Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MASSA dalam jumlah besar pada Minggu (15/9) menggelar demonstrasi mendukung Palestina di ibu kota Spanyol, Madrid. Dalam menanggapi seruan dari berbagai organisasi masyarakat sipil, kerumunan massa itu berkumpul di Plaza Sol.
Mereka mengibar-ngibarkan bendera Palestina dan mengenakan syal khas Palestina. Para pengunjuk rasa itu memprotes pembunuhan sedikitnya 40.000 orang di Palestina oleh Israel selama 11 bulan terakhir.
Selama demonstrasi berlangsung, sirene meraung-raung dan banyak peserta berbaring di tanah dengan mata tertutup sebagai penghormatan bagi warga Palestina yang dibunuh oleh Israel.
Baca juga : Negara yang Tangguhkan dan Lanjutkan Ekspor Senjata ke Israel
"Saya mencari informasi dari internet setiap hari untuk tetap tahu tentang yang terjadi di Palestina. Tidak ada manusia yang bisa bersikap acuh tak acuh terhadap hal ini," ujar salah satu peserta, Gonzalo Avila Cruz.
"Saya merasa sakit sejak hari pertama setelah melihat yang terjadi," katanya kepada Anadolu. Ia mengkritik pihak-pihak yang membiarkan genosida terjadi di depan mata.
"Lebih dari 40.000 orang, termasuk lebih dari 11.000 anak-anak terbunuh, tetapi dunia masih memperdebatkan apakah ini genosida atau tidak. Ketidakpedulian Eropa membuat saya muak," kata Cruz.
Baca juga : Ratusan Ribu Warga Israel Tuntut Pembebasan Tawanan di Gaza
Pengunjuk rasa lain, Angelica Valiero, mengatakan, "Ini peristiwa serius dengan konsekuensi global. Membiarkan suatu negara mencoba melenyapkan suatu bangsa ialah tindakan biadab. Kita semua merasakan hal yang sama."
"Baik sayap kiri maupun kanan, menggunakan Palestina untuk kepentingan politik oleh pemerintah sangat tidak dapat diterima. (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu ialah seorang pembunuh. Dia seharusnya dihukum berat oleh rakyat."
Maria Hernandez juga menyampaikan pendapatnya. "Orang Palestina adalah bangsa yang ramah dan melihat mereka menghadapi genosida membuat saya sangat sakit hati," ujarnya.
"Masyarakat internasional tidak seharusnya hanya fokus pada kepentingan sendiri-sendiri, tetapi harus juga mendukung perjuangan Palestina," katanya menambahkan. (Ant/Z-2)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Presiden AS Donald Trump tegas menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Kebijakan ini memicu kecaman keras dari PBB, Indonesia, hingga negara Arab.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved