Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA sebulan terakhir, Gaza Utara berada dalam pengepungan operasi darat militer Israel yang brutal. Warga menjadi sangat kelaparan, sementara dunia hanya menyaksikan dan tidak berbuat apa-apa untuk menghentikan kekejaman itu.
Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mendesak masyarakat internasional bertindak karena kekejaman yang dialami warga Gaza tidak bisa diabaikan begitu saja. Hal itu disampaikan Dujarric mengutip pesan Penjabat Wakil Sekretaris Jenderal Urusan Kemanusiaan PBB, Joyce Msuya.
"Operasi darat militer Israel telah membuat warga Palestina tidak memiliki kebutuhan pokok untuk bertahan hidup, memaksa mereka berkali-kali melarikan diri demi keselamatan, dan (operasi itu) memutuskan jalur pelarian serta pasokan mereka," kata Dujarric dalam konferensi pers, kemarin.
Ia menambahkan, 1.000 rumah warga Palestina di Yerusalem Timur dan di Tepi Barat telah dihancurkan "Akibatnya, lebih dari 1.100 orang terlantar dengan 40% di antaranya berasal dari Yerusalem Timur," imbuh Dujarric
Sejak dimulainya perang di Gaza pada 7 Oktober 2023, tentara Israel secara rutin menyerang Tepi Barat. Kementerian Kesehatan Palestina mencatat setidaknya 777 warga Palestina tewas dan lebih dari 6.300 lainnya terluka akibat tembakan militer Israel di wilayah tersebut.
Tidak hanya itu, warga Palestina juga diserang dengan kejam oleh pemukim ilegal Israel. Padahal, Mahkamah Internasional pada Juli lalu sudah menyatakan pendudukan Israel selama puluhan tahun terhadap tanah Palestina adalah ilegal. Mahkamah juga menuntut dilakukannya evakuasi semua pemukiman yang ada di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Di sisi lain, Kepala Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini memperingatkan jutaan orang Palestina akan terjerumus ke dalam kekacauan. Negara-negara anggota PBB didesak mengintervensi penerapan undang-undang yang melarang UNRWA beroperasi.
"Tanpa campur tangan negara-negara anggota, UNRWA akan runtuh, membawa jutaan orang Palestina ke dalam kekacauan," kata Lazzarini kepada Majelis Umum PBB sebagaimana dilaporkan IRNA.
Majelis Umum PBB mengadakan pertemuan di New York pada Rabu (6/11) waktu setempat, lebih dari seminggu setelah parlemen Israel, Knesset, pada 29 Oktober menyetujui dua undang-undang (UU) yang akan mulai berlaku 90 hari setelah disetujui.
Kedua UU itu melarang UNRWA beroperasi di wilayah yang dikuasai Israel dan membatasi keras kegiatannya di Tepi Barat yang diduduki serta Jalur Gaza yang terkepung.
"Sejak dimulainya perang di Gaza, pejabat Israel menggambarkan pembubaran UNRWA sebagai tujuan perang. UU Knesset melayani tujuan ini," kata Lazzarini dalam pertemuan Majelis Umum PBB.
Sementara itu, Raja Yordania Abdullah II dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer melalui pernyataan bersama menyerukan gencatan senjata di Gaza dan meminta agar bantuan kemanusiaan ke wilayah itu bisa masuk tanpa hambatan.
Abdullah dan Starmer juga mendesak pihak-pihak terkait agar melakukan upaya yang efektif untuk menurunkan ketegangan, serta meningkatkan respons kemanusiaan di Gaza dengan memaksimalkan bantuan kemanusiaan serta memastikan alirannya tidak terhambat.
Mereka juga memperingatkan keputusan Israel melarang aktivitas UNRWA akan memperburuk bencana kemanusiaan di Gaza. Kedua pemimpin bertemu di kantor pusat pemerintah Inggris di London.
"Raja Abdullah tiba di kota itu pada Selasa (5/11) dalam rangka kunjungan resmi," kata Istana Kerajaan Yordania namun tidak menyebutkan berapa lama lawatan berlangsung. (Anadolu/Ant/P-3)
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
ISRAEL menutup seluruh penyeberangan di Tepi Barat dan Gaza mulai Minggu (1/3) hingga waktu yang belum ditentukan, menyusul operasi militer gabungan dengan AS terhadap Iran.
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pemerintah Indonesia memfinalisasi teknis pengerahan pasukan ke Gaza melalui ISF. Kelompok pertama diperkirakan berangkat awal April.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Raja Yordania Abdullah II menyopiri Presiden Prabowo dari Istana Basman ke Lanud Marka, diiringi atraksi flypast F16, usai pertemuan bilateral yang membahas isu Palestina di Amman, Yordania.
Serangan Israel yang membabi buta terhadap lembaga-lembaga UNRWA di Palestina mengancam penghentian tugas kemanusiaan mereka bagi sebagian besar warga Palestina.
Pasukan Israel mulai merobohkan markas besar UNRWA di Yerusalem Timur. PBB menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.
BADAN PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Selasa (23/12), menyatakan bahwa warga Palestina di Jalur Gaza masih menghadapi kondisi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan.
INDONESIA menolak upaya sistematis untuk melemahkan UNRWA dan mendesak Israel untuk mematuhi kewajiban hukumnya.
LANGKAH Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperpanjang mandat Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) selama tiga tahun.
OKI menekankan pentingnya pengesahan resolusi besar-besaran yang memperbarui mandat Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved