arahan dari advokat jenderal militer untuk tidak menyerang bangunan yang runtuh dan menyebabkan kematian empat tentara di Khan Younis pada Jumat (6/6)," katanya.
"Klaim yang dibuat dalam konteks ini salah, jahat, dan sama sekali tidak berdasar."
Ia menambahkan bahwa pasukan Israel yang beroperasi di Gaza memiliki kebebasan operasional penuh untuk menghilangkan ancaman. (MEE/I-2)
Kepala UNDP Alexander De Croo memperingatkan pembersihan 61 juta ton reruntuhan Gaza butuh 7 tahun. Sekitar 90% warga hidup di kondisi ekstrem dan berbahaya.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Menlu Palestina Varsen Shaheen di Munich tegaskan perdamaian mustahil jika Israel terus langgar hukum internasional dan aneksasi wilayah. Simak laporannya.
Donald Trump umumkan Dewan Perdamaian (BoP) siapkan US$5 miliar atau Rp84 triliun dan pasukan stabilisasi untuk rekonstruksi Gaza. Cek detail rencana besarnya.
Update terbaru Gaza hari ini: 11 warga tewas akibat serangan udara Israel di Jabalia dan Khan Yunis. Cek detail pelanggaran Garis Kuning dan data korban terbaru.
PBNU mendukung Presiden Prabowo menghadiri KTT Board of Peace di AS untuk solusi Gaza. Gus Ulil sebut ini langkah diplomasi realistis meski menuai kritik.
Kepala UNDP Alexander De Croo memperingatkan pembersihan 61 juta ton reruntuhan Gaza butuh 7 tahun. Sekitar 90% warga hidup di kondisi ekstrem dan berbahaya.
Perjuangan untuk Palestina tidak hanya dilakukan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui doa, edukasi, dan penyadaran masyarakat.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Menlu Sugiono bertemu Sekjen PBB António Guterres di New York, bahas Palestina, Board of Peace, dan partisipasi Presiden Prabowo Subianto.
Menlu Sugiono bertemu Wakil Palestina di PBB, bahas Solusi Dua Negara, Board of Peace, dan kesiapan Indonesia kirim pasukan perdamaian ke Gaza.
Pengamat militer Khairul Fahmi menilai kehadiran Indonesia di Board of Peace dan rencana 8.000 TNI ke Gaza krusial cegah dominasi politik Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved