Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyerukan penutupan badan pengungsi Palestina PBB (UNRWA) di Jalur Gaza. Selain menciptakan isu keterlibatan badan itu dalam serangan 7 Oktober, dia juga memerintah pasukannya melancarkan lebih banyak serangan udara di Gaza.
Dalih itu secara mentah-mentah ditelan negara-negara sekutu Israel yang notabene pendonor UNRWA seperti Amerika Serikat, Inggris dan lainnya dengan menghentikan pendanaan. Padahal penghentian operasional UNRWA dapat menghancurkan upaya kemanusiaan di Gaza.
Palestina menuduh Israel menghembuskan berita bohong soal keterlibatan staff UNRWA itu untuk memuluskan niatnya membumihanguskan Gaza. Organisasi yang dibentuk pada 1948 itu menjadi sumber kehidupan lebih dari separuh penduduk Gaza.
Baca juga : Indonesia Kecewa Para Donor UNRWA Hentikan Pendanaan karena Klaim Sepihak Israel
“Sudah saatnya masyarakat internasional dan PBB sendiri memahami bahwa misi UNRWA harus diakhiri,” kata Netanyahu kepada delegasi PBB yang berkunjung ke Israel.
Dia mengatakan UNRWA harus digantikan oleh lembaga bantuan lainnya untuk menyelesaikan masalah Gaza. Namun Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menggambarkan UNRWA sebagai tulang punggung seluruh program kemanusiaan di Gaza.
Para saksi mata mengatakan Israel telah meningkatkan serangan udara di Kota Gaza, di utara, dan membombardir beberapa bagian Khan Younis, di selatan. Hamas, kelompok militan Palestina yang menguasai Gaza, saat ini sedang mempelajari proposal tersebut, yang berisi rencana pembebasan semua sandera yang tersisa yang disandera pada 7 Oktober.
Baca juga : Sekjen PBB akan bertemu negara-negara donor setelah tuduhan lembaga pengungsi
Israel mengatakan mereka berjumlah sekitar 136 orang. Sementara Hamas menuntut diakhirinya serangan Israel. Sebagian besar wilayah Jalur Gaza yang berpenduduk padat telah hancur akibat pemboman Israel selama hampir empat bulan.
Sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza terpaksa mengungsi akibat pertempuran yang telah menyebabkan krisis kemanusiaan terbesar di dunia. Otoritas kesehatan Gaza mengatakan 26.900 warga Palestina telah terbunuh.
Itu termasuk 150 orang dalam 24 jam terakhir, Kamis (1/2), sejauh ini dalam perang yang dipicu setelah pejuang Hamas menyerbu kota-kota Israel pada 7 Oktober, menewaskan 1.200 orang dan menyandera 253 orang.
Baca juga : Dana Pengungsi Dihentikan, Iran Sebut Negara Barat Dukung Genosida di Gaza
Militer Israel mengatakan pasukannya telah membunuh sedikitnya 25 militan Palestina di Gaza dalam 24 jam terakhir, dan tiga tentara Israel telah terbunuh. Itu menjadikan jumlah tentara yang tewas selama serangan darat Israel menjadi 224 orang.
(CNA)
Steve Bannon mendesak putra PM Israel Yair Netanyahu dideportasi dari AS dan dikirim ke garis depan perang Iran di tengah konflik AS–Israel.
PM Netanyahu mengeklaim negara-negara Arab kini meminta bantuan Israel untuk membentuk aliansi militer melawan Iran. Simak detail pengakuan mengejutkan ini.
Anies Baswedan kecam serangan ke basis pasukan perdamaian PBB yang menewaskan prajurit Indonesia dan mendesak dunia bertindak tegas.
PERDANA Menteri Benjamin Netanyahu terus menyatakan bahwa Israel berada dalam posisi unggul dalam konflik yang berlangsung sekitar satu bulan serta menilai Iran semakin tertekan.
Hubungan Netanyahu dan Kepala Mossad David Barnea dikabarkan retak akibat saling tuding terkait akurasi intelijen perang Iran dan isu kebocoran informasi di pusat keamanan.
Analisis pakar sebut perang AS-Israel gagal picu revolusi di Iran. Agresi militer justru perkuat loyalitas militer dan bungkam kelompok moderat di internal Teheran.
Desak PBB Transparan, Menko Polkam Soroti Serangan di Libanon yang Tewaskan Prajurit TNI
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan duka cita atas tiga prajurit TNI gugur di Libanon Selatan saat menjalankan misi perdamaian PBB bersama UNIFIL.
ANGGOTA Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) aktif mendorong Dewan Keamanan PBB melakukan investigasi terkait gugurnya tiga prajurit TNI di Libanon
Sidang darurat Dewan Keamanan PBB di New York, Selasa (31/3), digelar atas desakan Indonesia dan Prancis sebagai respons terhadap eskalasi konflik di Libanon.
MABES TNI mengirimkan 756 pasukan baru ke Libanon sebagai bagian dari misi perdamaian PBB. Ratusan pasukan itu akan bergabung dalam UNIFIL Mei 2026
Menteri Pertahanan Malaysia pastikan seluruh personel MALBATT 850-13 aman di Lebanon. Langkah pengamanan diperketat dan patroli dihentikan sementara akibat situasi darurat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved