Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
NEGARA bagian Texas, Amerika Serikat (AS) mengeluarkan pengumuman bencana pada Selasa (27/2), usai kebakaran hutan besar-besaran terus terjadi di luar kendali yang menghanguskan 240 ribu hektare.
Bencana ini juga memaksa ribuan penduduk mengungsi. Empat dari kebakaran di bagian paling utara negara bagian itu, yang dikenal sebagai Texas Panhandle, terjadi pada Senin (26/2), dan telah menghabiskan 240 ribu hektare lahan.
"Kobaran api terbesar yang hanya 0% dapat dipadamkan pada Selasa (27/2) malam," menurut pejabat kehutanan negara bagian itu.
Baca juga : Pengendalian Deforestasi dan Karhutla di Indonesia
Dia mengatakan cepatnya penyebaran kebakaran hutan akibat angin kencang dengan kecepatan antara 64 dan 96 kilometer per jam. Ditambah lagi kondisi kering dan hangat di luar musimnya.
Sejauh ini, lima ribu warga telah dievakuasi dari rumah mereka dan diperkirakan akan ada lebih banyak perintah lagi karena kebakaran terus menyebar. Gubernur Texas Greg Abbott mengeluarkan pengumuman bencana untuk 60 kabupaten yang terkena dampak.
“Saya mengeluarkan deklarasi bencana hari ini untuk memastikan sumber daya tanggap kebakaran yang penting dikerahkan dengan cepat ke daerah-daerah di Texas Panhandle yang terkena dampak kebakaran hutan yang dahsyat,” kata Abbott dalam sebuah pernyataan.
Baca juga : Kendati El Nino, Tahun 2023 KLHK Berhasil Menekan Karhutla 30,80%
Menurut dia kondisi panas dan kering akibat suhu tinggi dan kondisi berangin diperkirakan akan terus terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa hari mendatang. “Kondisi ini dapat meningkatkan potensi kebakaran hutan menjadi lebih besar dan berbahaya," tambahnya.
Banyak jalan raya dan jalan raya di wilayah tersebut telah ditutup karena amukan kebakaran dan asap yang mengepul yang menyebabkan jarak pandang hampir nol..Petugas pemadam kebakaran saat ini sedang memerangi total 13 kebakaran hutan di seluruh negara bagian.
Peringatan kebakaran diberlakukan di negara bagian Texas, Oklahoma dan Kansas bagi lebih dari 11 juta orang Amerika, menurut pejabat cuaca AS.
(Anadolu/Z-9)
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
LUAS kebakaran lahan di Kota Pekanbaru dari 1 Januari hingga 29 Januari 2026 nyaris mencapai sembilan hektare (ha), tepatnya mencapai 8,51 ha.
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Berdasarkan evaluasi nasional, luas karhutla sepanjang 2025 tercatat sekitar 359 ribu hektare atau 0,19 persen dari total daratan Indonesia.
YAYASAN Madani Berkelanjutan mencatat bahwa hingga Agustus 2025 terdapat sekitar 218 ribu hektare area indikatif lahan gambut terbakar.
MEMASUKI pekan terakhir bulan Agustus 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah peristiwa bencana hingga Selasa (26/8) pukul 07.00 WIB.
Kebakaran melanda Arthur’s Seat, bukit ikonik di Edinburgh, Skotlandia. Api cepat menjalar di Holyrood Park, memaksa evakuasi warga dan wisatawan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved