Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara akhirnya mengonfirmasi mengirimkan pasukan untuk bertempur bersama Rusia melawan Ukraina. Dalam sebuah laporan dari kantor berita negara KCNA, militer Pyongyang mengklaim tentara mereka membantu pasukan Rusia untuk "sepenuhnya pemimpin Kim Jong Un.
Ini terjadi hanya beberapa hari setelah Kepala Staf Rusia Valery Gerasimov memuji "kepahlawanan" pasukan Korea Utara selama kontra-serangan Rusia, yang merupakan pertama kalinya Moskow secara terbuka mengakui keterlibatan mereka.
Dia juga mengklaim Moskow telah merebut kembali kendali penuh atas wilayah Kursk barat negara itu, klaim yang dibantah Ukraina. Intelijen Korea Selatan dan Barat telah lama melaporkan Pyongyang mengirimkan ribuan pasukan ke Kursk tahun lalu.
Keputusan untuk mengerahkan pasukan tersebut sesuai dengan perjanjian pertahanan bersama antara Pyongyang dan Moskow, kata KCNA.
"Para pejuang yang berjuang untuk keadilan adalah pahlawan dan wakil kehormatan tanah air," kata Kim menurut KCNA.
Korea Utara dan Rusia menunjukkan "aliansi dan persaudaraan" mereka di Kursk, menambahkan bahwa "persahabatan yang dibuktikan dengan darah" akan sangat berkontribusi dalam memperluas hubungan mereka "dalam segala hal."
KCNA tidak menyebutkan apa yang akan terjadi pada pasukan Korea Utara setelah misi mereka di Kursk berakhir.
Laporan tentang pengerahan pasukan Korea Utara muncul pada bulan Oktober, setelah semakin eratnya hubungan bilateral antara Kim dan Putin. Ini termasuk penandatanganan kesepakatan di mana kedua pemimpin, Vladimir Putin dari Rusia dan Kim, sepakat untuk saling mendukung jika salah satu negara menghadapi "agresi."
Pada Januari, pejabat Barat mengatakan kepada BBC mereka mempercayai setidaknya 1.000 dari 11.000 pasukan yang dikirim dari Korea Utara telah tewas dalam waktu tiga bulan.
Pasukan Korea Utara, yang dilaporkan berasal dari unit "elit" bernama Storm Corps, dikatakan tidak siap menghadapi kenyataan peperangan modern.
"Ini adalah pasukan yang hampir tidak terlatih yang dipimpin oleh perwira Rusia yang mereka tidak mengerti," kata mantan komandan tank Angkatan Darat Inggris, Kolonel Hamish de Bretton-Gordon, awal tahun ini.
Meskipun demikian, komandan militer Ukraina, Jenderal Oleksandr Syrskyi, sebelumnya juga memperingatkan bahwa pasukan Korea Utara menimbulkan masalah signifikan bagi para pejuang Ukraina di garis depan.
"Mereka sangat banyak. 11.000-12.000 tentara yang sangat termotivasi dan terlatih yang melakukan aksi ofensif. Mereka beroperasi berdasarkan taktik Soviet. Mereka mengandalkan jumlah mereka," kata jenderal tersebut kepada program berita TSN Tyzhden Ukraina. (BBC/Z-2)
PM Keir Starmer dan Presiden Macron menandatangani kesepakatan penempatan pasukan dan pembangunan pusat militer di Ukraina pasca-gencatan senjata dengan Rusia.
Ketegangan baru pecah setelah Rusia menuduh Ukraina menyerang kediaman Putin dengan 91 drone. Zelensky membantah dan sebut Moskow ingin sabotase perdamaian.
Utusan AS Steve Witkoff bertemu dengan perwakilan Rusia dan Ukraina di Florida guna mematangkan 20 poin rencana damai Donald Trump untuk mengakhiri perang.
Pemimpin Uni Eropa berkumpul di Brussels untuk memutuskan penggunaan aset Rusia yang dibekukan guna mendanai Ukraina. Simak rincian rencana dan tantangan hukumnya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkap AS mengusulkan penarikan Ukraina dari sebagian Donetsk dan pembentukan zona ekonomi khusus.
Ukraina mengajukan respons atas proposal perdamaian AS di tengah percepatan negosiasi dengan Rusia.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved