Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Rusia, Senin (26/5), menanggapi pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait serangan udara Rusia ke Ukraina, dengan menyebut komentar Trump sebagai bentuk dari beban emosional.
Sebelumnya, Trump menulis di platform media sosial miliknya, Truth Social bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah menjadi "sangat gila" setelah Rusia melancarkan serangan udara selama tiga malam berturut-turut terhadap Ukraina.
"Saya selalu mengatakan bahwa dia menginginkan seluruh Ukraina, bukan hanya sebagian saja, dan mungkin itu terbukti benar, tetapi jika dia melakukannya, itu akan menyebabkan jatuhnya Rusia!" tulis Trump dalam unggahannya seperti dilansir Anadolu, Senin (26/5)
Dalam pernyataan terpisah kepada wartawan di bandara Morristown, New Jersey, Trump juga mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap tindakan Putin.
"Saya tidak senang dengan apa yang dilakukan Putin," sebutnya.
"Saya tidak tahu apa yang salah dengannya. Apa yang sebenarnya terjadi padanya? Benar, kan? Dia membunuh banyak orang. Saya tidak senang dengan itu," tambahnya.
Keamanan Nasional
Menanggapi pernyataan tersebut, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan bahwa komentar Trump merupakan respons emosional terhadap situasi yang berkembang.
"Tentu saja, ini adalah momen yang sangat penting, yang tentu saja terkait dengan beban emosional semua orang, dan dengan reaksi emosional," ujar Peskov kepada wartawan di Moskow.
Dia menegaskan bahwa Presiden Putin terus memantau situasi dan mengambil keputusan yang diperlukan untuk memastikan keamanan negara.
Negosiasi
Peskov juga menyinggung dimulainya kembali pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina sebagai langkah penting. Dia menyatakan bahwa Amerika Serikat telah memainkan peran besar dalam memfasilitasi proses tersebut.
"Dan kami sungguh berterima kasih kepada rakyat Amerika dan secara pribadi kepada Presiden Trump atas bantuan mereka dalam menyelenggarakan peluncuran proses negosiasi ini," ucapnya.
Putaran pertama perundingan tersebut, yang berlangsung di Istanbul dan difasilitasi oleh Turki disebut menghasilkan kesepakatan awal terkait pertukaran tahanan besar-besaran antara kedua pihak.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Turki karena telah mengadakan putaran pertama, dan pekerjaan terus berlanjut pada draf mengenai kemungkinan kesepakatan damai," tambah Peskov.
Pertemuan pada 16 Mei lalu disepakati untuk dilanjutkan dengan putaran berikutnya, termasuk pembahasan mengenai gencatan senjata.
Dalam kesepakatan awal tersebut, kedua pihak telah menyetujui pertukaran tahanan dalam skala besar, dengan masing-masing menyerahkan 1.000 orang.
Tembak Jatuh Drone dan Rudal
Di tengah perkembangan diplomatik tersebut, Angkatan Udara Ukraina pada Senin (26/5) pagi mengklaim telah menjatuhkan 288 dari total 355 drone serta sembilan rudal jelajah Kh-101 yang diluncurkan oleh Rusia dalam serangan malam hari.
Situasi ini menunjukkan bahwa konflik masih berlangsung sengit di lapangan, meskipun ada sinyal untuk melanjutkan jalur negosiasi guna mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari dua tahun. (H-4)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
NATO kerahkan jet tempur setelah Rusia lancarkan serangan ke Ukraina menggunakan ratusan drone dan rudal.
Kantor Delegasi Uni Eropa dan British Council turut alami kerusakan akibat serangan Rusia ke distrik Darnytskyi, Kyiv timur, Rabu (28/8).
Serangan udara Rusia di Ukraina menewaskan sedikitnya 25 orang. Presiden AS Donald Trump beri Rusia tenggat hingga 8 Agustus setujui gencatan senjata.
Rusia luncurkan lebih dari 400 drone dan satu rudal jarak jauh ke empat wilayah di Ukraina.
SERANGAN intensif Rusia ke kota-kota Ukraina, termasuk Kyiv, berlangsung dengan ratusan rudal balistik. Presiden AS Donald Trump mengirimkan tambahan pertahanan udara ke Ukraina
Presiden Donald Trump didesak untuk mengambil langkah tegas terhadap Rusia dengan menjatuhkan sanksi, menyusul serangan terbaru negara tersebut ke Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved