Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM beberapa bulan terakhir, konflik bersenjata dengan serangan militer Israel yang menargetkan kelompok Hamas, Palestina di Gaza, telah memicu 'perang dukungan' antara pro dan kontra.
Serangan brutal militer Israel yang dikecam masyarakat dunia telah menewaskan 20 ribu warga Palestina termasuk anak-anak, kaum perempuan, dan orang tua.
Upaya gencatan senjata permanen yang diusulkan 104 negara melalui Sidang Umum PBB tak bisa terwujud akabit veto yang dilakukan sekutu Israel, Amerika Serikat (AS).
Baca juga: Pengungsi Gaza Dikubur Israel Hidup-Hidup dengan Buldozer
Terkait konflik militer Israel dan pejuang Hamas telah menyeret nama Direktur Eksekutif dari Center for Uyghur Studies Abdulhakim Idris.
Abdulhakim dituduh tidak membela Palestina dan justru menyalahkan pejuang Hamas. Bahkan kehadiran Abdulhakim di Jakarta sempat didemo dan ditolak kelompok pembela Palestina.
Belum lama ini, Direktur Eksekutif dari Center for Uyghur Studies Abdulhakim Idris datang ke Jakarta. Dalam dialog di Hotel Marrakesh Inn, Bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (19/12/2023), Abdulhakim juga ditanya soal dukuingannya terhadap Israel.
Meski begitu, saat dikonfirmasi wartawan, Abdulhakim tidak jelas menyatakan dukungannya terhadap Palestina dan tidak juga mengutuk serangan Israel.
Baca juga: Anggota DPR RI Kecam Keras Veto AS yang Gagalkan Setop Kekerasan di Gaza
"Saya tidak termasuk dalam kongres itu dan kami tidak pernah membuat pernyataan," ungkapnya saat ditemui awak media dalam dialog bertajuk On Plight of Uyghur and Current Updates di Jakarta, Rabu (19/12/2023).
Center for Uyghur Studies sendiri berkedudukan di Virginia, Amerika Serikat. Kelompok ini mengklaim dirinya sebagai organisasi pembela muslim Uighur.
Dukung Perjuangan Kebebasan dan Kebangsaan
"Kami mendukung semua orang yang memperjuangkan kebebasan dan kebangsaan. Kita adalah manusia, oleh karena itu kita ada di sini," ucap Abdulhakim dalam keterangan pers, Sabtu (23/12/2023.
Salah satu perwakilan massa dari Aliansi Mahasiswa Islam Bersatu (AMIB), Amril, menduga Abdulhakim dan organisasinya mendukung Israel dibandingkan Palestina.
Baca juga: Direktur Eksekutif Pusat Studi Uighur Ditolak Mahasiswa
Bahkan, katanya, hal itu ditunjukkan melalui beberapa artikelnya yang kerap menyudutkan perlawanan Hamas.
“Bagaimana bisa pembela muslim Uyghur justru mendukung kekejaman Israel dibandingkan Palestina? Umat Islam di Indonesia tidak boleh terhasut oleh propaganda Uyghur yang dilakukan Abdulhakim ini. Tolak keberadaan Abdulhakim sekarang juga,” tegas Amril.
Gerakan propagandanya juga diduga telah sponsori pihak Barat guna kepentingan tertentu. Beberapa artikel dan tulisannya dicetak menjadi buku yang diterbitkan Pustaka Al Kautsar.
Sebelumnya dalam akun X pribadinya, Presiden Kongres Uighur Sedunia Dolkun Isa mengutuk perlawanan Hamas dalam konflik Israel-Palestina. Dolkun Isa menganggap perlawanan tersebut merupakan aksi terorisme. (S-4)
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
Event ini mencari bakat anak remaja menjadi konten kreator di era digital yang peduli pada peristiwa genosida di Gaza, Palestina.
Laporan NYT mengungkap AS menggunakan pesawat samaran sipil dalam serangan kapal Venezuela, memicu dugaan kejahatan perang dan taktik terlarang 'perfidy'.
Menhan Pakistan Khawaja Asif sebut AS standar ganda: Harusnya tangkap PM Israel Netanyahu sebagai penjahat kemanusiaan, bukan culik Presiden Venezuela Maduro.
Serangan lanjutan terhadap kapal diduga pengangkut narkoba di Karibia memicu reaksi keras dari anggota parlemen AS lintas partai.
Dokumen bocor ungkap proyek “Gaza Riviera” yang rencananya bangun kota futuristik di Gaza. Proposal ini dikecam karena dianggap sebagai deportasi massal.
HUMAN Rights Watch (HRW) memperingatkan bahwa personel militer Amerika Serikat berpotensi menghadapi tanggung jawab hukum internasional tentang kejahatan perang Israel di Jalur Gaza.
Sejumlah negara di dunia mengecam keras rencana Israel mengambil alih Gaza City, menilai langkah itu akan memperburuk konflik dan memicu pertumpahan darah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved