Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SITUASI di perbatasan Libanon memanas seiring dengan makin masifnya serangan yang dilakukan Hizbullah kepada Israel di situs-situs militernya. Salah satu tujuannya adalah untuk melemahkan aksi Israel dalam memata-matai perlawanan Hizbullah.
"Setelah operasi Perlawanan Islam Hizbullah yang menargetkan sebagian besar kamera dan peralatan pasukan militer musuh Israel di garis depan perbatasan Libanon-Palestina, musuh kehilangan banyak kemampuan untuk melihat dan menguping untuk menargetkan perlawanan ini dan memantau pergerakannya," sebut pernyataan media militer Hizbullah pada Kamis (28/12), dikutip hari ini dari akun Telegram.
Dikatakan, Israel baru-baru ini telah meretas kamera warga sipil di sejumlah titik di perbatasan untuk mengumpulkan informasi visual mengenai pergerakan pejuang Hizbullah. Hal itu seiring dengan memanasnya peperangan antara Hizbullah dan Israel.
Baca juga : Hizbullah Gempur Markas Militer Israel di Selatan Libanon
Kamera yang diretas berasal dari rumah warga, toko, dan institusi pemerintah Libanon di perbatasan. Data yang didapatkan dari pengintaian ini digunakan Israel untuk menargetkan pejuang Hizbullah.
"Musuh baru-baru ini meretas kamera penduduk sipil yang dipasang di depan rumah, toko, dan institusi di desa-desa di garis depan, yang terhubung ke internet, untuk mengunduh materi visual yang tanpa sengaja disediakan kamera penduduk itu dalam mengumpulkan informasi terkait perlawanan dan gerakan saudara-saudara Mujahidin untuk menargetkan mereka," kata Hizbullah.
Baca juga : Israel Jatuhkan Selebaran di Libanon agar Warga tidak Bantu Hizbullah
Tidak sedikit pejuang Hizbullah yang gugur setelah menjadi korban pengintaian Israel. Karena itu, Hizbullah meminta rakyat Libanon, terutama di perbatasan untuk mematikan akses internet dari kamera-kamera yang dimiliki.
"Kami menyerukan kepada rakyat terkasih kami, terutama di desa-desa terdepan di mana aktivitas perlawanan sedang berlangsung, untuk memutuskan sambungan kamera pribadi di depan rumah, toko-toko dan institusi mereka dari Internet, dan untuk berkontribusi dalam membutakan musuh lebih jauh lagi bersama beberapa kegiatan atau gerakan yang dilakukan oleh kelompok perlawanan dan mujahidinnya di wilayah tersebut," pungkas Hizbullah.
Ketegangan berkobar di sepanjang perbatasan antara Lebanon dan Israel di tengah baku tembak antara pasukan Israel dan Hizbullah dalam bentrokan paling mematikan sejak kedua belah pihak terlibat perang skala penuh pada tahun 2006.
Ketegangan perbatasan terjadi di tengah serangan militer Israel di Jalur Gaza menyusul serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober lalu. (Z-4)
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (14/1) bahwa ia diberi tahu bahwa pembunuhan para demonstran di Iran telah dihentikan.
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
Presiden Libanon Joseph Aoun menegaskan komitmen pemerintah untuk mengutamakan perdamaian sekaligus menata ulang keamanan domestik.
Militer Israel kembali melancarkan serangan udara di Libanon selatan kurang dari sehari setelah pembicaraan langsung pertama.
Pertemuan yang berlangsung di markas UNIFIL menjadi babak baru dari mekanisme pemantauan gencatan senjata setahun terakhir di tengah perang Israel-Hizbullah.
PAUS Leo XIV menyerukan diakhiri perang antara Israel dan Hizbullah di Libanon, kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved