Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MESIR pada Rabu (11/9) mengatakan bahwa perundingan gencatan senjata untuk Jalur Gaza di Ibu Kota Qatar, Doha, telah berakhir dan berlangsung serius. Hal itu memberikan harapan akan berakhirnya perang yang telah berlangsung selama berbulan-bulan di daerah kantong tersebut.
Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dan direktur intelijen Mesir Abbas Kamel bertemu dengan perunding Hamas pada hari Rabu (11/9) untuk mencoba memecahkan kebuntuan terkait pembebasan sandera dan gencatan senjata dalam pembicaraan kesepakatan Gaza.
Pertemuan di Doha bertujuan mencoba membuat Hamas mengurangi tuntutan barunya mengenai pembebasan tahanan Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup di penjara Israel.
Baca juga : Blinken Yakin Kesepakatan Gaza Disetujui, meski Ada Persoalan Kritis
Sementara itu, Gedung Putih telah menilai kembali strateginya untuk kesepakatan Gaza dengan para pembantu utama Presiden Joe Biden. Ini untuk mempertimbangkan ada gunanya mengajukan proposal baru atau tidak karena Hamas dan Israel sama-sama mengambil posisi yang lebih tegas dalam negosiasi tersebut.
Seorang pejabat senior Israel mengatakan perundingan menemui jalan buntu dan menekankan bahwa pertemuan di Doha tidak akan mengubah hal tersebut. Namun, AS, Mesir, dan Qatar masih mengerjakan proposal penghubung yang baru dan terkini untuk disampaikan kepada Israel dan Hamas.
"Selama dua minggu terakhir, Gedung Putih menjadi sangat skeptis terhadap kemungkinan mencapai kesepakatan dalam waktu dekat karena tuntutan baru Hamas," kata para pejabat AS.
Baca juga : Hamas Kirim Delegasi ke Perundingan Gaza di Kairo
Pejabat Hamas Osama Hamdan mengatakan kepada Al Jazeera pada Selasa (10/9) bahwa Hamas belum menambahkan tuntutan baru dan AS harus fokus untuk menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Netanyahu juga telah mengajukan tuntutan baru, termasuk pengerahan Pasukan Pertahanan Israel di sepanjang perbatasan Mesir-Gaza.
Namun para pejabat AS mengeklaim mereka bisa meyakinkan Netanyahu untuk secara signifikan melunakkan tuntutan barunya jika Hamas membatalkan tuntutan mereka.
Baca juga : Gencatan Senjata masih Buntu ketika Blinken Tinggalkan Timur Tengah
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan direktur CIA Bill Burns mengatakan dalam beberapa hari terakhir bahwa AS dapat mengajukan proposal baru dalam beberapa hari mendatang. Namun pejabat lain AS mengatakan langkah tersebut tidak akan terjadi dalam waktu dekat.
Hamas mengonfirmasi pertemuan tersebut dalam pernyataan pada Rabu (12/9). Tim perundingannya menekankan kepada para pemimpin Qatar dan Mesir bahwa Hamas melihat secara positif mencapai kesepakatan gencatan senjata yang akan mencakup penarikan pasukan Israel dari seluruh Jalur Gaza.
Pernyataan itu mengatakan Hamas tidak punya tuntutan baru dan menentang tuntutan baru apa pun dari pihak mana pun. "Kami memberikan tanggapan kami kepada para mediator dan kami tertarik untuk melakukan mediasi lebih lanjut untuk mencapai kesepakatan," kata pernyataan itu.
Baca juga : Netanyahu Setuju Perundingan lagi, Lima Warga Gaza Tewas dalam Bantuan Makanan
Seorang sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan para mediator Qatar dan Mesir--setelah pertemuan dengan Hamas--merasa ada kemungkinan untuk mengajukan proposal baru yang menjembatani AS-Qatar-Mesir kepada para pihak minggu depan.
Para penasihat Biden melakukan pertemuan beberapa kali minggu ini dengan para pejabat senior di Qatar dan Mesir. Mereka melihat permintaan Hamas mengenai jumlah tahanan yang ingin dibebaskan oleh kelompok tersebut sebagai hambatan utama dalam negosiasi saat ini.
Para pejabat Israel dan AS mengatakan Hamas menuntut pembebasan 100 tahanan seumur hidup, selain 150 tahanan yang telah disepakati oleh para pihak.
Para pejabat menambahkan bahwa AS meminta Mesir dan Qatar meningkatkan tekanan pada Hamas untuk menarik diri dari tuntutan barunya.
Juru bicara Gedung Putih John Kirby mengatakan bahwa AS, Mesir, dan Qatar masih berusaha untuk mencapai proposal yang dapat disetujui oleh Israel dan Hamas.
"Yang belum jelas bagi kami yaitu kami akan bisa mencapai tujuan tersebut atau tidak dan Hamas akan bisa datang ke meja perundingan dengan tulus dan menandatangani sesuatu atau tidak," pungkas Kirby. (Aljazeera/axios/Z-2)
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Hamas ultimatum pasukan internasional di Gaza, singgung peran Indonesia dalam ISF dan tegaskan tak boleh jalankan agenda Israel.
Pertamina melakukan mitigasi untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah dinamika yang berkembang di kawasan Timur Tengah, yakni perang antara AS dan Israel melawan Iran.
ANGGOTA Komisi I DPR RI Oleh Soleh, mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap berani di kancah internasional dengan menyuarakan sanksi tegas terhadap AS dan Israel.
Pakar Hukum Tata Negara, Radian Syam, menilai situasi perang Israel, AS-Iran itu menguji apakah dunia masih berpijak pada supremasi hukum atau justru bergeser ke dominasi kekuatan.
Prabowo Subianto memanggil Zulkifli Hasan dan Bahlil Lahadalia ke Istana membahas ketahanan pangan dan pasokan energi menyusul krisis Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.
Stok bahan pokok aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026 meski konflik Amerika Serikat–Israel dan Iran memanas. Cadangan beras hingga 136 ribu ton siap menjaga stabilitas harga.
BPS beberkan data perdagangan RI di jalur Selat Hormuz di tengah konflik Iran-Israel. Intip nilai ekspor-impor miliaran dolar yang terancam jika jalur ini lumpuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved