Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut usulan ambil alih Gaza oleh Presiden AS Donald Trump sebagai kesempatan bersejarah untuk mengamankan masa depan negara tersebut. Netanyahu mengklaim bahwa menggusur warga Gaza adalah satu-satunya solusi yang layak saat ini.
Presiden AS Donald Trump telah berulang kali menyerukan pengambilalihan Gaza dan pemukiman kembali penduduknya untuk mengembangkan apa yang disebutnya "Riviera Timur Tengah."
Gagasan tersebut telah ditolak oleh dunia Arab dan banyak negara lain, yang mengatakan bahwa hal itu sama saja dengan pembersihan etnis.
Dalam rapat Kabinet, Netanyahu mengomentari pengangkatan Eyal Zamir sebagai kepala staf militer baru Israel. "Kita memiliki kesempatan untuk perubahan bersejarah yang menjamin masa depan Israel," tulis harian Yedioth Ahronoth melaporkan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Pada hari Minggu, Kabinet Israel memberikan suara untuk mengonfirmasi bahwa Mayor Jenderal Eyal Zamir adalah kepala staf angkatan darat Israel berikutnya.
Zamir digantikan oleh Herzi Halevi, yang mengundurkan diri pada bulan Januari menyusul kegagalan Israel mencegah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Netanyahu memuji pendekatan militer agresif Zamir. Zamir akan menduduki jabatannya pada awal Maret. “Saya mencari kepala staf dengan pola pikir ofensif, dan saya mendapatkannya. Israel membutuhkan pemimpin seperti dia untuk menang," sebutnya.
Netanyahu mengklaim bahwa Israel tengah berupaya untuk mengusir warga Palestina dari zona konflik Gaza, dan menegaskan bahwa rencana Trump adalah satu-satunya rencana yang menurutnya akan berhasil.
Menurutnya, visi Trump untuk menggusur sejumlah besar warga Palestina dan mengubah Gaza menjadi "Riviera Timur Tengah" tidaklah mengejutkan mengingat kedua belah pihak telah membahasnya sebelum pengumumannya. Ia menggambarkan rencana tersebut sebagai perubahan signifikan bagi Israel.
Beralih ke perkembangan regional, Netanyahu membahas perubahan lanskap politik Suriah, dia mengklaim bahwa penggulingan Presiden Suriah Bashar al-Assad pada 8 Desember tidak menguntungkan Israel.
“Kami tidak menerima bunga setelah rezim Bashar al-Assad jatuh, tetapi kami tidak mengizinkan wilayah Suriah digunakan melawan kami,” kata Netanyahu.
Bashar Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia pada 8 Desember, mengakhiri rezim Partai Baath, yang telah berkuasa sejak 1963.
Keesokan harinya, Ahmed Al-Sharaa, pemimpin pemerintahan baru Suriah, yang ditunjuk pada 29 Januari sebagai presiden, menugaskan Mohammed Al-Bashir untuk membentuk pemerintahan guna mengawasi masa transisi Suriah. (H-3)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, melakukan pertemuan di Kairo, Mesir pada Ahad (8/2).
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak merespons perihal rencana pengiriman pasukan perdamaian menyusul bergabungnya Indonesia dalam BoP.
Keikutsertaan Indonesia diĀ Board of PeaceĀ berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
PADA 3 Februari, Presiden RI Prabowo Subianto mengadakan pertemuan tertutup dengan spektrum organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Negara.
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Citra satelit ungkap militer Israel buldoser Pemakaman Perang Gaza. Makam tentara Sekutu PD I & II hancur, memicu kecaman atas penodaan situs bersejarah militer.
Mantan Menhan Yoav Gallant sebut PM Netanyahu pembohong dan manipulator narasi kegagalan 7 Oktober demi selamatkan diri dari tanggung jawab politik.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
SUATU dokumen FBI pada 2020 yang termasuk dalam berkas Epstein menuduh bahwa miliarder paedofil Jeffrey Epstein dilatih sebagai mata-mata di bawah mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak.
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved