Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemberitaan tentang keputusan Presiden Biden untuk mundur dari kampanye 2024 dan mendukung Wakil Presiden Kamala Harris sebagai penggantinya telah mengejutkan banyak pihak di Amerika Serikat. Namun, beberapa anggota Partai Republik sudah siap menghadapi momen tersebut dengan persiapan yang tenang.
Mereka bahkan telah mempersiapkan jutaan dolar untuk mengajukan gugatan di beberapa negara bagian.
Apalagi, mereka percaya hukum pemilu setempat melarang penggantian Biden dengan seorang Demokrat lainnya.
Baca juga : Rupiah Menguat saat Optimisme terhadap Pemerintah Prabowo
Beberapa jam sebelum Biden mengumumkan pengunduran dirinya, Ketua DPR Mike Johnson dari Louisiana mengatakan kepada ABC News bahwa tindakan tersebut tidak tepat.
"Saya pikir ini melanggar hukum, sesuai dengan aturan beberapa negara bagian yang mengharuskan seseorang tetap berada di surat suara karena alasan mereka tidak lagi menyukai kandidat tersebut," kata Mike dikutip dari CNN, Selasa (23/7).
"Ini bukan cara kerjanya. Saya pikir mereka akan menghadapi hambatan hukum setidaknya di beberapa yurisdiksi," jelas dia
Baca juga : Korban Keganasan Israel Tembus 39.006 Orang
Heritage Foundation, salah satu kelompok konservatif, telah menyusun memo pada Juni yang menegaskan bahwa hukum di beberapa negara bagian tidak mengizinkan penghapusan kandidat dari surat suara kecuali karena kematian.
"Ada potensi untuk litigasi pra-pemilu di beberapa negara bagian yang akan membuat proses ini sulit dan mungkin tidak berhasil," demikian isi memo tersebut, meskipun sebagian besar ahli pemilu meragukan bahwa tantangan hukum dari pihak Republik akan berhasil di pengadilan.
Direktur eksekutif Proyek Pengawasan Heritage Foundation Mike Howell mengatakan kepada Newsweek bahwa kelompok tersebut telah mengalokasikan jutaan dolar untuk pertempuran hukum yang akan datang.
Baca juga : Demokrat Kumpulkan US$50 Juta untuk Kampanye Kamala Harris
"Menurut saya, akan ada argumen yang kuat bahwa hal itu seharusnya tidak terjadi, dan saya pikir mereka akan menghadapi masalah hukum," kata Howell.
Pemilu di Amerika Serikat diawasi oleh negara bagian masing-masing. Bahkan, masing-masing negara bagian memiliki hukum sendiri mengenai persyaratan kelayakan seorang kandidat.
Hukum pemilu Wisconsin, misalnya, sangat eksplisit tentang masalah penggantian kandidat setelah mereka dipilih untuk muncul di surat suara.
Baca juga : IHSG Ditutup Menguat ketika Mayoritas Bursa Asia Melemah
"Setiap orang yang mengajukan dokumen nominasi dan memenuhi syarat untuk muncul di surat suara tidak dapat menarik nama mereka dari surat suara setelah mengajukan. Nama orang tersebut akan muncul di surat suara kecuali dalam kasus kematian orang tersebut," demikian bunyi hukum tersebut.
Untuk alasan tersebut, Wisconsin dipandang sebagai salah satu dari beberapa negara bagian di mana Partai Republik berencana mengajukan tantangan terhadap penggantian Biden.
Dua negara bagian penentu lainnya, Georgia dan Nevada, juga masuk dalam daftar tersebut.
"Tiga dari enam negara bagian yang diperkirakan akan sengit memiliki potensi litigasi pra-pemilu yang ditujukan untuk memperparah proses penarikan kandidat presiden, dengan kekhawatiran yang sah terhadap integritas pemilu," demikian memo yang dibagikan kepada Newsweek oleh Howell. (Z-10)
Dalam sebuah acara di New York, Michelle Obama mengatakan Amerika Serikat “belum siap” memiliki presiden perempuan, merujuk pada kegagalan kampanye Kamala Harris.
Mantan Wakil Presiden AS Kamala Harris mengisyaratkan kemungkinan maju lagi di Pilpres 2028.
Mantan Wapres AS Kamala Haris mengkritik Joe Biden dalam memoarnya. Ia menyebut keputusan Biden mencalonkan diri pada Pemilu 2024 sebagai tindakan nekat.
Penembakan aktivis Charlie Kirk mendapatkan kecaman dari berbagai pihak.
Wakil Presiden AS, Kamala Harris, menyampaikan rasa syukur atas tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.
Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris memberikan pengarahan terkait respons pemerintah federal terhadap kebakaran yang melanda California, khususnya di Los Angeles.
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
WACANA penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu nasional dinilai tidak bisa dipandang sekadar sebagai persoalan teknologi.
Pemerintah tengah mengkaji penerapan elektronik voting atau e-voting dalam pemilu. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penerapannya tidak bisa tergesa-gesa.
Secara konstitusional, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD sama-sama dikategorikan sebagai proses yang demokratis.
Kodifikasi ini bertujuan menyatukan beberapa undang-undang yang selama ini terpisah menjadi satu payung hukum yang utuh.
Mada menjelaskan, musyawarah/mufakat hanya bermakna demokratis apabila memenuhi syarat deliberasi, yakni adanya pertukaran gagasan secara setara dan terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved