Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERETAS Iran mengirim email yang berisi materi dari kampanye kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Donald Trump kepada orang-orang yang terlibat dalam kampanye pemilihan kubu Demokrat. AS menuding hal itu bagian dari upaya Teheran untuk memengaruhi pemilihan.
"Aktor siber jahat Iran telah melanjutkan upaya mereka sejak Juni untuk mengirim materi yang dicuri dan tidak bersifat publik yang terkait dengan kampanye mantan Presiden Trump ke organisasi media AS," kata pernyataan bersama Biro Investigasi Federal (FBI), Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur, dan Kantor Direktur Intelijen Nasional AS seperti dilansir Al Jazeera.
"Aktivitas siber jahat ini adalah contoh terbaru dari pendekatan multi-cabang Iran untuk memicu perselisihan dan merusak kepercayaan pada proses pemilihan kami," kata badan-badan tersebut.
Baca juga : Debat Perdana Trump dan Harris, Siapa yang Menang?
Saat ini tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa penerima email tersebut membalas. Mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang sifat materi kampanye yang diduga dicuri itu.
Hacker tersebut ditengarai mengirim email kepada individu-individu yang terlibat dalam kampanye Biden pada akhir Juni dan awal Juli lalu berisi kutipan teks dari materi dari kampanye Partai Republik.
Pada Agustus lalu, AS juga menuduh Iran meluncurkan operasi siber terhadap kampanye kedua kandidat dan menargetkan orang-orang di AS dengan operasi pengaruh yang bertujuan untuk mengobarkan perselisihan politik.
Baca juga : Siapa Pemilih Kamala Harris Versus Donald Trump?
Di sisi lain, Iran membantah mencampuri urusan dalam negeri AS. Misi permanen Iran untuk PBB di New York mengatakan tuduhan terbaru AS tidak berdasar dan tidak dapat diterima.
“Iran tidak memiliki motif atau niat untuk mencampuri pemilu AS," demikian pernyataan pihak Iran.
Teheran balik mempertanyakan AS dengan tudingan sudah lama mencampuri urusan dalam negeri Iran selama beberapa dekade mulai dari kudeta perdana menteri 1953 hingga pembunuhan komandan militer Iran Qassem Soleimani pada 2020 lalu.
Baca juga : Harris Sebut Hamas Memperkosa pada 7 Oktober, Pengamat: Kebohongan Terbesar
Karoline Leavitt, juru bicara kampanye Trump, mengatakan tuduhan terbaru tersebut menjadi bukti lebih lanjut soal Iran yang dianggap secara aktif mencampuri pemilu untuk membantu Kamala Harris dan Joe Biden. Menurut kubu Trump, Iran khawatir soal potensi sanksi dari AS.
"Kamala dan Biden harus jujur ??mengenai apakah mereka menggunakan materi yang diretas yang diberikan kepada mereka oleh Iran untuk menyakiti Presiden Trump. Apa yang mereka ketahui dan kapan mereka mengetahuinya?" katanya.
Seorang juru bicara tim kampanye Harris mengatakan mereka tidak mengetahui adanya materi yang dikirim langsung ke tim kampanye.
“Beberapa orang menjadi sasaran email pribadi mereka dengan apa yang tampak seperti upaya spam atau phishing," ujarnya. (Z-6)
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memastikan mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Keputusan Prabowo memberikan amnesti pada Hasto Kristiyanto dan abolisi pada Tom Lembong harus dibaca menggunakan asumsi yang tepat
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Core memprediksi pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2025 akan lebih rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2024.
Pemilu serentak nasional terdiri atas pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR RI, dan DPD RI.
WAKIL Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi menyoroti kompleksitas Pemilu serentak atau yang berlangsung bersamaan, terutama dalam konteks pemilihan legislatif dan presiden
Donald Trump mengklaim telah menghentikan 8 perang besar demi gelar Nobel Perdamaian. Benarkah?
Ketegangan memuncak! Donald Trump sebut AS tidak lagi murni memikirkan perdamaian setelah gagal raih Nobel, sambil terus mendesak kendali penuh atas Greenland.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
Putra Donald Trump adalah salah satu investor di tambang 'unsur tanah jarang' pertama di pulau Arktik tersebut.
Tiga uskup agung Katolik AS mengatakan bahwa landasan moral untuk tindakan Amerika di dunia dipertanyakan akibat penggunaan atau ancaman kekuatan militer kembali.
ANCAMAN Donald Trump pada Sabtu (17/1) untuk mengenakan tarif pada delapan negara Eropa kecuali mereka mendukung rencananya untuk membeli Greenland mengejutkan banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved