Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Israel Isaac Herzog meminta maaf atas serangan udara pasukan 'Negeri Zionis' yang menewaskan tujuh pekerja bantuan World Central Kitchen (WCK) di Jalur Gaza.
Herzog mengaku telah menyampaikan pesan itu langsung kepada Jose Andres, koki selebriti yang berbasis di Amerika Serikat (AS) dan mengepalai kelompok bantuan WCK.
Dia mengungkapkan kesedihan mendalam dan permintaan maaf yang tulus atas hilangnya nyawa secara tragis. Namun, sikapnya itu bertentangan dengan Perdana Menteri Benyamin Netanyahu.
Baca juga : Spanyol Segera Akui Negara Palestina
Netanyahu enggan meminta maaf atas kebiadaban yang dikecam dunia tersebut. Dia hanya menggambarkannya sebagai kasus kematian biasa yang akan diselidiki.
“Itu terjadi dalam perang kami akan melakukan segalanya agar hal ini tidak terjadi lagi,” tambahnya.
Sekutu Israel, AS menyatakan kemarahan atas serangan itu. Juru Bicara Gedung Putih John Kirby mengatakan Israel harus bertanggung jawab.
Baca juga : Netanyahu Setuju Perundingan lagi, Lima Warga Gaza Tewas dalam Bantuan Makanan
“Kami sangat marah mengetahui serangan IDF yang menewaskan sejumlah pekerja kemanusiaan sipil kemarin dari WCK,” kata Kirby.
Usai tragedi pada Senin (1/4) itu, Uni Emirat Arab menghentikan upaya bantuan kemanusiaan melalui koridor maritim dari Siprus ke Jalur Gaza. Alasannya menunggu jaminan keamanan dari Israel dan penyelidikan penuh atas kematian pekerja bantuan di Jalur Gaza.
Pejabat UEA, yang menolak disebutkan namanya, tidak memberikan rincian tentang jaminan keamanan yang diinginkan dari Israel.
Baca juga : Benjamin Netanyahu Setujui Perundingan Gencatan Senjata Baru di Gaza
WCK mengatakan serangan Israel menewaskan tujuh pekerjanya di Jalur Gaza saat mereka mengirimkan bantuan makanan yang tiba melalui laut pada hari sebelumnya.
Militer Israel mengatakan sebuah badan ahli independen dan profesional akan menyelidiki kematian tujuh orang yang bekerja untuk WCK di Gaza. Setidaknya 32.916 warga Palestina telah terbunuh dan 75.494 terluka sejak Israel memulai serangannya di Gaza.
Sekitar 1.140 orang tewas dalam serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober dan 250 orang disandera dan 132 orang masih hilang. (AFP/France24/Z-1)
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Pasukan Indonesia akan dikerahkan ke Jalur Gaza mulai April 2026 sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional. Simak detail penempatannya di sini.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Menlu Sugiono tegaskan komitmen RI di Markas PBB New York. Dukung gencatan senjata Gaza & pastikan hak Palestina terjaga di Board of Peace (BoP).
Amerika Serikat akan mengalokasikan dana sebesar US$10 miliar untuk mendukung upaya rekonstruksi di Jalur Gaza melalui mekanisme Dewan Perdamaian.
Kepala UNDP Alexander De Croo memperingatkan pembersihan 61 juta ton reruntuhan Gaza butuh 7 tahun. Sekitar 90% warga hidup di kondisi ekstrem dan berbahaya.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Setiap keputusan Herzog dinilai berpotensi memuaskan sebagian pihak, namun sekaligus memicu reaksi keras dari kubu politik lain.
PM Israel Benjamin Netanyahu resmi mengajukan permohonan grasi kepada Presiden Isaac Herzog di tengah proses persidangan korupsi yang telah berlangsung lima tahun.
Staf khusus Pj Bupati Kudus bidang strategi dan komunikasi Munawir Aziz resmi dipecat dari jabatannya. Keputusan ini diambil setelah diketahui Ia ikut bertemu Presiden Israel
Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, memberikan tanggapannya terkait pertemuan lima nahdliyin dengan Presiden Israel, Isaac Herzog.
Berry Nahdian Furqon, akademisi Universitas NU Kalsel mendorong PBNU untuk memanggil para aktivis tersebut dan memberikan sanksi keras, termasuk pemecatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved