Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Iran Ajak Negara Timur Tengah Bentuk Pasukan Militer Berbasis Al-Qur'an tanpa Campur Tangan AS-Israel

Akmal Fauzi
25/3/2026 15:32
Iran Ajak Negara Timur Tengah Bentuk Pasukan Militer Berbasis Al-Qur'an tanpa Campur Tangan AS-Israel
Ilustrasi: Seorang pria berjalan melewati spanduk bergambar rudal di sepanjang jalan di Teheran(AFP)

IRAN menyerukan negara-negara tetangga di kawasan Timur Tengah untuk membentuk sebuah "aliansi keamanan dan militer" mandiri. Teheran menegaskan bahwa aliansi ini harus dibangun tanpa keterlibatan Amerika Serikat (AS) dan Israel, serta menjadikan Al-Quran sebagai landasan utama.

Juru bicara Markas Besar Khatam Al-Anbiya Angkatan Bersenjata Iran, Ebrahim Zolfaghari, menyatakan bahwa saat ini adalah momentum yang tepat bagi dunia Islam untuk melepaskan ketergantungan keamanan dari kekuatan Barat.

“Waktunya telah tiba untuk mendirikan sebuah aliansi militer tanpa kehadiran Amerika Serikat dan Israel,” tegas Zolfaghari dalam rekaman video yang ditujukan bagi dunia Arab dan Islam, Rabu (25/3).

Zolfaghari menilai agresi yang dilakukan AS dan Israel terhadap negaranya telah memasuki "fase baru". Ia mengeklaim bahwa Iran kini berada di garis depan dalam membela kepentingan negara-negara Islam di kancah global.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kemandirian kawasan. Menurutnya, negara-negara di Timur Tengah seharusnya tidak lagi memerlukan kekuatan dari luar benua sebagai penjamin keamanan mereka. Ia mengajak kawasan untuk kembali pada nilai-nilai religi sebagai pemersatu.

“Kita harus bersatu untuk menjamin keamanan kita dan bergerak menuju suatu kesepakatan keamanan bersama yang menjadikan Islam dan Al Quran sebagai acuan, inti, dan landasan ajek,” pungkas Zolfaghari.

Eskalasi ketegangan di kawasan Teluk terus meningkat sejak Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Sebagai bentuk balasan, Iran meluncurkan rentetan serangan drone dan rudal yang menargetkan wilayah Israel serta sejumlah titik di negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.

(Ant/Anadolu/P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya