Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI ahli bedah ortopedi yang terkenal di Gaza, Palestina, Dr Adnan Al-Bursh menghabiskan sebagian besar karirnya untuk menangani anggota tubuh yang patah. Itu telah terjadi jauh sebelum dimulainya serangan Israel ke Gaza, Oktober 2023.
Sebuah foto Adnan yang berada di ruang operasi dengan berlumuran darah, viral pada 2018. Pekerjaan Adnan kian bertambah setelah perang meletus.
Luka-luka yang diderita warga Gaza, dalam derajat yang makin mengerikan. Adnan pun bukan hanya bekerja di ruang operasi.
Foto-foto yang tersimpan di ponselnya menunjukkan dia berdiri di dalam lubang, mengayunkan sekop bermata tumpul saat Rumah Sakit Al Shifa mengalami krisis. Rumah sakit kehabisan bahan bakar, makanan, dan obat pereda nyeri, serta tidak ada lagi tempat untuk menyimpan mayat. Dengan mengenakan pakaian rumah sakit, Adnan dan rekan-rekannya menggali kuburan massal saat suara ledakan terdengar di balik dinding rumah sakit.
Segera setelah pecahnya konflik, dokter bedah ini, bersama dengan istrinya, Yasmin, menyadari bahwa dunia mereka telah berubah selamanya. "Adnan dibutuhkan setiap kali ada perang," kata Yasmin melansir Sky News, Sabtu (16/11). "Jadi, saya mengatakan kepadanya, 'bersiap-siaplah, akan ada banyak operasi, mereka akan membutuhkan bantuanmu'. Dia pergi ke rumah sakit untuk menerima orang-orang yang terluka dan tinggal selama 24 jam. Dia tidak berhenti."
Adnan tewas di penjara Israel pada bulan Mei lalu. Kamis (15/11) sebuah laporan muncul tentang kondisi terakhir sang dokter yang begitu menyedihkan.
Adnan yang ditahan di penjara Ofer di wilayah Tepi Barat, tewas setelah disiksa dengan keji. Ia tidak mengenakan pakaian dari pinggang ke bawah dan dibiarkan kesakitan sampai meninggal di halaman penjara.
Yasmin mengenang Adnan sebagai sosok yang penuh dedikasi. Setelah menghabiskan hampir seharian di ruang operasi, Adnan tidur di ruang staf pada malam hari. Ia juga membuat semacam buku harian dengan ponselnya, mendokumentasikan adegan-adegan yang semakin menyedihkan yang terjadi di sekelilingnya. "Meskipun menderita, kami tetap tabah," kata Adnan dalam rekaman itu.
Israel mengatakan bahwa fondasi Al-Shifa dipenuhi terowongan tempat Hamas mengoperasikan 'pusat komando dan kontrol', sesuatu yang dibantah oleh Hamas.
Ketika pasukan Israel bergerak maju menuju fasilitas tersebut, Adnan merekam suasana di dalamnya. Video lain yang ditemukan di telepon genggamnya menunjukkan seorang kolega di ruang staf yang mengenang kembali percakapan yang menyakitkan dengan istrinya. "Saya ingat dia hanya meminta satu hal kepada saya, menurut anda apa itu? Permintaan itu adalah 'biarkan aku melihatmu tersenyum'," katanya. "Tersenyum. Itu adalah hal pertama yang ingin saya lakukan setelah perang ini, jika Tuhan menyelamatkan kita."
Pada pertengahan November, Al-Shifa dikepung oleh pasukan Israel. Seminggu kemudian, para pasien, staf, dan sekitar 50.000 warga yang terlantar yang berlindung di kompleks tersebut diperintahkan untuk mengungsi. Adnan menangkap pemandangan barisan panjang orang-orang yang berjalan menuju Gaza selatan.
Namun, dokter bedah itu tidak mengikuti mereka. Ia justru pergi ke arah timur laut menuju fasilitas lain, Rumah Sakit Indonesia, yang masih beroperasi di Gaza utara. Apa yang ia temukan saat tiba di sana membuatnya terkejut.
"Saya terkejut dengan besarnya bencana di sini," katanya. "Ada orang-orang terluka yang telah menunggu operasi selama lebih dari sepuluh hari. Luka-luka (mereka) sangat terinfeksi."
Pada tanggal 20 November 2023, Rumah Sakit Indonesia dikepung oleh tank-tank Israel dan pada malam harinya, proyektil-proyektil ditembakkan ke lantai dua. Setidaknya 12 orang tewas. Adnan selamat dengan luka ringan, namun pintu masuk depan fasilitas tersebut hancur berantakan. "Kehancuran terjadi di mana-mana," katanya. Juru bicara IDF membantah bahwa pasukan Israel bertanggung jawab.
Pada awal Desember 2023, Adnan pindah ke sebuah rumah sakit kecil, juga di utara, yang disebut Al-Awda. Serangkaian foto yang diposting di halaman media sosial rumah sakit, menunjukkan dia sedang memeriksa pasien dengan kelelahan yang terukir di wajahnya. Ini adalah foto-foto terakhir yang diketahui diambil dari dokter bedah tersebut.
Militer Israel mengepung rumah sakit pada tanggal 5 Desember, dan para staf khawatir dengan apa yang akan dilakukan oleh para tentara. Adnan bekerja di Al-Awda bersama seorang teman dan koleganya, Dr Mohammad Obeid. Akhirnya, direktur rumah sakit mengatakan kepada mereka bahwa mereka harus meninggalkan gedung.
"(Direktur) mengatakan kepada kami bahwa (tentara Israel) memiliki data lengkap semua pria berusia antara 14 dan 65 tahun di rumah sakit Awda," kata Obeid. "Mereka mengatakan kepadanya bahwa jika semua laki-laki tidak turun mereka akan menghancurkan Rumah Sakit Awda dengan semua perempuan dan anak-anak di dalamnya." (M-1)
Indonesia siapkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, tunjukkan komitmen misi perdamaian.
PEMERINTAH berencana mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza, Palestina untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF). Keputusan itu dinilai sarat risiko
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, melakukan pertemuan di Kairo, Mesir pada Ahad (8/2).
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak merespons perihal rencana pengiriman pasukan perdamaian menyusul bergabungnya Indonesia dalam BoP.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
PADA 3 Februari, Presiden RI Prabowo Subianto mengadakan pertemuan tertutup dengan spektrum organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Negara.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved