Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Michelle Obama Sebut AS Belum Siap Dipimpin Presiden Perempuan

Thalatie K Yani
16/11/2025 04:07
Michelle Obama Sebut AS Belum Siap Dipimpin Presiden Perempuan
Dalam sebuah acara di New York, Michelle Obama mengatakan Amerika Serikat “belum siap” memiliki presiden perempuan, merujuk pada kegagalan kampanye Kamala Harris. (Instagram)

MANTAN ibu negara Amerika Serikat, Michelle Obama, menyatakan negara itu masih “belum siap” dipimpin seorang perempuan. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sebuah acara di Brooklyn, New York, saat mempromosikan bukunya, “The Look,” yang membahas pendekatannya terhadap fashion dan politik selama berada di Gedung Putih bersama Barack Obama.

Pernyataan itu muncul ketika aktris Tracee Ellis Ross menanyakan apakah ruang bagi presiden perempuan sudah cukup terbuka di Amerika Serikat. Menanggapi hal itu, Michelle Obama menjawab lugas.

“As we saw in this past election, sadly, we ain’t ready,” ujarnya. Ia menyinggung kampanye Wakil Presiden Kamala Harris pada pemilu tahun lalu yang gagal mengantarkannya ke Gedung Putih.

Obama menambahkan banyak pihak masih meminta dirinya untuk mencalonkan diri, namun ia menolak. Pasalnya ia melihat masyarakat belum menerima kepemimpinan perempuan sepenuhnya. 

"Makanya aku bilang, jangan lihat aku soal pencalonan karena kalian semua bohong. Kalian belum siap untuk seorang perempuan," katanya. "Kita masih harus banyak tumbuh dewasa dan masih ... banyak pria yang merasa tidak bisa dipimpin oleh seorang perempuan dan kita melihatnya."

Obrolan antara Obama dan Ellis Ross dipublikasikan secara daring pada Jumat lalu. Michelle Obama selama ini dianggap sebagai salah satu figur paling populer di Partai Demokrat, sehingga mendorong spekulasi publik agar ia maju dalam pemilihan presiden. Namun, ia berulang kali menegaskan tidak tertarik. “Saya tidak akan mencalonkan diri sebagai presiden. Tidak, tidak, saya tidak akan melakukannya,” kata Obama pada 2016 ketika masih menjabat sebagai ibu negara.

Pada pemilu tahun lalu, Obama aktif berkampanye untuk Kamala Harris. Dalam salah satu kampanye terbesarnya di Michigan, Obama mengingatkan bahaya yang menurutnya dapat ditimbulkan Donald Trump, terutama terkait isu kesehatan perempuan.

"Tolong, tolong jangan serahkan nasib kami kepada orang-orang seperti Trump, yang tidak tahu apa-apa tentang kami, yang telah menunjukkan kebencian yang mendalam terhadap kami," ujarnya di hadapan para pendukung. "Karena suara untuknya adalah suara yang menentang kami, menentang kesehatan kami, menentang harga diri kami."

Ia juga menekankan Harris telah menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang matang. “Dari semua aspek, (Harris) telah menunjukkan bahwa dia siap. … Pertanyaan sebenarnya adalah, sebagai sebuah negara, apakah kita siap menghadapi momen ini?” katanya. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya