Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev mengatakan bahwa inisiatif perdamaian Tiongkok-Brasil untuk perang di Ukraina layak mendapat dukungan.
"Menurut pendapat kami, rencana perdamaian Tiongkok dan Brasil patut didukung," kata Kassym-Jomart Tokayev seperti dikutip dalam sebuah pernyataan oleh presiden Kazakhstan selama pembicaraan di ibu kota Astana dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz yang sedang berkunjung, dilansir Anadolu, Selasa (17/9).
Dengan menyatakan bahwa Rusia tidak terkalahkan secara militer, Tokayev memperingatkan bahwa eskalasi konflik lebih lanjut di Ukraina akan menyebabkan konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki bagi seluruh umat manusia dan bagi semua negara yang terlibat langsung.
Baca juga : Kosmonot Rusia dan Astronot AS Kompak Mendarat di Stasiun Ruang Angkasa
Meskipun peluang bagus untuk mencapai gencatan senjata hilang akibat penolakan untuk menyimpulkan perjanjian Istanbul 2022 di awal konflik, ia mengatakan peluang untuk mencapai perdamaian masih ada.
"Penting untuk mempertimbangkan secara cermat semua inisiatif perdamaian berbagai negara dan mengambil keputusan untuk menghentikan aksi militer, dan kemudian beralih ke pembahasan masalah teritorial," katanya.
Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa sementara para pemimpin datang dan pergi, rakyat harus hidup dalam damai dan saling pengertian, terutama mereka yang bertetangga satu sama lain.
Baca juga : UE Kecam Transfer Rudal Balistik Buatan Iran ke Rusia
"Kazakhstan memiliki perbatasan darat terpanjang dengan Rusia di dunia, kerja sama antara negara kita berkembang dalam kerangka kemitraan dan aliansi strategis," kata Tokayev.
"Di Kazakhstan, ada simpati yang tulus terhadap rakyat Ukraina, budaya mereka yang unik. Tidak pernah ada perselisihan antara kedua negara. Kedutaan besar negara kami terus beroperasi di (ibu kota) Kyiv," tambahnya.
Pada bulan Mei, Tiongkok dan Brasil mengajukan proposal bersama enam poin untuk pembicaraan damai dengan partisipasi Rusia dan Ukraina. Minggu lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menolak usulan tersebut sebagai sesuatu yang destruktif.
Pejabat Rusia menyambut baik usulan tersebut sebagai usulan yang seimbang. (I-2)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Kirsty Coventry, salah satu petinggi IOC, menekankan pentingnya mengembalikan olahraga ke khitahnya sebagai ruang netral yang tidak terjamah oleh kepentingan politik praktis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved