Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden menginginkan perubahan kepemilikan aplikasi buatan Tiongkok, TikTok. Pesan itu disampaikan langsung oleh Biden kepada kepada Presiden Tiongkok Xi Jinping melalui panggilan telepon, Selasa (2/4).
“Presiden menegaskan kembali kekhawatiran kami mengenai kepemilikan TikTok,” kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby setelah percakapan telepon antara kedua pemimpin tersebut.
Menurut dia, Biden menjelaskan kepada Presiden Xi bahwa ini bukan tentang pelarangan aplikasi, melainkan kepentingan divestasi. Sehingga, kata dia, kepentingan keamanan nasional dan keamanan data rakyat AS dapat terlindungi.
Baca juga : Biden Jamin Hubungan Stabil dengan Tiongkok pada KTT APEC
Para pejabat Barat telah menyuarakan kekhawatiran atas popularitas TikTok di kalangan anak muda. Mereka menuduh TikTok tunduk pada Beijing dan menjadi saluran untuk menyebarkan propaganda.
Dewan Perwakilan Rakyat AS, bulan lalu, dengan suara bulat menyetujui rancangan undang-undang yang akan memaksa TikTok melakukan divestasi dari perusahaan induknya di Tiongkok, ByteDance, atau dilarang beroperasi secara total.
Biden mendukung upaya tersebut meskipun menggunakan TikTok untuk menjangkau pemilih muda.
RUU tersebut menghadapi prospek yang kurang pasti di Senat, dengan beberapa anggotanya mengatakan AS telah melampaui wewenang mereka dalam hal kebebasan sipil dan kepemilikan bisnis.
Saingan Biden dalam pemilu, Donald Trump, juga menyuarakan kegelisahannya, meskipun ia biasanya mengecam Tiongkok. (AFP/Z-1)
Militer Iran sindir tajam klaim damai Donald Trump. Sebut AS hanya bernegosiasi dengan diri sendiri terkait 15 poin rencana damai dan stabilitas energi.
Iran menyerukan pembentukan aliansi militer Timur Tengah berbasis Al Quran tanpa keterlibatan Amerika Serikat dan Israel.
PEMERINTAH Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menyampaikan proposal berisi 15 poin kepada Iran sebagai upaya meredakan konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Amerika Serikat berkomitmen membangun pangkalan permanen di kutub selatan Bulan dengan investasi sebesar US$20 miliar (sekitar Rp338 triliun) selama tujuh tahun ke depan.
RENCANA pengendalian bersama Selat Hormuz oleh Amerika Serikat dan Iran menjadi dinamika baru yang berpotensi mengubah peta kekuatan di Timur Tengah, di tengah konflik
PM Jepang Sanae Takaichi menegaskan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dan Iran.
Masa pensiun ISS mendekat pada 2030, namun stasiun ruang angkasa komersial penggantinya belum siap. AS hadapi risiko keamanan nasional dan persaingan ketat dengan Tiongkok.
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Komandan Shenzhou 21, Zhang Lu, baru saja mengukir sejarah sebagai astronaut Tiongkok dengan aktivitas luar kendaraan (EVA) terbanyak. Simak detail misinya!
Kuba hadapi krisis energi terburuk akibat blokade minyak AS. Tiongkok gerak cepat pasok teknologi solar sebagai tandingan dominasi geopolitik Donald Trump.
Angkatan Laut AS memensiunkan kapal penyapu ranjau di tengah ancaman Iran di Selat Hormuz. Simak perbandingan kekuatan maritim AS vs Tiongkok di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved