Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pejabat senior Hamas mengatakan kesepakatan akhir belum tercapai mengenai kesepakatan gencatan senjata tentatif, untuk menghentikan perang hampir empat bulan dengan Israel di Gaza.
Para pemimpin Hamas sedang meninjau kerangka kerja yang diusulkan yang disetujui oleh para pejabat tinggi dari Israel, Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat, kata Osama Hamdan, seorang pejabat tinggi Hamas di Lebanon.
Namun diperlukan lebih banyak waktu untuk mengumumkan posisi kami.
Baca juga : Qatar Sebut Negosiasi Israel-Hamas Alami Kemajuan
Dia mengatakan pada konferensi pers bahwa gerakannya telah berulang kali mengatakan pihaknya terbuka untuk mendiskusikan inisiatif apa pun… mengakhiri agresi biadab terhadap rakyat Palestina.
Namun Hamdan membenarkan kelompok tersebut telah menerima proposal gencatan senjata yang dirancang mediator di Paris, ia mengatakan kesepakatan belum tercapai dan rencana tersebut tidak memiliki beberapa rincian.
"Kami akan mengumumkan posisi kami" segera, "berdasarkan... keinginan kami untuk mengakhiri agresi yang diderita rakyat kami secepat mungkin," tambahnya.
Baca juga : Beredar Proposal Terbaru Gencatan Senjata Israel dan Hamas, Ini Bocorannya
Perang tersebut pecah setelah serangan Hamas pada 7 Oktober yang mengakibatkan kematian sekitar 1.160 orang di Israel, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi.
Militan juga menyandera sekitar 250 sandera, sekitar seratus di antaranya dibebaskan selama gencatan senjata selama seminggu pada akhir November. Israel mengatakan 132 orang masih berada di Gaza, termasuk sedikitnya 27 tawanan yang diyakini telah terbunuh.
Sebagai tanggapan, Israel telah melancarkan serangan udara, darat dan laut yang telah menewaskan sedikitnya 27.238 orang di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut kementerian kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas.
Baca juga : Blinken Terus Yakinkan Pemimpin Arab
Sumber Hamas mengatakan usulan gencatan senjata tiga tahap saat ini mencakup jeda awal pertempuran selama enam minggu yang akan menyebabkan beberapa sandera dibebaskan untuk tahanan Palestina, dengan potensi perpanjangan.
Hamdan, yang gerakannya menuntut gencatan senjata total sebelum perjanjian apa pun, juga mengecam “kampanye disinformasi Israel” yang bertujuan “mendistorsi” posisi Hamas.
Israel "menolak semua inisiatif yang dibuat sejauh ini...untuk melanjutkan agresi", katanya.
Baca juga : Qatar Mengatakan Proposal Gencatan Senjata di Gaza akan Dikirim ke Hamas
Hamdan juga mengkritik keputusan beberapa negara yang menunda pendanaan untuk badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) karena dugaan keterlibatan segelintir pegawainya dalam serangan 7 Oktober.
Dia menyebutnya sebagai “tindakan tidak bertanggung jawab yang didasarkan pada kebohongan Zionis dan hukuman kolektif.”
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken akan melakukan perjalanan ke Timur Tengah lagi dalam beberapa hari mendatang untuk mendesak tercapainya kesepakatan, kata Departemen Luar Negeri. (AFP/Z-3)
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Donald Trump desak Putin akhiri perang setelah Rusia melancarkan serangan besar ke infrastruktur energi Kyiv, melanggar janji jeda serangan di musim dingin.
Hal itu disampaikan Prasetyo menanggapi pertanyaan terkait sikap Presiden Prabowo Subianto atas situasi tersebut, di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Gelombang serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 32 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. Gencatan senjata yang dimediasi AS berada di ambang kolaps.
Israel setuju buka terbatas Gerbang Rafah untuk pejalan kaki sesuai rencana AS, dengan syarat Hamas kembalikan semua sandera dan hasil inspeksi keamanan ketat.
Tiga jurnalis Palestina tewas saat bertugas untuk lembaga bantuan Mesir di Gaza.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved