Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Turki Recep Tayyip Erdogan sangat mendukung pernyataan terbaru Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres tentang reformasi Dewan Keamanan. Ia menekankan perlunya sistem global yang lebih adil yang mencakup representasi Afrika.
Dalam pernyataan yang menanggapi pernyataan Guterres di X, Erdogan mengatakan, "Struktur Dewan Keamanan PBB, yang tidak memenuhi tugasnya untuk memastikan perdamaian dan keamanan global, harus diubah secara mendasar."
Komentar Erdogan itu muncul setelah pernyataan Guterres yang mengatakan, "Dewan Keamanan dirancang oleh para pemenang Perang Dunia II. Namun, dunia telah berubah. Dunia telah berubah tetapi komposisi Dewan belum mengikuti perkembangan."
Baca juga : Saudi Peringatkan Bencana Kemanusiaan jika Israel Deportasi Warga Rafah Palestina
"Pandangan Anda (Guterres) dengan tulus dan lantang tentang perlunya Dewan Keamanan PBB melakukan reformasi sesuai dengan kondisi saat ini dan dengan cara yang adil merupakan hal yang sangat berharga agar dunia memiliki sistem yang adil lagi," kata Erdogan.
Seraya menjanjikan dukungan berkelanjutan Turki terhadap pembentukan sistem internasional yang adil, dia mengatakan, "Kami akan terus mendukung semua sahabat yang berjuang untuk sistem internasional yang adil dan Dewan Keamanan PBB yang mengikuti situasi hari ini."
Presiden Turki tersebut secara khusus membahas kurangnya perwakilan Afrika di dewan. "Benua Afrika dan semua saudara Afrika kita harus diberi kesempatan untuk berkontribusi pada sistem yang adil ini."
"Menanggapi harapan ini, kami akan terus mengatakan bahwa dunia ini lebih besar dari lima (negara) dan bertindak dengan pemahaman bahwa dunia yang lebih adil itu mungkin," katanya. (Ant/Z-2)
Menlu RI Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Erdogan di Istanbul untuk menyampaikan hasil Dialog 2+2 dan menegaskan kerja sama strategis bilateral.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Rencana Trump tentang Gaza menyerukan tata kelola internasional sementara atas wilayah kantong Palestina dan pembentukan dewan perdamaian yang diketuai oleh dirinya.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam serangan drone Ukraina terhadap dua kapal tanker di Laut Hitam yang menuju Rusia.
Persaingan Australia dan Turki dalam memperebutkan posisi tuan rumah KTT Iklim PBB (COP31) memanas. Jika tak tercapai kesepakatan, Jerman akan menjadi tuan rumah default.
MENTERI Luar Negeri RI Sugiono melakukan kunjungan kerja ke New York, Amerika Serikat, pada 16-18 Februari 2026 untuk menghadiri Pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
PEMERINTAH Indonesia menegaskan rencana pengerahan hingga 8.000 personel TNI ke Gaza akan sepenuhnya berfokus pada misi kemanusiaan, bukan operasi tempur.
Upaya diplomatik global belakangan lebih banyak digerakkan oleh kepemimpinan Amerika Serikat dibandingkan forum internasional.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Serangan Rusia di Bogodukhiv, Ukraina, tewaskan 4 warga sipil termasuk 3 balita. Tragedi ini terjadi di tengah upaya negosiasi damai di Abu Dhabi.
Program undian ini mendapat respons positif dari masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved