Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA legislator Amerika Serikat dari Partai Republik dan Demokrat menyuarakan keprihatinan mendalam atas laporan dugaan serangan lanjutan terhadap kapal yang dicurigai terlibat perdagangan narkoba di Karibia. Serangan kedua tersebut dilaporkan menewaskan orang-orang yang selamat dari serangan pertama, dan kini memicu janji pengawasan ketat dari komite pertahanan di Senat dan DPR.
Anggota Komite Angkatan Bersenjata DPR, Rep. Mike Turner, mengatakan serangan susulan itu berada “sepenuhnya di luar apa pun yang pernah dibahas dengan Kongres” terkait operasi pemerintahan Trump terhadap kapal narkoba di Karibia. “Tentu saja, jika hal itu terjadi, itu akan menjadi sangat serius, dan saya setuju bahwa itu akan menjadi tindakan ilegal,” ujarnya dalam program Face the Nation di CBS.
Sumber yang mengetahui operasi tersebut sebelumnya mengatakan kepada CNN bahwa militer melancarkan serangan kedua pada 2 September setelah serangan awal gagal menewaskan seluruh awak kapal. Menurut salah satu sumber, Menteri Pertahanan Pete Hegseth memerintahkan agar operasi memastikan tidak ada yang selamat, meski belum jelas apakah ia diberi tahu bahwa masih ada penyintas sebelum serangan kedua dilakukan.
Senator Demokrat Tim Kaine menilai laporan itu “meningkat ke tingkat kejahatan perang jika memang benar,” Senator Mark Kelly, yang juga kritis terhadap tindakan pemerintahan Trump, menyampaikan hal serupa. “sepertinya begitu,” kata Kelly kepada CNN, menambahkan bahwa ia memiliki “serious concerns” jika benar ada pihak dalam rantai komando yang melampaui batas hukum.
Komentar tersebut muncul bersamaan dengan pernyataan bersama Komite Angkatan Bersenjata Senat yang dipimpin Partai Republik dan Demokrat bahwa mereka akan melakukan “vigorous oversight” untuk memastikan fakta di balik peristiwa tersebut. Hal yang sama juga disampaikan pimpinan Komite Angkatan Bersenjata DPR, Mike Rogers dan Adam Smith, yang berkomitmen mengumpulkan laporan lengkap mengenai serangan itu.
Sebelumnya CNN melaporkan sejumlah pihak yang mengetahui operasi “double-tap” tersebut khawatir tindakan itu melanggar hukum konflik bersenjata, yang melarang eksekusi kombatan musuh yang sudah “hors de combat", yakni tidak lagi mampu bertempur karena luka atau menyerah.
Sumber menyebutkan bahwa serangan pertama melumpuhkan kapal dan menewaskan sebagian awak, namun militer menilai masih ada yang selamat. Serangan kedua kemudian membunuh seluruh awak yang tersisa, dengan total korban mencapai 11 orang, dan kapal tenggelam sepenuhnya.
Dalam pernyataan di media sosial, Hegseth kembali membela operasi tersebut dan menuliskan,“Operasi kami saat ini di Karibia sah menurut hukum AS dan internasional, dengan semua tindakan mematuhi hukum konflik bersenjata.”
Sementara itu, Presiden Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa Hegseth tidak memerintahkan serangan kedua. "No. 1, saya tidak tahu itu terjadi... Jadi, kami akan menyelidikinya, tetapi tidak, saya tidak menginginkan itu, tidak ada serangan kedua," katanya kepada wartawan di Air Force One. Ketika ditanya apakah ia percaya tidak ada serangan kedua, Trump menjawab, "Saya tidak tahu; saya akan mencari tahu tentang itu. Tetapi Pete mengatakan dia tidak memerintahkan kematian kedua pria itu."
Kasus ini masih memicu perdebatan luas di Washington, sambil menunggu investigasi resmi dari komite pertahanan Senat dan DPR. (CNN/Z-2)
Presiden AS Donald Trump menyatakan percaya Menteri Pertahanan Pete Hegseth, tidak memerintahkan serangan kedua terhadap kapal tersangka penyelundup narkoba di Karibia.
Presiden AS Donald Trump menandatangani RUU yang mewajibkan publikasi seluruh berkas penyelidikan Jeffrey Epstein dalam 30 hari, meski sebelumnya menolak.
Anggota Kongres AS menuding Andrew Mountbatten-Windsor menghindari permintaan pemeriksaan terkait penyelidikan penanganan kasus Jeffrey Epstein.
Penutupan pemerintahan Amerika Serikat selama 43 hari berakhir. Di balik berakhirnya krisis ini, Partai Demokrat justru terpecah dan Trump mengklaim kemenangan.
Presiden Donald Trump menandatangani RUU pendanaan pemerintah yang mengakhiri penutupan (shutdown) terpanjang dalam sejarah Amerika Serikat setelah 43 hari.
Presiden Trump menegaskan dirinya memegang kendali atas Venezuela pasca-penangkapan Maduro. Pentagon ungkap detail keterlibatan 200 personel elit dalam penggerebekan di Caracas.
Anggota parlemen AS menekan pemerintahan Trump agar merilis video serangan “double-tap” 2 September dengan membatasi anggaran perjalanan Menhan Pete Hegseth.
Sejumlah anggota Kongres AS menegaskan Menhan Pete Hegseth tidak memberi perintah “kill them all” dalam serangan kedua di Karibia.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan tidak melihat korban selamat sebelum serangan lanjutan terhadap kapal yang diduga digunakan untuk narkoba di Karibia.
Gedung Putih mengonfirmasi komandan Angkatan Laut AS memerintahkan serangan kedua terhadap kapal narkoba Venezuela.
Nicolas Maduro menegaskan Venezuela tidak akan menerima “perdamaian budak” di tengah tekanan militer AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved