Headline

Istana minta Polri jaga situasi kondusif.

Kantor Delegasi Uni Eropa Ikut Rusak dalam Serangan Terburuk Rusia di Kyiv

Thalatie K Yani
29/8/2025 10:27
Kantor Delegasi Uni Eropa Ikut Rusak dalam Serangan Terburuk Rusia di Kyiv
Serangan Rusia ke Ukraina(Media Sosial X)

SERANGAN udara Rusia yang mengguncang distrik Darnytskyi, Kyiv timur, Rabu (28/8), ternyata juga merusak kantor Delegasi Uni Eropa dan British Council yang berada di kawasan tersebut. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyebut dua rudal jatuh hanya berjarak 50 meter dari kantor perwakilan Uni Eropa dalam selang waktu 20 detik. Ia menegaskan serangan ini “pengingat suram bahwa Rusia tidak akan berhenti meneror Ukraina, bahkan dengan menargetkan misi diplomatik.”

Menurut militer Ukraina, Rusia melancarkan hampir 600 drone serta lebih dari 30 rudal balistik dan jelajah dalam serangan itu, gelombang terbesar sepanjang bulan ini.

Serangan memicu kecaman internasional. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menuding Presiden Vladimir Putin “merusak harapan perdamaian,” sementara Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas menyebut aksi itu sebagai “pilihan sadar untuk meningkatkan eskalasi.” Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan Kremlin lebih memilih “rudal daripada meja perundingan” dan menyerukan paket sanksi baru terhadap Moskow.

Kanselir Jerman Friedrich Merz menilai Rusia kembali menunjukkan “wajah aslinya,” sementara Dewan Eropa menyatakan “ngeri” melihat serangan yang turut menghantam kantor diplomatik. Uni Eropa dan Inggris telah memanggil perwakilan diplomatik Rusia sebagai bentuk protes resmi.

Selain menewaskan warga sipil, Rusia juga mengklaim berhasil menghantam kapal pengintai Ukraina di Sungai Danube, menewaskan satu awak dan melukai beberapa lainnya.

Paket Sanksi

Di tengah eskalasi, von der Leyen mengumumkan Uni Eropa tengah menyiapkan paket sanksi ke-19 terhadap Rusia. Ia juga dijadwalkan mengunjungi tujuh negara anggota yang berbatasan dengan Rusia dan Belarus, termasuk Latvia, Finlandia, Estonia, Polandia, dan Lituania, dalam beberapa hari mendatang.

Zelensky menegaskan bahwa serangan ini adalah jawaban Rusia terhadap seruan internasional untuk gencatan senjata. Ia juga menyatakan akan membahas jaminan keamanan baru bersama delegasi Amerika Serikat dalam pertemuan di New York pada Jumat mendatang. (BBC/Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya