Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PERWAKILAN faksi-faksi Palestina sepakat menyatukan posisi Palestina dalam kerangka Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) untuk menghadapi perang genosida dan agresi Israel. Ini sekaligus mengakhiri perpecahan dengan mewujudkan aspirasi rakyat Palestina untuk persatuan, kebebasan, dan kemerdekaan nasional.
Kesepakatan itu disampaikan pada akhir dialog yang digelar di Ibu Kota Tiongkok, Beijing. Atas undangan pihak Tiongkok, perwakilan faksi Palestina menyambut positif opini hukum Mahkamah Internasional (ICJ) yang menegaskan ilegalitas pendudukan dan pemukiman Israel di tanah Negara Palestina dan perlu menyingkirkan mereka sesegera mungkin.
Para faksi menegaskan komitmennya terhadap pembentukan negara Palestina dengan Jerusalem sebagai ibu kotanya sesuai dengan resolusi PBB yang relevan dan menolak upaya pengusiran terhadap warga Palestina dari tanah mereka. Faksi juga menekankan ilegalitas permukiman dan perluasan permukiman sesuai dengan resolusi Majelis Umum dan Dewan Keamanan PBB serta opini hukum Mahkamah Internasional.
Baca juga : Jepang Tetapkan Sanksi ke Empat Pemukim Israel
Mereka juga menyerukan upaya menghentikan pengepungan yang diberlakukan terhadap rakyat Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza serta upaya pengiriman bantuan kemanusiaan dan medis tanpa syarat dan batasan apa pun.
Faksi-faksi Palestina itu juga menyampaikan penghormatan terhadap seluruh kekuatan, negara dan gerakan solidaritas mahasiswa, rakyat serta serikat pekerja yang mendukung perjuangan rakyat Palestina di lapangan, baik secara politik, hukum maupun diplomatik.
Selain itu, mereka sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) berdasarkan dukungannya terhadap hak-hak rakyat Palestina dan keinginannya untuk mengakhiri perpecahan dan menyatukan posisi Palestina.
Faksi tersebut juga menggarisbawahi pemberdayaan komunitas Arab dan para sahabat di RRC dan Federasi Rusia untuk melanjutkan upaya internasional untuk mengelar konferensi internasional dengan kekuatan penuh untuk mengakhiri pendudukan Israel.
Serta untuk mengimplementasikan resolusi internasional yang relevan dan adil terhadap hak-hak Palestina di bawah payung dan naungan PBB serta partisipasi regional dan internasional. (Ant/Z-2)
Presiden AS Donald Trump tegas menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Kebijakan ini memicu kecaman keras dari PBB, Indonesia, hingga negara Arab.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
MENURUT dokumen FBI tahun 2020, Jeffrey Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dan dilatih sebagai mata-mata di bawah arahannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved