Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pejabat senior Hamas mengatakan kesepakatan akhir belum tercapai mengenai kesepakatan gencatan senjata tentatif, untuk menghentikan perang hampir empat bulan dengan Israel di Gaza.
Para pemimpin Hamas sedang meninjau kerangka kerja yang diusulkan yang disetujui oleh para pejabat tinggi dari Israel, Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat, kata Osama Hamdan, seorang pejabat tinggi Hamas di Lebanon.
Namun diperlukan lebih banyak waktu untuk mengumumkan posisi kami.
Baca juga : Qatar Sebut Negosiasi Israel-Hamas Alami Kemajuan
Dia mengatakan pada konferensi pers bahwa gerakannya telah berulang kali mengatakan pihaknya terbuka untuk mendiskusikan inisiatif apa pun… mengakhiri agresi biadab terhadap rakyat Palestina.
Namun Hamdan membenarkan kelompok tersebut telah menerima proposal gencatan senjata yang dirancang mediator di Paris, ia mengatakan kesepakatan belum tercapai dan rencana tersebut tidak memiliki beberapa rincian.
"Kami akan mengumumkan posisi kami" segera, "berdasarkan... keinginan kami untuk mengakhiri agresi yang diderita rakyat kami secepat mungkin," tambahnya.
Baca juga : Beredar Proposal Terbaru Gencatan Senjata Israel dan Hamas, Ini Bocorannya
Perang tersebut pecah setelah serangan Hamas pada 7 Oktober yang mengakibatkan kematian sekitar 1.160 orang di Israel, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi.
Militan juga menyandera sekitar 250 sandera, sekitar seratus di antaranya dibebaskan selama gencatan senjata selama seminggu pada akhir November. Israel mengatakan 132 orang masih berada di Gaza, termasuk sedikitnya 27 tawanan yang diyakini telah terbunuh.
Sebagai tanggapan, Israel telah melancarkan serangan udara, darat dan laut yang telah menewaskan sedikitnya 27.238 orang di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut kementerian kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas.
Baca juga : Blinken Terus Yakinkan Pemimpin Arab
Sumber Hamas mengatakan usulan gencatan senjata tiga tahap saat ini mencakup jeda awal pertempuran selama enam minggu yang akan menyebabkan beberapa sandera dibebaskan untuk tahanan Palestina, dengan potensi perpanjangan.
Hamdan, yang gerakannya menuntut gencatan senjata total sebelum perjanjian apa pun, juga mengecam “kampanye disinformasi Israel” yang bertujuan “mendistorsi” posisi Hamas.
Israel "menolak semua inisiatif yang dibuat sejauh ini...untuk melanjutkan agresi", katanya.
Baca juga : Qatar Mengatakan Proposal Gencatan Senjata di Gaza akan Dikirim ke Hamas
Hamdan juga mengkritik keputusan beberapa negara yang menunda pendanaan untuk badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) karena dugaan keterlibatan segelintir pegawainya dalam serangan 7 Oktober.
Dia menyebutnya sebagai “tindakan tidak bertanggung jawab yang didasarkan pada kebohongan Zionis dan hukuman kolektif.”
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken akan melakukan perjalanan ke Timur Tengah lagi dalam beberapa hari mendatang untuk mendesak tercapainya kesepakatan, kata Departemen Luar Negeri. (AFP/Z-3)
Presiden AS Donald Trump resmi membentuk 'Board of Peace' sebagai bagian dari rencana perdamaian Gaza.
PM Keir Starmer dan Presiden Macron menandatangani kesepakatan penempatan pasukan dan pembangunan pusat militer di Ukraina pasca-gencatan senjata dengan Rusia.
Gencatan senjata penuh akan segera berlaku setelah usulan Zelensky disetujui.
Lebih dari 900.000 warga terpaksa mengungsi di kedua sisi perbatasan akibat konflik Kamboja dan Thailand.
AS dan Tiongkok mencoba mediasi konflik perbatasan Thailand-Kamboja. Bangkok tegaskan gencatan senjata hanya terjadi jika Kamboja tunjukkan niat nyata di lapangan.
KAMBOJA menutup seluruh perlintasan perbatasan dengan Thailand setelah Bangkok membantah klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait tercapainya gencatan senjata.
EMIRAT Arab menjadi salah satu negara pertama yang secara terbuka berkomitmen pada Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump pada Selasa (20/1).
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved