Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Presiden Israel Hadapi 3 Skenario Sulit terkait Permintaan Pengampunan Netanyahu

Ferdian Ananda Majni
03/12/2025 10:02
Presiden Israel Hadapi 3 Skenario Sulit terkait Permintaan Pengampunan Netanyahu
Isaac Herzog.(AFP/SAUL LOEB)

PRESIDEN Israel Isaac Herzog berada dalam posisi krusial setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu secara resmi meminta pengampunan atas dakwaan korupsi yang selama ini ia bantah. 

Langkah tersebut memicu perdebatan luas di Israel, terutama karena diajukan menjelang tahun politik dengan pemilu dijadwalkan berlangsung Oktober tahun depan, kecuali terjadi percepatan.

Netanyahu telah disidang sejak 2020 dan tetap menolak mengakui kesalahan, padahal aturan hukum Israel mensyaratkan pengakuan bersalah sebelum presiden dapat memberikan pengampunan. Dikutip dari Anadolu, Rabu (3/12), setiap keputusan Herzog dinilai berpotensi memuaskan sebagian pihak, namun sekaligus memicu reaksi keras dari kubu politik lain.

1. Menolak permintaan Netanyahu

Skenario pertama adalah Herzog menolak pengajuan pengampunan tersebut. Kelompok oposisi menegaskan bahwa Netanyahu harus mengakui kesalahan dan mundur dari dunia politik sebelum pengampunan bisa dipertimbangkan.

"Penolakan akan menyenangkan oposisi namun menimbulkan kemarahan di kubu Likud dan partai pendukung yang bisa membuat situasi buruk dalam negeri," kata analis dan jurnalis senior Israel Hayom, Bini Ashkenazi, seperti dikutip Anadolu, Rabu (3/12).

2. Herzog penuhi permintaan Netanyahu-AS

Skenario berikutnya, Herzog menyetujui permintaan pengampunan itu. Hal ini kemungkinan besar disambut positif oleh para pendukung Netanyahu, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang pada 12 November secara resmi mengirim surat kepada Herzog untuk mendesak pengampunan bagi pemimpin Israel tersebut. Namun, reaksi keras dari oposisi hampir pasti terjadi.

"Jika Herzog menyetujui permintaan itu, akan memicu demonstrasi besar, seperti ketika reformasi peradilan memicu protes massal pada 2023," ujarnya.

3. Pengampunan bersyarat

Skenario ketiga yang dipandang sebagai jalan tengah adalah pemberian pengampunan bersyarat. Analis Israel Hayom, Elianore Kaufman, menilai opsi ini dapat meredam ketegangan politik.

"Herzog diperkirakan akan mencoba merumuskan jalan tengah demi mengurangi ketegangan dan menenangkan keadaan," kata Kaufman.

"Herzog dapat memberi pengampunan bersyarat, seperti wajib Netanyahu untuk pensiun dari kehidupan politik, mendukung penyelidikan atas tragedi 7 Oktober 2023, atau mencabut reformasi hukum dan media," tambahnya.

Netanyahu sedang menghadapi tiga perkara korupsi, yakni kasus 1000, 2000 dan 4000, yang mencakup tuduhan penerimaan hadiah mewah, kesepakatan pemberian liputan positif, hingga pemberian keuntungan regulasi kepada perusahaan tertentu. 

Di luar kasus korupsi, ia turut menghadapi tuduhan kejahatan perang, di mana ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan atas operasi militer di Gaza yang menewaskan sekitar 70.000 orang sejak Oktober 2023. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya